JEMAAT BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Tampilkan postingan dengan label "Doa dan Curhat dlm Kristus". Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label "Doa dan Curhat dlm Kristus". Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Mei 2010

Kekuatan dari Doa (Kesaksian Hidup Kayla Knight)

Sangat tidak mudah
untuk melihat sesuatu
yang berbeda pada diri
Kayla Knight yang
berumur 11 tahun.
Hanya tiga minggu yang
lalu dokter berkata
kepada Amy bahwa anak
gadis kecilnya memiliki
penyakit tumor yang
memenuhi hampir
seperempat dari
otaknya.
"Saya merasa bahwa
saya seperti berada di
dunia lain. Saya berdiri
terpaku di sana saat
menerima diagnosa dari
dokter. Sang dokter
harus terus memanggil
saya, "Amy, Amy... saya
tidak mempercayai apa
yang sedang dikatakan
kepada saya," ingat
ibunya Kayla, Amy
Knight.
Sudah berbulan-bulan
Kayla mengalami sakit
kepala yang luar biasa.
Keseringan dan
keparahan sakitnya
semakin bertambah
dengan berjalannya
waktu sampai pada satu
malam di bulan Mei sakit
kepala itu sudah tidak
dapat ditahan lagi.
Mereka datang ke UGD.
Dokter berkata x-ray
menunjukkan adanya
suatu keganjalan pada
kepala Kayla. Mereka
harus menunggu
beberapa minggu
sebelum mereka dapat
berjumpa dengan dokter
di rumah sakit yang
lebih lengkap di kota
Tyler. MRI yang diambil
menunjukkan adanya
suatu area yang putih
pada otak Kayla. Tumor
yang ditakutkan oleh
dokter sudah menyebar
dengan cepat pada otak
Kayla.
"Kami berdoa," kata
Amy. "Kami berdoa
dengan bersimpuh pada
lutut. Pada suatu hari
Rabu kami pergi ke
gereja dan sekitar 30
orang menumpang
tangan mereka pada
Kayla. Anda dapat
merasakan hadirat
Tuhan. Kami tidak
pernah berdoa seperti
itu sebelumnya. Maksud
saya kami berdoa.
Tetapi tidak seperti ini.
Tidak seperti kami
sekarang ini."
Dua hari kemudian Kayla
dikirim ke rumah sakit
Baylor di Dallas.
Rutinitas yang sama, MRI
lagi. Tetapi kali ini.
"Saya tidak tahu
bagaimana membacanya
hasil MRI itu. Menurut
saya, sepertinya tumor
itu sudah menyebar
karena dari apa yang
dapat saya lihat pada
gambar itu adalah sudah
tidak ada area yang
putih. Maka saya pikir
tumornya sudah
menyebar ke seluruh
otaknya. Tetapi dokter
itu bilang tidak,
tumornya sudah hilang.
Dan dokter bilang pasti
ini suatu kesalahan.
Maka kami dijadwalkan
untuk mengambil tes
lagi, tetapi hasilnya
sama saja. Tumornya
sudah hilang dan
sepanjang waktu itu
dokter ahli itu bergumam
dan wajahnya penuh
dengan tanda tanya.
Kami diminta untuk
melakukan tes lagi dan
ternyata memang tumor
itu sudah hilang.
Dokternya lalu berkata
bahwa ini benar-benar
suatu keajaiban, ini
pasti campur tangan
Tuhan," kata Amy.
Bahkan kemarin ketika
mereka pergi melakukan
pemeriksaan lagi masih
tidak diketemukan
adanya tumor. Tetapi
banyak sekali tanda-
tanda dari kekuatan doa
kata Amy. Mukjizat itu
tidak hanya
menyelamatkan Kayla
tetapi mengubah
kehidupan keluarga kecil
ini untuk selamanya.
"Umur saya 30 tahun
dan baru dua bulan ini
saya merasa nyaman
dengan iman saya. Dan
saya berpikir ada
banyak orang yang
mendukung saya. Hal ini
sulit untuk dijelaskan.
Saya hanya tahu bahwa
apapun yang terjadi
kepada saya adalah
kehendak Tuhan, kalau
tidak hal itu tidak akan
terjadi. Saya tahu dia
mengontrol kehidupan
kami," kata Amy
"Ya pengalaman ini
memang sepertinya
menakutkan tetapi juga
menyenangkan. Karena
Anda tahu Tuhan
sedang dan akan
melakukan sesuatu,"
kata Amy.
"Sejujurnya saya
hanyalah orang Kristen
biasa-biasa saja.
Maksud saya, saya
pergi ke gereja, itu
sudah suatu kebiasaan.
Anda melakukan ini dan
Anda melakukan itu dan
Anda berpikir Anda akan
baik-baik saja dan pergi
ke surga. Melihat ke
belakang saya tidak
pasti. Tetapi sekarang
saya tahu saya akan.
Pengalaman ini telah
membuka mata saya dan
saya pikir mungkin
Tuhan menggunakan
peristiwa ini untuk
membuat kita menjadi
orang percaya yang
lebih baik. Membuat kami
bergantung secara
seluruhnya kepada-Nya.
Itulah hal yang paling
penting sebenarnya,"
kata Amy.
(Sumber: KLTV 7 News

Selasa, 09 Maret 2010

BERTAHAN DALAM UJIAN

"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencoboan." Yakobus 1:2

Menjalani hidup sebagai orang Kristen bukanlah berarti langkah kita menjadi mudah dan tanpa masalah; sebaliknya kita justru menghadapi banyak ujian/pencobaan. "Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus melainkan juga untuk menderita untuk Dia" (Filipi 1:29). Namun ujian dan pencobaan yang kita alami itu semuanya mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan ingin melihat sejauh mana kualitas iman anak-anak-Nya. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi apabila seseorang mengalami ujian dan pencobaan ia kecewa dan meninggalkan Tuhan, atau akan semakin tekun dan melekat kepada-Nya sehingga imannya semakin bertumbuh dan dewasa.

Adakalanya Tuhan memperingatkan kita dengan keras melalui keadaan atau situasi yang kita alami supaya kita belajar bergantung penuh kepada-Nya dan berdiri di atas dasar iman yang teruji. Iman yang teruji tidak terjadi dalam semalam, namun harus melewati proses yang panjang, yang di dalamnya terkandung unsur ketekunan dan kesetiaan. Beberapa proses ujian yang harus kita alami adalah:

1. Kelimpahan. Hal lain, selain masalah dan penderitaan, yang terkadang diijinkan untuk menguji iman kita adalah kelimpahan. Banyak anak Tuhan yang jatuh dalam dosa justru pada waktu ia diberkati dan dalam kelimpahan. Ketika sedang susah atau dalam keadaan miskin biasanya seseorang lebih mengutamakan Tuhan dan selalu berusaha untuk dekat dengan Dia, berdoa pun all out, tetapi pada waktu mengalami pemulihan, diberkati dan menjadi kaya, ia mulai lebih dekat dengan hartanya dibanding dengan Tuhan; yang diutamakan dan dicari bukan lagi Tuhan, melainkan dunia dengan segala kesenangannya.

2. Peristiwa buruk. Hal ini pernah dialami Ayub, padahal ia seorang yang "...saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan." (Ayub 1:1). Semua anaknya mati, hartanya ludes, isterinya mengutuki dia, bahkan tubuhnya penuh borok. Namun Ayub tetap kuat karena dia tahu bahwa Tuhan sedang memprosesnya. Karena lulus dalam ujian, kehidupan Ayub dipulihkan secara luar biasa (baca Ayub 42:10-17).

Jangan pernah undur dari Tuhan saat dalam pencobaan, karena selalu ada rencana-Nya di balik ini!

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Sabtu, 06 Maret 2010

KEMATIAN

PENJELASAN YANG MENYENANGKAN!!!
Seorang pasien berpaling menghadap dokternya, selagi dokter itu bersiap untuk pergi, "Dokter, Aku takut mati. Ceritakan apa yang ada disebelah sana"

Dengan lembut, dokter itu berkata, "Saya tidak tahu."

"Anda tidak tahu? Anda, seorang Kristen, tidak tahu apa yang ada disebelah sana?"

Dokter itu sedang memegang gagang pintu kamar disebelah sana terdengar suara garukan dan keluhan, begitu pintu itu dibukanya, seekor anjing menerobos masuk dan lompat kearahnya dengan antusias dan senang sekali.

Menoleh kearah sang pasien, dokter berkata, "Anda lihat anjing saya? ia belum pernah masuk ruangan ini sebelumnya ia tidak tahu ada apa di dalamnya. Ia tidak tahu apa-apa, kecuali bahwa tuannya ada di dalam, dan ketika pintu dibuka, ia langsung masuk tanpa takut. Saya hanya tau sedikit tentang ada apa di sebelah kematian tapi saya tahu benar tentang satu hal... saya tahu Tuhan saya ada disana dan itu cukup."

Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Kamis, 04 Maret 2010

Bobot Sebuah Doa

Bobot Sebuah Doa


Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang. Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidak bekerja. Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan. John Longhouse, si pemilik supermarket, mengusir dia keluar. Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terus menceritakan tentang keluarganya. " Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah aku punya uang." John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut. "Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi,"alasannya.

Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang dari awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya dan berkata: " Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini." Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, " Tidak perlu, Pak. Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu membawa daftar belanja?" " Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal. " Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan tersebut." Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.

Mata si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak cepat ke bawah. Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat." Si Pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh Pelanggan baik hati tadi, si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang lain. Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus mengambil barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi. Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa. Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan kertas daftar belanja si Ibu kumal tadi. Dan ia-pun terbelalak. Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek: " Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan. Hamba menyerahkan segalanya ke dalam tangan-Mu." Si Pemilik toko terdiam.

Si Ibu, Louise, berterima kasih kepadanya, dan meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya. Si Pelanggan baik hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya. Si Pemilik toko kemudian mencek dan menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.

Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Selasa, 02 Maret 2010

TERBURU-BURU

1Petrus 4:7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

Pernahkah kita berdoa dengan terburu-buru? Biasanya para ibu rumah tangga, begitu bangun tidur, berdoa sambil pikiran mengingat segala pekerjaan yang akan dikerjakan. Atau anak-anak sekolah berdoa sambil pikiran tidak menentu sebab bangunnya kesiangan atau ada ulangan hari itu atau ada PR yang belum sempat dikerjakan semalam. jadi harus datang pagi. Atau bapak-bapak takut terlambat ke kantor.Bahkan ketika sedang dalam pergumulan atau persoalan berat, kita juga doanya terburu-buru sebab tidak konsentrasi.Saya juga pernah mengalami hal tersebut.

Apa yang kita dapat dengan cara berdoa seperti itu? Saya tidak dapat apa-apa. Saya juga yakin anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Ibaratnya kalau kita pergi ke supermarket dengan terburu-buru belanjanya, maka pasti akan ada saja yang terlupa untuk dibeli. Bahkan kadang-kadang malah lupa apa yang akan kita beli.

Ayat di atas mengingatkan kita, jika kita berdoa, hendaknya dengan hati dan pikiran tenang, terfokus pada Tuhan, kita harus dapat menguasai diri kita sendiri, agar doa kita bukan doa yang sia-sia, bukan doa yang hanya kewajiban setor doa pada Tuhan.Seperti anak sekolah cuma titip absen sebentar lalu pergi, tidak diam dalam kelas.

Jika dalam doa kita ingin mendapatkan hadirat Tuhan yang luar biasa, maka tenangkan diri kita, berdoa dengan tenang, memuji dan menyembah DIA. Berikan prioritas utama untuk NYA.

TUHAN SELALU MEMBERKATI KITA SEMUA

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Minggu, 28 Februari 2010

TUNTUTAN KESETIAAN 1 Korintus 4:1-5, 14-20

1 Korintus 4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Kita sering memerhatikan dan memuja orang-orang terkenal dan sukses. Namun terkadang kita membaca tentang orang biasa yang tak terkenal, tetapi di hormati karena pelayanannya yang setia selama bertahun-tahun. Bisa jadi Ia seorang penjaga sekolah, pelayan kantin, tukan, atau kasir toko yang melayani orang lain dengan cara yang dapat diandalkan dan penuh dedikasi.

Sikap dapat di percaya seperti ini sering luput dari perhatian banyak orang, tetapi saya yakin itu adalah gambaran luar biasa mengenai bagaimana seharusnya hidup. Meski kesetiaan bukan sesuatu yang mudah di lihat, tetapi kian hari kian di pandang penting oleh Allah.

Paulus menulis, "Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai." (1 Korintus 4:2). Jika kita hidup dengan penuh kesetiaan kepada Kristus, Allah berjanji untuk memberikan ganjaran kepada kita pada waktu yang telah di tetapkanNya. Ketika Tuhan datang, Dia "akan menerangi" juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang di rencanakan dlm hati. Maka tiap-tiap orang akan mendapat pujian dari Allah. (Ay 5).

Ketika kita merindukan keberhasilan, Allah berkata "Aku akan memberimu ganjaran."
Ketika kita haus akan pengakuan, Allah berkata "Aku mengakuimu".
Ketaka kita siap menyerang, Allah berkata "Aku siap menolongmu."

Entah pelayanan kita diketahui banyak orang atau tidak, kita memiliki tanggung jawab yang sama, yakin SETIA.

Allah tidak meminta kita untuk sukses melainkan untuk setia

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 24 Februari 2010

Kasih yang memulihkan

Saat ini apakah ada diantara kita yang merasa bahwa Allah terasa begitu jauh? Seakan-akan Ia sedang memalingkan wajah-Nya dari kita. Padahal saat ini mungkin kita sedang berada dalam masalah yang begitu membebani hati kita, namun justru di saat kita merasa lemah Tuhan seakan pergi menghindar dari diri kita.

Mungkin jika ada yang merasa seperti itu saat ini coba pertanyakan apakah kesalahan yang telah kita perbuat dihadapan Bapa. Selidiki hati kita lebih dalam, namun jangan sampai kita menghakimi diri sendiri dan merasa tidak layak di hadapan Tuhan karena perasaan seperti itu asalnya dari iblis. Jika kita merasa tidak melakukan kesalahan, bertanyalah pada Bapa mengapa kita merasa Ia begitu jauh dari kita.

Mari kita lihat kehidupan Ayub yang dicobai begitu keras oleh iblis. Di depan matanya sendiri ia kehilangan anak-anaknya, seluruh harta bendanya habis, ditimpa penyakit berupa borok di sekujur tubuh, ditambah lagi istrinya yang menyuruh dia untuk mengutuki Allah. Ditengah penderitaannya yang begitu berat Allah tampaknya acuh tak acuh terhadap Ayub. Benarkah demikian? Sekali-kali tidak. Namun sebaliknya Allah ingin menunjukkan pada Ayub bahwa ada berkat tersembunyi yang jauh lebih besar dibalik penderitaanya. Bahkan ketika iblis datang pada Allah, Allah malah membanggakan Ayub dihadapan iblis yang membuat iblis iri hati. Dan di akhir kisahnya Ayub menunjukkan ketaatan dari imannya yang berhasil melewati penderitaannya, sehingga ia mendapat berkat yang lebih besar lagi dari sebelumnya.

Jika saat ini teman-teman merasa sedih dan putus asa dengan masalah yang sedang dihadapi, jangan pernah lari dan mengandalkan orang lain disekitar kita. Andalkanlah Tuhan baik dalam suka maupun duka. Sebab Tuhan adalah pencemburu, Ia tidak ingin menjadi yang kedua ataupun yang terakhir dalam hidup kita, namun Ia ingin menjadi yang pertama dalam hidup kita. Datanglah pada Tuhan selayaknya seorang anak yang datang mengadu pada ayahnya. Ia sendiri mengundang kita datang mendekat pada-Nya saat kita merasa lemah (Matius11:28)

Janganlah kita berharap pada manusia ataupun diri sendiri karena Tuhan tidak menyukai orang yang demikian (Yesaya 2:22, Yeremia 17:5) Tetapi datanglah pada Tuhan maka kita sendiri dapat merasakan pada saat kita mencari dan mengandalkan Tuhan, ada kasih yang dengan lembut menyejukkan hati kita. Hati kita akan dipuaskan dan tidak akan merasa haus lagi karena itulah janji yang Ia berikan bagi semua yang haus akan Dia (Yohanes 7:37-38)

Yohanes 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan padanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Datanglah pada Yesus saat suka maupun duka, ungkapkanlah seluruh isi hatimu pada-Nya, taruhlah seluruh masalahmu dibawah kaki-Nya, dan biarkan kasih-Nya mengalir menjamah dan menyejukkan hati kita. Nikmatilah kasih yang Ia sediakan bagi semua yang berharap dan mengasihi Dia.

Tuhan Yesus memberkati.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Sentuhan Kasih ( Matius 5: 38-48 )

Yesus berkata : " Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat " ( Lukas 23 : 34 )

Ada suatu cerita, suatu kali Kapak, Gergaji, Palu dan Api sedang berjalan bersama. Namun di tengah jalan mereka tiba-tiba berhenti. Sebuah bongkahan baja yang sangat besar tampak tergeletak menghalangi jalan mereka. Melihat itu, Kapak pun maju dan segera mengayunkan mata kapaknya ke arah baja tersebut. Tapi, setelah beberapa kali tebas, justru Kapak itu makin tumpul dan akhirnya mundur. Giliran Gergaji mencoba. Beberapa kali berusaha memotong, gigi-gigi gergaji itu mulai patah. " Biar aku saja" sahut Palu. Dengan sekuat tenaga, Palu berusaha menghancurkan baja itu. Tapi, ternyata saking kuatnya, justru Palu itu yang terpental. Kini, tiba giliran Api. Dengan tenang, Api malah memeluk baja itu dan membelainya dengan nyala panasnya. Lambat laun, baja itu pun lumer dan meleleh.

Mengasihi orang yang membenci kita, bahkan yang memusuhi kita adalah salah satu ajaran Kristus yang mungkin paling aneh di mata dunia. Berbagai perang dan pertikaian selalu terjadi sajak ribuan tahun silam. Banyak korban pun berjatuhan. Balas membalas terus terjadi. Tetapi, Yesus mengajarkan dan menunjukkan sendiri keteladanannya ketika Ia justru mendoakan dan mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya. Alih-alih membela diri-Nya yang dianiaya, Ia malah berdoa untuk mereka. Satu tindakan yang kemudian juga di contoh oleh Stefanus sebagaimana tertulis dalam Kisah Para Rasul 7: 60.

Ajaran ' mata ganti mata' yang si singgung Yesus sebenarnya di maksudkan agar tercipta keadailan. Agar jangan sampai mata di ganti kepala, atau satu kepala di gantikan seratus kepala. Namun, ternyata Yesus memerintahkan kita melakukan lebih daripada itu. Yesus bukannya menentang keadilan karena Ia sendiri akan datang sebagai hakim yan menghakimi umat manusia di penghakiman-Nya. Tapi, Ia menambahkan bahwa kasih haruslah lebih besar dari kebencian, rasa tidak terima, dan tuntutan keadilan. Kasihlah yang harus lebih kita utamakan dalam berhubungan dengan sesama. Resep yang pastinya sangat manjur. Seperti ilustrasi diatas, dalam menghadapi konflik, pilihan untuk memberikan sentuhan kasih adalah langkah yang bijak ketimbang cara konfrontasi.

Tuhan memberkati
FT

By : Fredrik Tomasowa

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Kamis, 11 Februari 2010

MENCIPTAKAN KEDAMAIAN

MENCIPTAKAN KEDAMAIAN 2 Korintus 5:17-20

2 Korintus 5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
Berikut ini adalah sebuah kisah pengampunan yang dramatis

Pada bulan desember tahun 2000, di Battleship Missouri Memorial, dua belas orang Amerika yang selamat dari serangan di Pearl Harbor memeluk tiga orang pilot jepang yang dulunya menerbangkan pesawat penyerang Jepang. Upacara rekonsiliasi itu di selenggarakan oleh komite Persaudaraan Amerika – Jepang.

Adegan yang mengharukan itu hanyalah cerminan sekilas dari apa yang di kerjakan kasih karunia Allah bagi kita. Meskipun kita berdosa, hubungan kita dengan Allah dapat dipulihkan kembali melalui iman yang sederhana di dlm Yesus. Dengan wafatnya Yesus di kayu salib mengantikan kita, Allah menghapuskan catatan tentang dosa-dosa kita dan memulihkan hubungan kita dengan-Nya.

Tuhan dengan kasih-Nya yang luar biasa tidak hanya mengampuni kita, tetapi mempercayakan "Pelayanan Pedamaian" (2 Korintus 5:18) kepada kita. Kita mendapatkan kehormatan dengan membagikan kabar baik kepada orang lain sehingga mereka juga dapat di perdamaikan dengan Allah. Dan ketika kita menjalani kehidupan yang damai bersama dengan Allah, kita juga seharusnya melakukan apa yang kita bisa untuk hidup dalam damai dengan setiap orang (Roma 12 : 18)

Apakah anda sudah menerima tawaran pengampunan Allah di dlm Kristus…???
Apakah anda bercerita kasihNya kepada orang lain…???
Apakah anda menjadi saluran kasih karunia Allah dalam hubungan anda dengan orang lain…???

Marilah kita ciptakan KEDAMAIAN, mulai hari ini juga…!!!

KETIKA KITA DI DAMAIKAN DENGAN ALLAH, KITA DAPAT MEMBAGIKAN DAMAI-NYA KEPADA ORANG LAIN

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 03 Februari 2010

KATA-KATA lebih tajam dari PEDANG

Komunikasi bisa dengan lisan maupun tulisan. Baik lisan maupun tulisan, keduanya memakai "kata-kata". Menghargai pendapat dan menjaga perasaan orang yang kita ajak berkomunikasi wajib dikedepankan jika kita ingin komunikasi kita berjalan dengan baik.

Benarkah KATA-KATA lebih tajam dari PEDANG ?

Pedang bisa melukai seseorang, tetapi jika orang tersebut memakai baju besi seperti yang dipakai ksatria pada jaman dahulu waktu berperang, pedang tidak bisa melukai. Kata-kata yang menghina / fitnah / ejekan dll yang negatif memang tidak menimbulkan luka apa-apa pada tubuh orang yang menjadi sasaran. Tetapi perkataan bisa melukai "hati" dan terekam di memory orang yang di hina / difitnah, sekalipun orang tersebut memakai pakaian anti peluru dan berada dalam Istana yang kuat perlindungannya.

Seperti PAKU yang ditancapkan di kayu, meskipun paku bisa dicabut kembali tetapi Ia meningalkan bekas lubang pada KAYU. Setiap kali kita menghina/memfitnah/mengejek dll. kepada orang lain sama seperti kita menancapkan PAKU, dan setiap kita minta maaf kepada orang tersebut, sama seperti kita mencabut PAKU tadi. Namun bekas yang ditimbulkan paku tetap abadi bersama kayu tersebut.

Sesuatu yang sudah masuk memory manusia, tidak bisa dihapus karena tidak ada "software"nya. Kata kasar/tajam/hinaan yang terlanjur masuk menancap di memory manusia tidak bisa di "delete". Yang bisa dilakukan adalah mengimbanginya dengan hal positif.

Oleh karena itu jawaban pertanyaan diatas BENAR, bahwa kata-kata lebih tajam dari pedang.

Jadi mari kita HATI-HATI MENGGUNAKANNYA.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Jumat, 29 Januari 2010

Berontak atau Berserah?

Jawab Tuhan kepadaku, "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi
sempurna." Sebab itu, aku terlebih suka bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku (2
Korintus 12:9)

Seorang anak sakit keras. Ia harus segera disuntik agar obat bisa langsung masuk ke dalam pembuluh darahnya.
Namun, begitu melihat jarum suntik, si anak memberontak. Meronta-ronta sambil menjerit dan menangis. Takut disuntik.
Karena bergerak terus, sulit bagi dokter untuk memasukkan jarum suntik. Baru setelah ia kelelahan dan lemas
kehabisan tenaga, dokter bisa menyuntiknya. Obat pun masuk ke dalam tubuhnya. Proses penyembuhan dimulai.

Tanpa sadar, kita sering bersikap seperti anak kecil tadi. Ketika menghadapi kenyataan sulit, kita berontak. Panik.
Protes. Marah. Sulit menerima kenyatan itu. Begitu pula Rasul Paulus. Saat mendapatkan "duri dalam daging" berupa
sakit-penyakit, spontan ia berseru pada Tuhan minta disembuhkan. Berkali-kali. Sayang, upaya itu gagal. Paulus tidak
disembuhkan. Namun, harapannya tidak sirna. Dari situ ia belajar satu hal penting: perlunya berdamai dengan
kelemahannya. Bukannya berontak, ia berserah diri. Bergantung pada Tuhan sepenuhnya. Justru pada saat itulah,
kuasa Tuhan turun menaunginya. Ia dimampukan hidup bersama kelemahan itu dengan kekuatan ilahi.

Adakah masalah yang selama ini terus merongrong diri Anda? Bentuknya bisa berupa sakit-penyakit, cacat kepribadian,
atau kelemahan lainnya. Sudahkah Anda berdamai dengan kelemahan Anda tersebut, atau terus memberontak? Jika
Tuhan tidak menyembuhkan, relakah Anda hidup bersama kelemahan itu? Tuhan bisa mengaruniakan kekuatan agar
Anda sanggup menanggungnya. Maka, serahkanlah diri Anda kepada-Nya! Jika Anda lemah, maka Anda kuat!

KADANG KITA DIBIARKAN MEMILIKI KELEMAHAN SUPAYA KITA BELAJAR BERGANTUNG PADA KUASA TUHAN

2 Korintus 12:7-10

7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri
di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.

9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku
menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan
dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 27 Januari 2010

BERKAT ALLAH YANG PASTI (MAZ 67:1-8)

Ketika pemazmur berbicara tentang berkat bukan karena dia tidak tahu bahwa masalah dan persoalan ada didepannya, dan bukan karena dia tidak mengerti bahwa orang percaya harus melewati tantangan dan pergumulan yang sangat berat. Tetapi waktu dia berkata tentang berkat pemazmur mau menjelaskan bahwa ditengah tantangan yang sukar, ditengah masalah yang berat kasih setianya tetap memberkati orang yang berharap kepadaNya.
Berkat Allah itu adalah pasti jika kita punya kerinduan untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan (ay3), dan Jika kita sadar bahwa Allah senantiasa memandang kita. (ay 2)., serta Jika kita berjalan dalam tuntunan Allah. (ay 4-5).
Di taman Getsemani Yesus berdoa Bapa biarlah bukan kehendakKu yang jadi tetapi biarlah kehendakMu yang jadi. Itu berarti Yesus sedang mengajarkan agar kita terus berjalan dalam tuntunan Allah. Apa artinya kita berjalan dalam tuntunan Tuhan :
1. kita harus berani menundukkan diri.
2. Hati kita senantiasa bersukacita dalam segala perkara.
3. Berkat Allah pasti tanpa terpengaruh dengan kondisi. (ay 7-8)
Hari ini tegarkan diri saudara dan katakan bahwa berkat Allah itu pasti buat saya. Ditahun ini saya akan lihat kemenangan, keberhasilan, mujizat dan segala hal-hal yang indah yang telah Tuhan sediakan bagi kita semua orang yang bersandar kepadaNya.
Bagi kita semua orang percaya harus yakin bahwa tahun ini akan menjadi tahun berkat, tahun kemenangan, tahun kelimpahan dan tahun mujizat yang Allah telah sediakan bagi kita orang percaya.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Minggu, 24 Januari 2010

Pernah CEMBURU...!!!!

CEMBURU

Definisi :
-----------
Sebuah perasaan dalam hati tentang keraguan dan ketidaksenangan akan sesuatu tanpa alasan yang jelas. Kecemburuan tidak hanya dalam hal cinta namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis-Jenis Cemburu :
--------------------------
1. Cemburu cinta : perasaan cemburu yang timbul karena orang yang kita cintai telah membagi cintanya.
Cemburu cinta dibagi 2 :
* Cemburu beralasan : perasaan cemburu yang memang didukung oleh fakta-fakta yang ada.
* Cemburu buta : perasaan cemburu yang membabi buta, meskipun tanpa didukung oleh fakta.

2. Cemburu sosial : perasaan cemburu yang timbul terhadap orang yang status sosialnya berbeda dengan kita.

3. Cemburu status : perasaan cemburu yang timbul terhadap seseorang karena perasaan iri hati. bisa
melanda orang-orang dekat bahkan orang-orang pelayanan.

Ciri-Ciri Orang Cemburu :
--------------------------------
1. Tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas.
2. Cenderung menyerang.
3. Selalu berbicara dari sudut negatifnya.
4. Cenderung memperhatikan berlebihan.
5. Cenderung emosinya meledak-ledak.

Bahaya dari Cemburu :
----------------------------
1. Cinta menjadi tawar.
2. Cenderung melakukan tindakan-tindakan destruktif.
3. Merasa diri yang paling benar.
4. Cenderung membalas dan menjatuhkan.
5. Tidak peka akan Tuhan.

Menghadapi Orang yang sedang Cemburu :
-----------------------------------------------------
1. Dengarkanlah !
2. Terimalah pandangan-pandangannya.
3. Tenangkan.
4. Beri penjelasan tanpa menyerang.
5. Ajak berpikir logis.

Pandangan Firman Tuhan tentang Cemburu :
------------------------------------------------------
1. Allah kita adalah Allah yang cemburu.
Kel. 20:5 ==> "Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dan orang-orang yang membenci Aku."
Kel. 34:14 ==> "Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada Allah lain karena Tuhan yang namaNya Cemburuan adalah Allah yang cemburu."

2. Tidak bisa orang percaya atau cemburu sembarangan.
Bil. 5:14 ==> "Dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu sehingga ia menjadi cemburu terhadap istrinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya."

3. Cemburu dapat menghancurkan.
Ams. 27:4 ==> "Panas hati kejam dan murka melanda tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?"

4. Cemburu terhadap orang yang diberkati Tuhan, mendatangkan hukuman Tuhan.
Maz. 106:15-18 ==> "DiberikanNya kepada mereka apa yang mereka minta, dan didatangkanNya penyakit paru-paru diantara mereka. Mereka cemburu kepada Musa di perkemahan, dan kepada Harun, orang kudus Tuhan. Bumi terbuka dan menelan Datan, menutupi kumpulan Abiram. api menyala dikalangan mereka nyala api menghanguskan orang-orang fasik itu."

5. Dalam kasih tidak ada cemburu.
1 Kor. 13:4 ==> "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong."

Mengalahkan Cemburu :
------------------------------
1. Belajarlah berfikir positif.
2. Janganlah menghakimi.
3. Usirlah iri hati.
4. Belajarlah mencari dan menggali fakta yang jelas.
5. Hiduplah dalam kasih.

Penutup :
-----------
Dunia menipu dengan berkata "CEMBURU ADALAH BUMBU CINTA", namun yang benar adalah "CEMBURU ADALAH RACUN CINTA". Buanglah rasa cemburu, hiduplah dalam kasih.

Diambil dari "Buku Pintar Konseling Pacaran"
by Gilbert & Reinda Lumoindong hal 21-25

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Sabtu, 23 Januari 2010

MEWUJUDKAN MIMPI YANG TERTUNDA

2.Kotintus.4:8 – 9 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa

Mark Inglis, Seorang warga New Zealand yang senang mendaki gunung, sejak usia 12 thn sdh memiliki cita-cita untuk menaklukan Mount Everest, puncak gunung tertinggi didunia dengan ketinggihan 8848 meter dari permukaan laut. Untuk mewujudkan cita-citanya itu. Ia bergabung dengan TIM SAR Mt. Cook National Park, New Zealand.

Sayang tahun 1982, ketika sedang mendaki Mount Cook gunung tertinggi di New Zealand, ia terjebak dalam udara dalam udara yang sangat dingin selama dua minggu. Akibatnya kedua kakinya mengalami radang dan terpaksa di amputasi. Ia sempat berfikir bahwa ia tidak akan bisa mendaki gunung lagi. Saat itu ia berusia 23 tahun.

Namun setelah Mark mendapat kaki palsu, keinginannya utk menaklukan gunung-gunung tertinggi muncul lagi. Untuk menumbuhkan kembali semangatnya, ia melibatkan diri dalam kompetisi utk penyandang cacat dan ia berhasil menyabet beberapa medali. Berkat kompertisi-kompetisi yang ia ikuti, akhirnya tahun 2002, ia memberanikan diri mendaki Mount Cook dengan kaki pelsunya dan ia sekses. Empat puluh tahun kemudian, tahun 2006, saat usia 47 tahun, ia berhasil mendaki puncak Cho Oyu yang merupakan puncak tertinggi di dunia.

Dengan bekal ini, Mark berniat menaklukan Mount Everest, april 2006 lalu ia memulai ekspedisinya dari Lhasa , Tibet. Ia berkata pada Kyoda News, "Saya harus menunggu 24 tahun untuk menyebuhkan kepercayaan diri saya, sebelum saya mewujudkan cita-cita masa kecil saya, mendaki Everest. Bagi saya mendaki Everest akan memberikan semangat baru dalam hidup saya dlm melakukan banyak hal yang lain. (Jawa pos 26/3/2006)

Setelah pendakian susah payah selam 40 hari, Inglis berhasil mencapai puncak. Bergitu sampai di puncak dengan suara parau ia memberi kabar kepada istrinya, "Saya telah berhasil sampai puncak." Inglis kini tercatat sebagai orang pertama sebagai orang teramputasi yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia.

Kaki merupakan bagian terpentinng bagi pendaki gunung. Sekalipun kedua kaki Mark Inglis telah diamputasi dan di ganti dengan kaki palsu, semangat untuk menaklukan gunung tertinggi didunia tidak sirna. Ia menunggu waktu cukup lama (24 tahun) untuk memulihkan kepercayaan dirinya. Sementara itu ia berusaha menaklukan sasaran antara, yaitu Mt. Cook, yang merupakan pncak gunung Cho Oyu yang merupakan gunung tertinggi kedua didunia. Akhirnya dengan perjuangan yang keras dan ketekunan, mei 2006, ia berhasil mewujudkan mimpinyayang sempet tertunda lama karena kakinya diamputasi.

Rintangan, kesulitan dan kehilangan 'kaki' tidak harus menghentikan mimpi kita. Kalau kita tetap memiliki semangat yang bergelora dan antusiasme, kita pasti dapat mewujudkan mimpi yang tertunda.

Apapun mimpi kita, apapun pergumulan kita mungkin saat ini tertundah tetapi jika kita mau dengan tekun dan kerja keras maka impian itu akan segera kita raih

Tuhan memberkati

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Kamis, 21 Januari 2010

TIDAK ADA WAKTU

Aku berlutut utk berdoa, tetapi tidak lama

Ada banyak hal yang harus aku kerjakan

Aku harus bergegas dan mulai berkerja untuk tagihan – tagihan yang akan jatuh tempo

Jadi aku berlutut dan mengucapkan doa dengan tergesa – gesa

Tugas sebagai seorang Kristen sudah kukerjakan

Jiwaku dapat beristirahat dengan tentram

Sepanjang hari aku tidak ada waktu membagikan kata-kata penghiburan

Tidak ada waktu utk menyaksikan tentang Kristus kepada kawan-kawanku

Mereka akan menertawakanku, aku takut

Tidak ada waktu, tidak ada waktu terlalu banyak yang harus kukerjakan

Itulah tangisanku terus menerus…

Tidak ada waktu untuk jiwa-jiwa yang membutuhkan

Tetapi pada saat terakhirku, saat kematiaanku…

Aku pergi menghadap Tuhan…

Aku datang, aku berdiri dengan putus asa

Di tanganNya, Tuhan memegang sebuah buku itu buku kehidupan….

Tuhan membuka buku tersebut dan berkata "Aku tidak menemukan namamu…!!!"

Suatu ketika,,,Aku ingin menulis namamu…………..

TETAPI,,, TIDAK ADA WAKTU…

Wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Minggu, 17 Januari 2010

JANGAN TAKUT

dalam menjalani kehidupan kita sering kali dihinggapi rasa takut,,takut kan masadepan,masalh pekerjaan dan lain sebagainuya,sangat manusiawi apalgi jika permasalhan datang secar bersamaan dan beruntun pasti akan timbul ketakutan dan kekuatiran dalam hati kita sehingga kita kadang merasa seperti maslah yang kita hadapi lebih besar dari semuanya hal ini mengakibatkan kita tidak dapat melihat kuasa Tuhan yang besar itu,,
janga takut
amsal 37:24 menulis "apabila ia jatuh tidak akan sampai tergeletak,sebab tangan Tuhan menopang tangannya"
hanya perlu kita sadari bahwa memang kadangkala Allah menizinkan kita masuk dalam kesukaran besar karena itulah proses yang harus kita lalui sebagai proses pendewasaan kita dan 1 janji Tuhan yang harus kita pegang yaitu pertolongan Allah tidak akan pernah datang terlambatdan selalu tepat pada waktuNya,,dan inilah daya tarik Allah,Dia tidak akan pernah segan membawa kita kepadang belantara permasalhan hidup yang seolah tanpa tepidan penuh bahaya sebagai mana yang dilakukanNya kepada musa dan daud,denga maksud agar kita tertempa menjadi tentara Allah yang tangguh dan semakin dewasa
maka
atersenyumlah dan percayalah bahwai ditengah badai pasti ada penyertaan Allah sebab KETAKUTAN TIDAK AKAN PERNAH MENYELESAIKAN PERMASALAHAN HIDUP tetapi IMAN AKAN MEMBUAT KITA MENJADI TANGGUH
amien
Tuhan memberkati

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 13 Januari 2010

KEMUNAFIKAN (Mat 23 13-28)

Celakalah kamu, hai ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu kerajaan sorga didepan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.(ayat 1)

Hal yang paling Yesus benci ketika Dia masih hidup di dunia dan melayani adalah kemunafikan. Ada banyak orang berpikir, bahwa kemunafikan adalah cara yang dibutuhkan untuk dapat bergaul dan diterima di dalam dunia ini, sehingga waktu digereja dia terlihat begitu suci dan begitu kudus, akan tetapi waktu dia sudah keluar dari pintu gereja semuanya sudah berubah. Untuk orang seperti itu Yesus memakai bahasa yang sangat keras dan berkata celakalah kamu yang munafik.
Kekristenan membutuhkan orang percaya yang dapat mencintai Tuhan dengan tulus. Ada banyak rumah tangga hancur hanya karena kemunafikan, ada banyak pekerjaan Tuhan hancur, hanya oleh kemunafikan. Tetapi dalam ketulusan kita akan melihat kemuliaan Tuhan atas hidup kita. Kenapa Yesus benci dengan kemunafikan:
1. Karena kemunafikan membawa kehancuran. (Galatia 2:11-14)
2. Dan kemunafikan membuat kita tidak dapat melihat kesalahan kita sendiri. (Matius 7:3-5)
3. kemunafikan membuat seseorang tidak dapat dipercaya. (Matius 22:16-18)
4. Karena kemunafikan menghambat kita untuk menerima jawaban doa. (Matius 6:5)
5. Dan kemunafikan menghambat pertumbuhan rohani kita. (I Pet. 2:1-2)
Kita harus ingat kalau kita selalu menjumpai diri kita yang paling benar jangan sampai kita telah menjadi orang yang munafik.
Sebagai orang percaya kita harus tahu bahwa kemunafikan menutup kunci berkat hari ini, untuk itu jangan sampai kita hidup dalam kemunafikan yang akan membawa kita kepada kehancuran.

Refleksi :
Janganlah kita menjadi orang yang munafik karena Kemunafikan adalah seperti parasit yang menggerogoti pertumbuhan iman kita.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 06 Januari 2010

Kasih: Rahasia Keberhasilan

1 Korintus 13:8
Kasih tak pernah gagal; nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap

Takut gagal! Perasaan ini pasti pernah menghantui kita pada suatu waktu. Psikologi populer bahkan menganjurkan kita untuk menyesuaikan diri dengan itu. Tetapi firman Tuhan berkata bahwa ada sebuah cara ampuh untuk hidup bebas dari rasa takut ini. Cara itu ialah KASIH.

Jika Anda ingin mengalami keberhasilan sejati, Anda harus belajar untuk digerakkan dan didorong oleh kasih. Itulah teladan yang diberikan Yesus ketika Dia ada di bumi.

Bahkan ketika Yohanes Pembabtis dibunuh secara kejam di luar akal pikiran manusia, Yesus hanya mencoba untuk menyingkir agar bisa menyendiri. Dia tidak menyimpang dari cara kasih. Matius 14:6-14 menuliskan ketika orang banyak mengikuti Dia dan tidak memberinya kesempatan untuk menyendiri, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan lalu Ia menyembuhkan mereka yang sakit.

Dahulu saya ingin tahu bagaimana bisa Yesus memalingkan wajah-Nya dari kejahatan yang mengerikan itu tanpa mau mengadakan pembalasan. Yang tidak saya sadari ialah bahwa Dia tidak membalas dendam. Dia mengalahkan kebencian dengan kasih. Dia menyerang iblis di alam roh dengan menghancurkan pekerjaannya, yaitu sakit penyakit.

Belas kasihan tidak hanya menyentuh permukaan dari suatu masalah namun menuju langsung pada akar persoalannya. Itulah sebabnya belas kasihan selalu berhasil.

"Tetapi tunggu!" Anda mungkin berkata. "Aku tidak mungkin bisa seperti itu. Aku bukan Yesus."

Ya, tentu saja Anda bisa, sebab firman Tuhan menyatakan bahwa kasih-Nya dicurahkan di hati Anda! (Roma 5:5). Dan 1 Yohanes 2:5 menyatakan bahwa kasih-Nya disempurnakan di dalam Anda pada saat Anda menuruti firman-Nya.

Bertekadlah untuk menjalani hidup penuh kasih hari ini. Perhatikanlah bagaimana Tuhan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan di rumah Anda, di tempat pekerjaan Anda.... dalam situasi apapun. KASIH TIDAK PERNAH GAGAL!

Banyak hal yang tak terselesaikan dengan indah karena kehilangan unsur KASIH di dalamnya.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Sabtu, 02 Januari 2010

SIAP MENGHADAPI TANTANGAN

Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa

Tak dapat disangkal bahwa semua pasti mengakui bahwa zaman sekarang dimana kita hidup ini adalah zaman modern. Tetapi kita juga mengakui justru zaman sekarang adalah satu zaman yang ganas, kejam dan keras. Orang tidak lagi memiliki kasih, semuanya mementingkan diri sendiri, asal dirinya sdh memperoleh yang diinginkan hatinya, sudah puas walaupun merugikan orang lain dan bahkan sudah tidak punya rasa takut akan Tuhan.

Sebagai manusia, umat Tuhan tidak bisa hidup dengan saudara seiman saja, kita harus bermasyarakat, hidup dengan berbagai macam watak dan sifat manusia. Dan justru di sinilah kita semua dihadapkan dengan tantangan, pendetitaan bahkan ancaman-ancaman. Akankah kita berputus asa dan menyerah? Itu bukan watak anak Tuhan. Paulus mengerti benar dengan hal demikian ini, karena itu Paulus menasehatkan: "Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa". Memanh orang dunia tidak akan mengerti sikap hidup umat Tuhan. Walaupun keadaan kita menurut kaca mata orang dunia tidak bisa bersukacita, tetapi kita tetap bersukacita, karena sukacita kita itu adalah sukacita anugerah Allah, suatu sukacita yang penuh dengan pengharapan, artinya suatu pandangan kedepan, kemasa yang akan datang, dimana janji Tuhan akan di genapi. Demikian dlm bermasyarakat, setiap kita harus berhadapan dengan orang-orang, ada yang senag kepada kita tetapi yidak sedikit juga yang membenci kita, dan tidak jarang juga kita jumpai ada orang-orang yang berusa mencelakai kita. Jelas bahwa hidup kita selalu dlm kesesakkan. Akankah kita membalas mereka? Sama sekali tidak, walaupun kita mempunyai kemampuan pembalasan. Sebab, justru di dlm kesesakan inilah buktikan dan tunjukkan bahwa kita adalah anak terang, kita adalah garam dunia, sehingga dengan demikian kita tunjukkan bahwa kita memiliki kwalitas hidup yang jauh lebih baik dari mereka karena kita milik Kristus.

Dan ada satu lagi yang Paulus ingatkan, agar setiap kita selalu dengan sungguh-sungguh berdoa, karena dengan doa kita menjadi kuat.

BUKTIKAN KEPADA DUNIA BAHWA KITA ADALAH ANAK-ANAK TERANG

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Minggu, 27 Desember 2009

HAL BERDIAM DIRI

berdiam diri merupakan senjata dalam perang rohani,,jiwa yang suka banyak bicara tak akan mencpai kekudusan,,jiwa yang suka kesunyian akan dengan leluasa menyatukan diri dengan Tuhan secara mendalam,,roh Tuhan berkerja tanpa rintangan dalam jiwa yang suka berdiam dira,,
seandainya jiwa-jiwa suka berdiam diri pasti Tuhan akan segera berbicara kepada mereka sebab keadaan tanpa konsentrasi menutup hati terhadap pembicaraan dengan Tuhan,,
Yesus berkata"ketika kamu merenungkan dalam hatimu apa yang Kuberitahukan kepadamu,kamu akan lebih banyak berhasil dibandingkan apabila kamu membaca banyak buku,,seandainya jiwa-jiwa mau mendengarkan suaraKu,ketika Aku berbicara kepada mereka dalam hati mereka,maka dalam waktu singkat mereka dapat mencapai puncak kekudusan"

dikutip dari buku harian suster faustina seorang biarawati yang memperoleh karunia bertemu dengan Tuhan Yesus

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY