SALIB TUHAN YESUS KRISTUS
Oleh, Jerry HM Sumanti
"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah." (1 Korintus 1:18),
"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13),
"Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia." (Galatia 6:14),
"Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus." (Kolose 1:19-20).
Di dalam Perjanjian Lama, mulai dari sejak manusia jatuh dalam dosa (berada di bawah ancaman hukuman dan terkutuk) sampai pada zaman Yesus ada berbagai macam dan cara hukuman mati dikenakan kepada orang-orang yang dianggap berdosa dan tak terampunkan, ada yang dirajam dengan batu, ada yang diasingkan, dipasung (dibelenggu), mata dicungkil, tangan dipenggal, dan yang paling mengerikan adalah hukuman penyaliban.
Salib dalam Perjanjian Lama menjadi simbol penghukuman yang sangat mengerikan. Orang yang disalibkan adalah orang yang sangat jahat yang tak mungkin mengalami pengampunan lagi. Orang yang disalibkan adalah orang yang dianggap sebagai orang yang terkutuk (Ulangan 21:22-23, Galatia 3:13).
Sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, dan akibat dari dosa itu Allah menghukum manusia dan dunia ini (Kejadian pasal 3), maka sejak saat itu manusia berada di bawah kutuk, kutuk dosa. Manusia berada pada ancaman hukuman maut (Roma 3:23, 6:23). Apapun usahanya, status sosialnya, siapapun dia, tak ada jalan lain yang dapat membebaskan manusia dari kutuk ini, selain dari dan melalui Salib Tuhan Yesus Kristus.
Kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib menanggung kutuk semua orang, dan bagi yang percaya mengalami pembebasan dari kutuk, dibenarkan dan diselamatkan oleh dan berdasarkan iman percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang sudah tersalib menggantikan kita. (Galatia 3:1-14). Percayakah Anda? Semoga! Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Sekretariat : Jalan Bibis IV/2 Surabaya 60161. Telp. (031)3521551 Fax. (031)3534808
JEMAAT BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Tampilkan postingan dengan label "GEREJA FACEBOOK INDONESIA JEMAAT LAHIR BARU". Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label "GEREJA FACEBOOK INDONESIA JEMAAT LAHIR BARU". Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Maret 2010
Jumat, 19 Maret 2010
"AKU LEMAH..."
"AKU LEMAH..."
2Tawarikh 16:9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNYA kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.
"Aku lemah.." Kalimat ini yang sering diucapkan banyak orang. Walau hanya terdiri dari dua kata, tetapi maknanya sangat berpengaruh pada kejiwaan kita. Saat kita mengatakan kalimat tersebut, sebenarnya kita sedang membunuh kekuatan yang ada pada kita, kita sedang meragukan Tuhan, juga kita sedang menjatuhkan mental kita sendiri.
Mengapa saya katakan meragukan Tuhan? Perhatikan ayat di atas. Apakah Tuhan tertidur ? Apakah Tuhan sedang melakukan kesibukan lain, sehingga tidak perduli pada kita? Saudara-saudariku yang kukasihi dalam Kristus Yesus... TUHAN SELALU MELAYANGKAN PANDANGANNYA PADA SEMUA ANAK-ANAK-NYA. TUHAN MELIHAT ANAK-NYA YANG SEDANG MENGALAMI KELEMAHAN DAN MEMBUTUHKAN ULURAN TANGAN-NYA. TUHAN AKAN SEGERA MEMBERI KEKUATAN.
BAGAIMANA CARANYA ? Mengapa saya sepertinya tidak diperhatikan Tuhan? Beberapa orang bertanya seperti itu pada saya.
Mazmur 26:1 Berlah keadilan kepadaku , ya TUHAN, sebab aku telah hidup dalam ketulusan; kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu.
TUHAN SANGAT MEMPERHATIKAN ORANG-ORANG YANG HIDUP TULUS. TUHAN JUGA INGIN KITA TIDAK MERAGUKANNYA. PEMAZMUR SANGAT PERCAYA DAN TIDAK PERNAH MERAGUKAN TUHAN. SEHINGGA IA MENGHAMPIRI TAHTA TUHAN DENGAN IMAN DAN PERCAYA TUHAN AKAN MENOLONG. Pemazmur meminta Tuhan menyelidiki betapa hatinya sangat mengasihi, percaya, dan cinta pada TUHAN dengan tulus.
Mazmur 32: 10 Banyak kesakkitan diderita orang fasik, tetapi orang yang percaya kepada TUHAN dikelilingiNYA dengan kasih setia.
Mazmur 9:11 Orang yang mengenal namaMU percaya kepadaMU, Sebab tidak KAU tinggalkan orang yang mencari Engkau ya TUHAN.
PERCAYALAH KEPADA TUHAN, SEBAB TUHAN ITU SETIA. BERSAMA TUHAN KITA AKAN KUAT MENGHADAPI SEGALA APAPUN YANG MENGHIMPIN HIDUP KITA.
MULAI SEKARANG KATAKANLAH "AKU KUAT..!" KARENA TUHAN KITA ADALAH ALLAH YANG GAGAH PERKASA.. PERCAYA PENUH DAN SUNGGUH-SUNGGUH PADA TUHAN,DALAM KEADAAN APAPUN. MAKA KEKUATAN YANG DARI TUHAN AKAN DAPAT MEMBUAT KITA BANGKIT DAN BERLARI MENGHADAPI SEMUA TANTANGAN.. TETAP SEMANGAT DALAM KRISTUS.. JANGAN BIARKAN IBLIS MENGINTIMIDASI KITA DENGAN PERKATAAN "AKU LEMAH...".(ml)
TUHAN YESUS AKAN SELALU MEMBERI KEKUATAN PADA KITA SEMUA. AMIN.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
2Tawarikh 16:9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNYA kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.
"Aku lemah.." Kalimat ini yang sering diucapkan banyak orang. Walau hanya terdiri dari dua kata, tetapi maknanya sangat berpengaruh pada kejiwaan kita. Saat kita mengatakan kalimat tersebut, sebenarnya kita sedang membunuh kekuatan yang ada pada kita, kita sedang meragukan Tuhan, juga kita sedang menjatuhkan mental kita sendiri.
Mengapa saya katakan meragukan Tuhan? Perhatikan ayat di atas. Apakah Tuhan tertidur ? Apakah Tuhan sedang melakukan kesibukan lain, sehingga tidak perduli pada kita? Saudara-saudariku yang kukasihi dalam Kristus Yesus... TUHAN SELALU MELAYANGKAN PANDANGANNYA PADA SEMUA ANAK-ANAK-NYA. TUHAN MELIHAT ANAK-NYA YANG SEDANG MENGALAMI KELEMAHAN DAN MEMBUTUHKAN ULURAN TANGAN-NYA. TUHAN AKAN SEGERA MEMBERI KEKUATAN.
BAGAIMANA CARANYA ? Mengapa saya sepertinya tidak diperhatikan Tuhan? Beberapa orang bertanya seperti itu pada saya.
Mazmur 26:1 Berlah keadilan kepadaku , ya TUHAN, sebab aku telah hidup dalam ketulusan; kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu.
TUHAN SANGAT MEMPERHATIKAN ORANG-ORANG YANG HIDUP TULUS. TUHAN JUGA INGIN KITA TIDAK MERAGUKANNYA. PEMAZMUR SANGAT PERCAYA DAN TIDAK PERNAH MERAGUKAN TUHAN. SEHINGGA IA MENGHAMPIRI TAHTA TUHAN DENGAN IMAN DAN PERCAYA TUHAN AKAN MENOLONG. Pemazmur meminta Tuhan menyelidiki betapa hatinya sangat mengasihi, percaya, dan cinta pada TUHAN dengan tulus.
Mazmur 32: 10 Banyak kesakkitan diderita orang fasik, tetapi orang yang percaya kepada TUHAN dikelilingiNYA dengan kasih setia.
Mazmur 9:11 Orang yang mengenal namaMU percaya kepadaMU, Sebab tidak KAU tinggalkan orang yang mencari Engkau ya TUHAN.
PERCAYALAH KEPADA TUHAN, SEBAB TUHAN ITU SETIA. BERSAMA TUHAN KITA AKAN KUAT MENGHADAPI SEGALA APAPUN YANG MENGHIMPIN HIDUP KITA.
MULAI SEKARANG KATAKANLAH "AKU KUAT..!" KARENA TUHAN KITA ADALAH ALLAH YANG GAGAH PERKASA.. PERCAYA PENUH DAN SUNGGUH-SUNGGUH PADA TUHAN,DALAM KEADAAN APAPUN. MAKA KEKUATAN YANG DARI TUHAN AKAN DAPAT MEMBUAT KITA BANGKIT DAN BERLARI MENGHADAPI SEMUA TANTANGAN.. TETAP SEMANGAT DALAM KRISTUS.. JANGAN BIARKAN IBLIS MENGINTIMIDASI KITA DENGAN PERKATAAN "AKU LEMAH...".(ml)
TUHAN YESUS AKAN SELALU MEMBERI KEKUATAN PADA KITA SEMUA. AMIN.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Rabu, 17 Maret 2010
BERKUASA
BERKUASA
Menjadi orang berkuasa memang impian dari setiap manusia. Siapapun dia orangnya, sesalu ada rasa ingin berkuasa. Biasanya yang membuat orang memiliki rasa seperti ini adalah karena ia memiliki titel(gelar kesarjanaan) yang cukup tinggi, atau memiliki kekayaan yang menurutnya cukup untuk berkuasa, atau memiliki jabatan yang tinggi.
Yohanes 19:10 Maka kata Pilatus kepadaNYA:"Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Kekuasaan membuat orang menjadi lupa, bahwa Tuhanlah yang memiliki kuasa tertinggi. Yesus tidak mau bicara dengan Pilatus. Yesus tahu akan kesombongan Pilatus dengan kekuasaannya. Mengapa Tuhan juga suka tidak menjawab kita? Atau kita tidak bisa mendengar perkataan dari Tuhan? Ada aroganisme dalam diri kita ketika kita datang pada Tuhan.
Cobalah kita tanggalkan dahulu semua gelar pendidikan, jabatan, kekayaan, dll yang menurut kita adalah suatu kebanggan suatu yang bisa membuat kita berkuasa, disaat kita menghampiri ALLAH.Hampiri tahtaNYA dengan kerendahan hati dan kepolosan seperti seorang anak.Dihadapan tahtaNYA kita tidak memiki apapun, semua kita letakkan hanya utk di dunia, sebab disaat kita sedang berdoa dan berhadapan dg ALLAH, segala yang kita miliki tidak berguna. Semua sarana yang membuat kita bisa mempunyai kedudukan di dunia ini dan di lingkungan kita, baik lingkungan kerja maupun pelayanan, adalah anugerah dari TUHAN, yang berguna untuk melengkapi dan memuliakan nama TUHAN. Bukan untuk menunjukkan SIAPA DIRI KITA. INGAT, HANYA ALLAH YANG PUNYA KUASA MUTLAK.(ml)
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Menjadi orang berkuasa memang impian dari setiap manusia. Siapapun dia orangnya, sesalu ada rasa ingin berkuasa. Biasanya yang membuat orang memiliki rasa seperti ini adalah karena ia memiliki titel(gelar kesarjanaan) yang cukup tinggi, atau memiliki kekayaan yang menurutnya cukup untuk berkuasa, atau memiliki jabatan yang tinggi.
Yohanes 19:10 Maka kata Pilatus kepadaNYA:"Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Kekuasaan membuat orang menjadi lupa, bahwa Tuhanlah yang memiliki kuasa tertinggi. Yesus tidak mau bicara dengan Pilatus. Yesus tahu akan kesombongan Pilatus dengan kekuasaannya. Mengapa Tuhan juga suka tidak menjawab kita? Atau kita tidak bisa mendengar perkataan dari Tuhan? Ada aroganisme dalam diri kita ketika kita datang pada Tuhan.
Cobalah kita tanggalkan dahulu semua gelar pendidikan, jabatan, kekayaan, dll yang menurut kita adalah suatu kebanggan suatu yang bisa membuat kita berkuasa, disaat kita menghampiri ALLAH.Hampiri tahtaNYA dengan kerendahan hati dan kepolosan seperti seorang anak.Dihadapan tahtaNYA kita tidak memiki apapun, semua kita letakkan hanya utk di dunia, sebab disaat kita sedang berdoa dan berhadapan dg ALLAH, segala yang kita miliki tidak berguna. Semua sarana yang membuat kita bisa mempunyai kedudukan di dunia ini dan di lingkungan kita, baik lingkungan kerja maupun pelayanan, adalah anugerah dari TUHAN, yang berguna untuk melengkapi dan memuliakan nama TUHAN. Bukan untuk menunjukkan SIAPA DIRI KITA. INGAT, HANYA ALLAH YANG PUNYA KUASA MUTLAK.(ml)
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Selasa, 16 Maret 2010
SEORANG HAMBA ADALAH MILIK TUANNYA
SEORANG HAMBA ADALAH MILIK TUANNYA
Roma 14:4 Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkan ia berdiri, entahkan ia jatuh itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.
Bila kita mempunyai seorang pembantu atau karyawan, kita memiliki wewenang atas mereka. Kita tidak akan suka jika ada orang lain yang memarahi pegawai kita. Sebab mereka dibawah pimpinan kita dan dibawah perintah kita. Jika ada yang komplain dengan pegawai kita, harus melalui kita sebagai tuannya. Sebagai anak-anak Tuhan yang juga sebagai hamba, siapakah tuan kita masing-msing ? Benar sekali tuan kita adalah TUHAN YESUS. Jadi tidak ada alasan untuk kita menghakimi para pekerja Tuhan.
Memang terkadang kita dikecewakan dengan perkataan, perbuatan dari para hamba Tuhan. Tetapi sekali lagi saya ingatkan, KITA TIDAK PUNYA HAK APAPUN UNTUK MENGHAKIMI MEREKA. SEBAB HANYA TUHAN YESUS YANG BERDAULAT TERHADAP MEREKA.
LAPORKAN SAJA SEMUA KEKECEWAAN KITA, KEPADA TUHAN. DOAKAN MEREKA... BIARKAN TUHAN YANG MENGATUR SEMUANYA. YANG UTAMA ADALAH.. JAGALAH HATI KITA, JANGAN SAMPAI KITA MENJADI DENDAM. LEPASKAN PENGAMPUNAN. BIARKAN TUHAN KITA YANG MENGHAKIMI. SEBAB HANYA DIA YANG BERKUASA UNTUK ITU KEPADA SEMUA HAMBA-HAMBANYA.
SEMUA HAMBA TUHAN ADALAH MANUSIA BIASA YANG SAMA DENGAN KITA. MEREKA JUGA MEMILIKI KELEMAHAN, MEREKA TIDAK BISA DITUNTUT UNTUK SEMPURNA. KITA DENGAN MEREKA ADALAH SAMA. SAMA-SAMA SEDANG BERJUANG UNTUK MENCAPAI KESERUPAAN DENGAN KRISTUS.
JADI JANGANLAH KITA MENUNTUT KESEMPURANAAN DARI PARA HAMBA TUHAN. NANTI KITA AKAN KECEWA. DUKUNG MEREKA DALAM DOA-DOA KITA. DAN SAAT KITA MENDOAKAN MEREKA, MAKA KITA JUGA SEDANG MELATIH DIRI KITA UNTUK MENUJU PADA KESERUPAAN DENGAN KRISTUS, KITA SEDANG MENDEWASAKAN KEROHANIAN KITA JUGA. TETAPI JIKA KITA SUKANYA MENGHAKIMI DAN MENUNTUT KESEMPURNAAN MAKA KITA SEDANG MENGHANCURKAN DIRI KITA SENDIRI.(ml)
TUHAN YESUS MEMBERKATI
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Roma 14:4 Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkan ia berdiri, entahkan ia jatuh itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.
Bila kita mempunyai seorang pembantu atau karyawan, kita memiliki wewenang atas mereka. Kita tidak akan suka jika ada orang lain yang memarahi pegawai kita. Sebab mereka dibawah pimpinan kita dan dibawah perintah kita. Jika ada yang komplain dengan pegawai kita, harus melalui kita sebagai tuannya. Sebagai anak-anak Tuhan yang juga sebagai hamba, siapakah tuan kita masing-msing ? Benar sekali tuan kita adalah TUHAN YESUS. Jadi tidak ada alasan untuk kita menghakimi para pekerja Tuhan.
Memang terkadang kita dikecewakan dengan perkataan, perbuatan dari para hamba Tuhan. Tetapi sekali lagi saya ingatkan, KITA TIDAK PUNYA HAK APAPUN UNTUK MENGHAKIMI MEREKA. SEBAB HANYA TUHAN YESUS YANG BERDAULAT TERHADAP MEREKA.
LAPORKAN SAJA SEMUA KEKECEWAAN KITA, KEPADA TUHAN. DOAKAN MEREKA... BIARKAN TUHAN YANG MENGATUR SEMUANYA. YANG UTAMA ADALAH.. JAGALAH HATI KITA, JANGAN SAMPAI KITA MENJADI DENDAM. LEPASKAN PENGAMPUNAN. BIARKAN TUHAN KITA YANG MENGHAKIMI. SEBAB HANYA DIA YANG BERKUASA UNTUK ITU KEPADA SEMUA HAMBA-HAMBANYA.
SEMUA HAMBA TUHAN ADALAH MANUSIA BIASA YANG SAMA DENGAN KITA. MEREKA JUGA MEMILIKI KELEMAHAN, MEREKA TIDAK BISA DITUNTUT UNTUK SEMPURNA. KITA DENGAN MEREKA ADALAH SAMA. SAMA-SAMA SEDANG BERJUANG UNTUK MENCAPAI KESERUPAAN DENGAN KRISTUS.
JADI JANGANLAH KITA MENUNTUT KESEMPURANAAN DARI PARA HAMBA TUHAN. NANTI KITA AKAN KECEWA. DUKUNG MEREKA DALAM DOA-DOA KITA. DAN SAAT KITA MENDOAKAN MEREKA, MAKA KITA JUGA SEDANG MELATIH DIRI KITA UNTUK MENUJU PADA KESERUPAAN DENGAN KRISTUS, KITA SEDANG MENDEWASAKAN KEROHANIAN KITA JUGA. TETAPI JIKA KITA SUKANYA MENGHAKIMI DAN MENUNTUT KESEMPURNAAN MAKA KITA SEDANG MENGHANCURKAN DIRI KITA SENDIRI.(ml)
TUHAN YESUS MEMBERKATI
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Sabtu, 13 Maret 2010
INJIL ADALAH KEKUATAN ALLAH YANG MENYELAMATKAN
Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan.
Oleh, Jerry H M Sumanti
"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." (Roma 1:16-17).
Injil sebagaimana disampaikan Rasul Paulus dalam Roma 1:16-17 di atas artinya kabar baik atau berita kesukaan adalah berita kesukaan dari Allah tentang karya Allah bagi keselamatan manusia dari keterpisahan untuk selamanya dengan Allah.
Karya Allah untuk keselamatan bagi manusia sebagaimana dijelaskan di atas, telah dinyatakan oleh Allah sendiri dalam berbagai cara sampai pada akhirnya Allah sendiri yang datang mengambil rupa manusia dan mati bagi dosa manusia, dan bangkit dari kematian mengalahkan maut dan sebagai tanda kemenangan bagi yang percaya (1 Korintus 15:1-4). Ini adalah isi dari Injil yang adalah kabar baik bagi manusia, yang dinyatakan dan ditegaskan Allah kepada Rasul Paulus untuk diberitakan dalam Dispensasi Anugerah di mana Rasul Paulus dan kita berada.
Injil ini adalah Injil yang ditujukan kepada semua orang tanpa perbedaan dan diberikan Allah secara cuma-cuma (Anugerah), dan siapa yang percaya pasti diselamatkan. Rasul Paulus menyebut bahwa Injil ini adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan semua orang yang percaya dan memimpin orang percaya untuk hidup benar oleh iman. Sudahkah anda mempunyai keyakinan yang kokoh terhadap Injil? Semoga! Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Oleh, Jerry H M Sumanti
"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." (Roma 1:16-17).
Injil sebagaimana disampaikan Rasul Paulus dalam Roma 1:16-17 di atas artinya kabar baik atau berita kesukaan adalah berita kesukaan dari Allah tentang karya Allah bagi keselamatan manusia dari keterpisahan untuk selamanya dengan Allah.
Karya Allah untuk keselamatan bagi manusia sebagaimana dijelaskan di atas, telah dinyatakan oleh Allah sendiri dalam berbagai cara sampai pada akhirnya Allah sendiri yang datang mengambil rupa manusia dan mati bagi dosa manusia, dan bangkit dari kematian mengalahkan maut dan sebagai tanda kemenangan bagi yang percaya (1 Korintus 15:1-4). Ini adalah isi dari Injil yang adalah kabar baik bagi manusia, yang dinyatakan dan ditegaskan Allah kepada Rasul Paulus untuk diberitakan dalam Dispensasi Anugerah di mana Rasul Paulus dan kita berada.
Injil ini adalah Injil yang ditujukan kepada semua orang tanpa perbedaan dan diberikan Allah secara cuma-cuma (Anugerah), dan siapa yang percaya pasti diselamatkan. Rasul Paulus menyebut bahwa Injil ini adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan semua orang yang percaya dan memimpin orang percaya untuk hidup benar oleh iman. Sudahkah anda mempunyai keyakinan yang kokoh terhadap Injil? Semoga! Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Selasa, 09 Maret 2010
Percaya dan Mengetahui
Percaya dan Mengetahui
Oleh, Jerry H M Sumanti
"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." (I Yohanes 5:11-13).
Banyak orang sering mengambil kesimpulan, "Selamat harus percaya dan mengetahui." "Percaya tanpa mengetahui bahwa ia sudah selamat, berarti belum selamat," Alkitab tidaklah mengajarkan demikian. Alkitab menjelaskan, bahwa keselamatan itu hanyalah oleh Percaya saja. Apabila seseorang itu percaya kepada Tuhan Yesus yang telah melaksanakan karya penyelamatan, maka orang itu diselamatkan.
Pengajaran mengenai kepastian keselamatan adalah sangat jelas dan hanya ada di dalam Alkitab (terutama di dalam Injil Yohanes, dan juga di dalam seluruh surat-surat kiriman). Adalah keharusan orang yang percaya mengetahui pasti bahwa ia sudah memiliki jaminan keselamatan karena percayanya kepada Tuhan Yesus adalah juruselamat, karena itu diajarkan Alkitab (Baca kembali keseluruhan Injil Yohanes, dan kemudian bandingkan dengan penegasan Paulus dalam surat-suratnya misalnya Roma 5:8-9; Roma 8; Juga penjelasan Yohanes dalam 1 Yohanes 5:10-13). Seseorang mengetahui bahwa ia sudah pasti diselamatkan adalah suatu hal yang bagus, namun bukanlah itu yang menjamin keselamatannya itu, yang menjamin dan memberikan kepastian seseorang itu diselamatkan adalah karena "percaya" saja.
Banyak orang yang sudah menjadi percaya tetapi belum mempunyai kepastian atau masih ragu-ragu akan keselamatan, itu bukan berarti mereka belum diselamatkan, tetapi hanya karena belum tahu bahwa mereka sudah pasti diselamatkan. Bagi orang percaya yang sudah mengetahuinya, maka tanggungjawabnya adalah memberitahukan kepada mereka yang belum tahu atau masih ragu-ragu,
"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." I Yohanes 5:11-13.
"Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, untuk hidup kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa." (Yudas 21- 23).
"Beritakanlah semuanya itu, nasehatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaannmu, Jangan ada orang yang menganggap engkau rendah" Titus 3:15
Jadi jelas bahwa seorang itu pasti diselamatkan bukan karena ia mengetahui bahwa ia sudah pasti diselamatkan, tetapi karena ia "percaya (menerima)". Tetapi sebagai orang percaya maka seharusnyalah ia mengetahui bahwa ia sudah diselamatkan dan keselamatan itu adalah pasti, karena ia telah menerima Tuhan Yesus menjadi Juruselamatnya secara pribadi. Bagaimanakah dengan Anda?
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Oleh, Jerry H M Sumanti
"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." (I Yohanes 5:11-13).
Banyak orang sering mengambil kesimpulan, "Selamat harus percaya dan mengetahui." "Percaya tanpa mengetahui bahwa ia sudah selamat, berarti belum selamat," Alkitab tidaklah mengajarkan demikian. Alkitab menjelaskan, bahwa keselamatan itu hanyalah oleh Percaya saja. Apabila seseorang itu percaya kepada Tuhan Yesus yang telah melaksanakan karya penyelamatan, maka orang itu diselamatkan.
Pengajaran mengenai kepastian keselamatan adalah sangat jelas dan hanya ada di dalam Alkitab (terutama di dalam Injil Yohanes, dan juga di dalam seluruh surat-surat kiriman). Adalah keharusan orang yang percaya mengetahui pasti bahwa ia sudah memiliki jaminan keselamatan karena percayanya kepada Tuhan Yesus adalah juruselamat, karena itu diajarkan Alkitab (Baca kembali keseluruhan Injil Yohanes, dan kemudian bandingkan dengan penegasan Paulus dalam surat-suratnya misalnya Roma 5:8-9; Roma 8; Juga penjelasan Yohanes dalam 1 Yohanes 5:10-13). Seseorang mengetahui bahwa ia sudah pasti diselamatkan adalah suatu hal yang bagus, namun bukanlah itu yang menjamin keselamatannya itu, yang menjamin dan memberikan kepastian seseorang itu diselamatkan adalah karena "percaya" saja.
Banyak orang yang sudah menjadi percaya tetapi belum mempunyai kepastian atau masih ragu-ragu akan keselamatan, itu bukan berarti mereka belum diselamatkan, tetapi hanya karena belum tahu bahwa mereka sudah pasti diselamatkan. Bagi orang percaya yang sudah mengetahuinya, maka tanggungjawabnya adalah memberitahukan kepada mereka yang belum tahu atau masih ragu-ragu,
"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." I Yohanes 5:11-13.
"Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, untuk hidup kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa." (Yudas 21- 23).
"Beritakanlah semuanya itu, nasehatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaannmu, Jangan ada orang yang menganggap engkau rendah" Titus 3:15
Jadi jelas bahwa seorang itu pasti diselamatkan bukan karena ia mengetahui bahwa ia sudah pasti diselamatkan, tetapi karena ia "percaya (menerima)". Tetapi sebagai orang percaya maka seharusnyalah ia mengetahui bahwa ia sudah diselamatkan dan keselamatan itu adalah pasti, karena ia telah menerima Tuhan Yesus menjadi Juruselamatnya secara pribadi. Bagaimanakah dengan Anda?
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
MENYAMBUT ATAU MENOLAK ??
MENYAMBUT ATAU MENOLAK.??
Matius 10 : 40 Barang siapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut DIA yang mengutus Aku.
Alkisah seorang ketua geng ternama sedang gusar, ketika salah seorang anak buahnya di tembak mati oleh seseorang. Ia mengutus anak buahnya untuk menyampaikan sebuah surat kepada sekelompok orang. Tetapi mereka ternyata menembak utusan tersebut. Maka murkalah Sang ketua geng.
Saudara yang terkasih dalam Kristus.. sedikit uraian di awal tadi adalah sebuah kisah yang saya saksikan dari film di tv. Seorang tuan akan marah sekali ketika utusannya itu di tolak. Tuhan juga akan murka jika utusan-NYA di tolak. Siapakah utusan Tuhan? Dan bagaimanakah bentuk penolakannya?
Utusan Tuhan adalah SETIAP ORANG YANG MEMBERITAKAN KABAR BAIK BAHWATUHAN YESUS ADALAH JURUSELAMAT MANUSIA. SIAPAPUN DIA ORANGNYA, APAKAH DIA ORANG YANG TERKENAL ATAU ORANG YANG KITA ANGGAP BIASA SAJA. TETAPI TUHAN BISA SAJA MENGUTUS MEREKA UNTUK MEMBERITAKAN FIRMAN KEPADA KITA.
BENTUK PENOLAKANNYA ADALAH, KITA SERING MENGANGGAP REMEH UTUSAN TUHAN YANG MENURUT KITA JAM TERBANGNYA MASIH SEDIKIT. KITA LEBIH TERTARIK PADA UTUSAN TUHAN YANG SUDAH PUNYA NAMA. SEHINGGA KALAU KITA KE GEREJA atau PERSEKUTUAN ,KITA SUKA bertanya pada diri sendiri "SIAPA HAMBA TUHAN YANG AKAN BERKHOTBAH ?".
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, marilah mulai sekarang kita belajar dapat menerima, siapapun yang Tuhan utus untuk memberitakan kabar baik dari NYA. Jangan pernah menolak, selama yang diberitakannya tidak menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Tuhan selalu memperhatikan setiap jenis penolakan kita. Walau itu Cuma datang dalam hati atau dalam bentuk sikap kita saat mendengar berita firman, apa lagi komentar kita..?? Jadi mari kita mulai bisa menerima utusan Tuhan yang dikirimkan pada kita. Jangan menolak dalam bentuk apapun.(ml)
TUHAN MEMBERKATI
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Matius 10 : 40 Barang siapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut DIA yang mengutus Aku.
Alkisah seorang ketua geng ternama sedang gusar, ketika salah seorang anak buahnya di tembak mati oleh seseorang. Ia mengutus anak buahnya untuk menyampaikan sebuah surat kepada sekelompok orang. Tetapi mereka ternyata menembak utusan tersebut. Maka murkalah Sang ketua geng.
Saudara yang terkasih dalam Kristus.. sedikit uraian di awal tadi adalah sebuah kisah yang saya saksikan dari film di tv. Seorang tuan akan marah sekali ketika utusannya itu di tolak. Tuhan juga akan murka jika utusan-NYA di tolak. Siapakah utusan Tuhan? Dan bagaimanakah bentuk penolakannya?
Utusan Tuhan adalah SETIAP ORANG YANG MEMBERITAKAN KABAR BAIK BAHWATUHAN YESUS ADALAH JURUSELAMAT MANUSIA. SIAPAPUN DIA ORANGNYA, APAKAH DIA ORANG YANG TERKENAL ATAU ORANG YANG KITA ANGGAP BIASA SAJA. TETAPI TUHAN BISA SAJA MENGUTUS MEREKA UNTUK MEMBERITAKAN FIRMAN KEPADA KITA.
BENTUK PENOLAKANNYA ADALAH, KITA SERING MENGANGGAP REMEH UTUSAN TUHAN YANG MENURUT KITA JAM TERBANGNYA MASIH SEDIKIT. KITA LEBIH TERTARIK PADA UTUSAN TUHAN YANG SUDAH PUNYA NAMA. SEHINGGA KALAU KITA KE GEREJA atau PERSEKUTUAN ,KITA SUKA bertanya pada diri sendiri "SIAPA HAMBA TUHAN YANG AKAN BERKHOTBAH ?".
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, marilah mulai sekarang kita belajar dapat menerima, siapapun yang Tuhan utus untuk memberitakan kabar baik dari NYA. Jangan pernah menolak, selama yang diberitakannya tidak menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Tuhan selalu memperhatikan setiap jenis penolakan kita. Walau itu Cuma datang dalam hati atau dalam bentuk sikap kita saat mendengar berita firman, apa lagi komentar kita..?? Jadi mari kita mulai bisa menerima utusan Tuhan yang dikirimkan pada kita. Jangan menolak dalam bentuk apapun.(ml)
TUHAN MEMBERKATI
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Senin, 08 Maret 2010
MENGAMPUNI BERARTI MEMBEBASKAN
MENGAMPUNI BERARTI MEMBEBASKAN
Mengampuni itu sangat sulit sekali. Saya pernah mengalaminya. Melakukannya tidak semudah kalau kita bicara, dan tidak semudah saat kita mendengarkan saran orang lain. Butuh suatu kekuatan khusus. Saat kita akan melepaskan pengampunan yang tulus pada seseorang, iblis tidak suka itu.
Ia mengintimidasi kita, ia memainkan perasaan kita. Ia ingin kita membenci. Tetapi sadarilah, jika kita tidak pernah mau bertindak untuk mengampuni, maka sebenarnya kita sedang menjerat jiwa dan hati kita pada sebuah ikatan yang menyiksa. Mungkin anda akan berkata, "tapi aku ga bisa mengampuni kaarena kesalahannya sudah terlalu banyak padaku."
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus. Ketika anda mengampuni seseorang, sebenarnya andalah yang sedang mendapat sebuah keuntungan besar. Sebab anda sedang menjadi seorang pemenang. Anda membebaskan jiwa anda dari ikatan jerat kejahatan si iblis. Anda sedang membuat diri anda sendiri lepas dari rasa tertekan. Sebab perasaan dendam, perasaan membenci, itu sangat mengikat dan menekan jiwa. Lepaskanlah itu dari jiwa dan hati anda. Minta kemampuan pada Tuhan agar anda mampu melakukannya. Rasakanlah, anda akan menjadi orang yang berbeda.
Roma 12:21 janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Matius 18:21........"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Matius 18 : 22 Yesus berkata kepadanya:" Bukan! Aku berkata kepadamu :"Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."
Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Mengampuni itu sangat sulit sekali. Saya pernah mengalaminya. Melakukannya tidak semudah kalau kita bicara, dan tidak semudah saat kita mendengarkan saran orang lain. Butuh suatu kekuatan khusus. Saat kita akan melepaskan pengampunan yang tulus pada seseorang, iblis tidak suka itu.
Ia mengintimidasi kita, ia memainkan perasaan kita. Ia ingin kita membenci. Tetapi sadarilah, jika kita tidak pernah mau bertindak untuk mengampuni, maka sebenarnya kita sedang menjerat jiwa dan hati kita pada sebuah ikatan yang menyiksa. Mungkin anda akan berkata, "tapi aku ga bisa mengampuni kaarena kesalahannya sudah terlalu banyak padaku."
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus. Ketika anda mengampuni seseorang, sebenarnya andalah yang sedang mendapat sebuah keuntungan besar. Sebab anda sedang menjadi seorang pemenang. Anda membebaskan jiwa anda dari ikatan jerat kejahatan si iblis. Anda sedang membuat diri anda sendiri lepas dari rasa tertekan. Sebab perasaan dendam, perasaan membenci, itu sangat mengikat dan menekan jiwa. Lepaskanlah itu dari jiwa dan hati anda. Minta kemampuan pada Tuhan agar anda mampu melakukannya. Rasakanlah, anda akan menjadi orang yang berbeda.
Roma 12:21 janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Matius 18:21........"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Matius 18 : 22 Yesus berkata kepadanya:" Bukan! Aku berkata kepadamu :"Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."
Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Minggu, 07 Maret 2010
WARISAN IMAN
Yesaya 38 : 10 Aku ini berkata : Dalam pertengahan umurku aku harus pergi, ke pintu gerbang dunia orang mati aku dipanggil untuk selebihnya dari hidupku.
Kematian bagi sebagian orang adalah hal yang menakutkan.Mengapa? Sebab sebagian orang merasa belum siap dan masih memberatkan segala yang akan ditinggalkannya tetapi bagi sebagian orang lagi adalah hal yang sudah ditunggu-tunggunya. Sebab mereka tahu betul bahwa dengan kematian kita berjumpa dengan Tuhan, jadi bukan merupakan akhir dari segala sesuatu.Tetapi, awal dari kehidupan yang baru bersama Tuhan. Dan bagi sebagian orang sudah mempersiapkan diri serta sudah meninggalkan sesuatu yang berharga bagi yang ditinggalkannya. Apakah sesuatu yang berharga itu? Apakah berupa warisan ?
Sahabatku dalam Kristus, sebagian memang meningglkan harta warisan untuk orang yang akan ditinggalkannya, tetapi perhatikanlah, bahwa ada yang lebih berharga daripada itu semua yaitu Warisan iman kepada mereka yang ditinggalkan.
Yesaya 38:19 Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepadaMU, seperti aku pada hari ini; seorang bapa memberitahukan kesetiaanMU kepada anakl-anaknya.
Harta yang akan ditinggalkan, akan lebih bermanfaat jika mereka yang ditinggalkan dibekali warisan yang utama yaitu IMAN. Sebab dengan iman orang dapat berjalan di jalurnya yang benar. Banyak yang ditinggalkan warisan, tetapi tidak dibekali dengan WARISAN IMAN. Maka banyak terjadi kekacauan.
Mari mulai sekarang kita mempersiapkan anak-anak kita dengan WARISAN IMAN kepada TUHAN. PIMPIN HIDUP MEREKA KEJALAN YANG BENAR.JALAN YANG MENUJU KEPADA KESELAMATAN. TANAMKAN CINTA AKAN TUHAN SEJAK DINI. Sebab jika nanti waktunya kita akan tiba, maka kita sudah meninggalkan SEBUAH WARISAN YANG SANGAT BERHARGA, YAITU IMAN KEPADA ALLAH.
DAN MEREKA YANG AKAN KITA TINGGALKAN AKAN DAPAT BERDIRI TEGUH DAN MELANJUTKAN SEMUA WARISAN IMAN ITU KEPADA KETURUNAN YANG SELANJUTNYA.JIKA TIAP-TIAP ORANG DIBEKALI DENGAN WARISAN IMAN, MAKA TIDAK AKAN ADA KEKACAUAN DALAM HAL MENGELOLA HARTA PENINGGALAN. JANGAN LUPA BAHWA UMUR KITA SANGAT TERBATAS.(ml)
GOD BLESS US
Kematian bagi sebagian orang adalah hal yang menakutkan.Mengapa? Sebab sebagian orang merasa belum siap dan masih memberatkan segala yang akan ditinggalkannya tetapi bagi sebagian orang lagi adalah hal yang sudah ditunggu-tunggunya. Sebab mereka tahu betul bahwa dengan kematian kita berjumpa dengan Tuhan, jadi bukan merupakan akhir dari segala sesuatu.Tetapi, awal dari kehidupan yang baru bersama Tuhan. Dan bagi sebagian orang sudah mempersiapkan diri serta sudah meninggalkan sesuatu yang berharga bagi yang ditinggalkannya. Apakah sesuatu yang berharga itu? Apakah berupa warisan ?
Sahabatku dalam Kristus, sebagian memang meningglkan harta warisan untuk orang yang akan ditinggalkannya, tetapi perhatikanlah, bahwa ada yang lebih berharga daripada itu semua yaitu Warisan iman kepada mereka yang ditinggalkan.
Yesaya 38:19 Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepadaMU, seperti aku pada hari ini; seorang bapa memberitahukan kesetiaanMU kepada anakl-anaknya.
Harta yang akan ditinggalkan, akan lebih bermanfaat jika mereka yang ditinggalkan dibekali warisan yang utama yaitu IMAN. Sebab dengan iman orang dapat berjalan di jalurnya yang benar. Banyak yang ditinggalkan warisan, tetapi tidak dibekali dengan WARISAN IMAN. Maka banyak terjadi kekacauan.
Mari mulai sekarang kita mempersiapkan anak-anak kita dengan WARISAN IMAN kepada TUHAN. PIMPIN HIDUP MEREKA KEJALAN YANG BENAR.JALAN YANG MENUJU KEPADA KESELAMATAN. TANAMKAN CINTA AKAN TUHAN SEJAK DINI. Sebab jika nanti waktunya kita akan tiba, maka kita sudah meninggalkan SEBUAH WARISAN YANG SANGAT BERHARGA, YAITU IMAN KEPADA ALLAH.
DAN MEREKA YANG AKAN KITA TINGGALKAN AKAN DAPAT BERDIRI TEGUH DAN MELANJUTKAN SEMUA WARISAN IMAN ITU KEPADA KETURUNAN YANG SELANJUTNYA.JIKA TIAP-TIAP ORANG DIBEKALI DENGAN WARISAN IMAN, MAKA TIDAK AKAN ADA KEKACAUAN DALAM HAL MENGELOLA HARTA PENINGGALAN. JANGAN LUPA BAHWA UMUR KITA SANGAT TERBATAS.(ml)
GOD BLESS US
HIKMAH DI BALIK KISAH ADAM DAN HAWA (HIKMAH TAMAN EDEN) (I)
HIKMAH DI BALIK KISAH ADAM DAN HAWA (HIKMAH TAMAN EDEN)
Oleh Jerry H M Sumanti
PENDAHULUAN:
Seorang murid sebuah Sekolah Kristen yang cukup terkenal, pada suatu hari datang kepada penulis dan bertanya tentang kisah Adam dan Hawa, sehubungan dengan pelajaran agama yang diajarkan oleh gurunya di Sekolah, ” Pak, kata guru saya cerita tentang Adam dan Hawa itu hanya sebuah cerita dongeng yang ditulis oleh Nabi Musa! Apakah itu benar begitu, pak?” tanya anak itu dengan wajah bingung! Kemudian penulis balik bertanya, ”Kalau menurut adik bagaimana, apakah benar ccerita itu dongeng?” ”Saya bingung pak!” jawab anak itu.
Disadari atau tidak, banyak orang yang beranggapan bahwa kisah Adam dan Hawa itu hanyalah sebuah cerita dongeng Yahudi belaka dan juga banyak orang menjadi bingung dengan pandangan ini. Tetapi sebagai orang percaya yang mengaminkan bahwa Alkitab adalah Firman Allah, pasti mengakui bahwa Kisah Adam dan Hawa ini bukanlah dongeng belaka, melainkan kisah nyata yang diungkapkan Allah melalui Nabi Musa untuk memberitahukan bagaimana prosesnya Allah menciptakan alam raya ini dan melalui Adam dan Hawa ini dimulai kisah kehidupan di muka bumi ini. Alkitab adalah Firman Allah yang ditulis atas kehendak Allah melalui orang-orang yang dipilih-Nya secara khusus untuk itu (2 Timotius 3:15-16; 2 Petrus 1:21). Karena Alkitab adalah Firman Allah, maka kisah Adam dan Hawa adalah bagian dari Firman Allah.
Melalui tulisan ini penulis mengajak kita bersama mempelajari bagian yang dianggap dongeng ini, bahwa sesungguhnya kisah ini bukanlah dongeng dan dari dalamnya kita dapat mempelajari dan menghubungkan dengan kehidupan kita pada zaman modern ini dan kita akan temukan bahwa cerita ini adalah cerita yang tetap relevan dari dulu hinga saat ini.
KEBERADAAN ADAM
Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah sebagai makhluk hidup untuk menjadi partner Allah untuk mengelolah serta memelihara bumi dan segala isinya yang diciptakan oleh Allah.
Namun sebagaimana diceritakan dalam Kejadian 1 – 3, apakah yang terjadi? Adam sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah, diciptakan dari debu tanah, menurut gambar dan rupa Allah yang diberi nafas hidup langsung dari Allah dan diciptakan sebagai seorang pribadi yang mempunyai kehendak bebas. Sebagai manusia pertama ciptaan Allah, ia menjadi seorang suami, kepala rumah tangga yang pertama dan dari padanya lahir umat manusia turun temurun. Ia menjadi nenek moyang bangsa manusi. Ia merupakan seorang pemimpin dunia yang pertama yang mengemban tugas yang diperintahkan/peraturan untuk ditaati, maupun peraturan yang berupa larangan untuk dilaksanakan. Kepadanya diberitakan perintah untuk memenuhi bumi melalui beranak cucu dan bertambah banyak. Ia menjadi seorang penguasa dan penakluk duna yang pertama. Kepadanya diberikan makanan dari segala jenis tumbuhan dan pohon yang buahnya berbiji, kecuali buah pengetahuan baik dan jahat. Namun sebagai manusia pertama, ia pulalah yang telah menyebabkan seluruh umat menusia (yang adalah keturunannya) jatuh dalam doasa (Roma 5:12).
KEJATUHAN ADAM & HAWA
Akar kejatuhan Adam adalah mengabaikan perintah dan larangan Tuhan (Kejadian 2:16-17). Tanpa bantahan ataupun penolakan, ia menerima dari Hawa istrinya buah yang dilarang oleh Tuhan untuk dimakan dan mereka memakannya. Tindak lanjut dari kejatuhan Adm dan Hawa ialah tidak mau mengakui secara jujur akan pelanggaran yang telah ia lakukan. Adam dengan sadar telah mengetahui dirinya telah bersalah, namun tindakan yang dilakukannya bertentangan dengan kesadarannya. Ia berusaha menutupi dan menyembunyikan kesalahannya di balik sematan dedaunan pohon ara. Ia lari bersembunyi untuk menghindarkan diri dari perjumpaan dengan Tuhan Allah. Di hadapan Tuhan Allah, ia membela dirinya dengan menuding Hawa Istrinya sebagai biang keladinya semuanya ini. Sehinga ia memakan buah yang dilarang itu. Akibatnya Allah menghukum adam dan Hawa.
Oleh Jerry H M Sumanti
PENDAHULUAN:
Seorang murid sebuah Sekolah Kristen yang cukup terkenal, pada suatu hari datang kepada penulis dan bertanya tentang kisah Adam dan Hawa, sehubungan dengan pelajaran agama yang diajarkan oleh gurunya di Sekolah, ” Pak, kata guru saya cerita tentang Adam dan Hawa itu hanya sebuah cerita dongeng yang ditulis oleh Nabi Musa! Apakah itu benar begitu, pak?” tanya anak itu dengan wajah bingung! Kemudian penulis balik bertanya, ”Kalau menurut adik bagaimana, apakah benar ccerita itu dongeng?” ”Saya bingung pak!” jawab anak itu.
Disadari atau tidak, banyak orang yang beranggapan bahwa kisah Adam dan Hawa itu hanyalah sebuah cerita dongeng Yahudi belaka dan juga banyak orang menjadi bingung dengan pandangan ini. Tetapi sebagai orang percaya yang mengaminkan bahwa Alkitab adalah Firman Allah, pasti mengakui bahwa Kisah Adam dan Hawa ini bukanlah dongeng belaka, melainkan kisah nyata yang diungkapkan Allah melalui Nabi Musa untuk memberitahukan bagaimana prosesnya Allah menciptakan alam raya ini dan melalui Adam dan Hawa ini dimulai kisah kehidupan di muka bumi ini. Alkitab adalah Firman Allah yang ditulis atas kehendak Allah melalui orang-orang yang dipilih-Nya secara khusus untuk itu (2 Timotius 3:15-16; 2 Petrus 1:21). Karena Alkitab adalah Firman Allah, maka kisah Adam dan Hawa adalah bagian dari Firman Allah.
Melalui tulisan ini penulis mengajak kita bersama mempelajari bagian yang dianggap dongeng ini, bahwa sesungguhnya kisah ini bukanlah dongeng dan dari dalamnya kita dapat mempelajari dan menghubungkan dengan kehidupan kita pada zaman modern ini dan kita akan temukan bahwa cerita ini adalah cerita yang tetap relevan dari dulu hinga saat ini.
KEBERADAAN ADAM
Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah sebagai makhluk hidup untuk menjadi partner Allah untuk mengelolah serta memelihara bumi dan segala isinya yang diciptakan oleh Allah.
Namun sebagaimana diceritakan dalam Kejadian 1 – 3, apakah yang terjadi? Adam sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah, diciptakan dari debu tanah, menurut gambar dan rupa Allah yang diberi nafas hidup langsung dari Allah dan diciptakan sebagai seorang pribadi yang mempunyai kehendak bebas. Sebagai manusia pertama ciptaan Allah, ia menjadi seorang suami, kepala rumah tangga yang pertama dan dari padanya lahir umat manusia turun temurun. Ia menjadi nenek moyang bangsa manusi. Ia merupakan seorang pemimpin dunia yang pertama yang mengemban tugas yang diperintahkan/peraturan untuk ditaati, maupun peraturan yang berupa larangan untuk dilaksanakan. Kepadanya diberitakan perintah untuk memenuhi bumi melalui beranak cucu dan bertambah banyak. Ia menjadi seorang penguasa dan penakluk duna yang pertama. Kepadanya diberikan makanan dari segala jenis tumbuhan dan pohon yang buahnya berbiji, kecuali buah pengetahuan baik dan jahat. Namun sebagai manusia pertama, ia pulalah yang telah menyebabkan seluruh umat menusia (yang adalah keturunannya) jatuh dalam doasa (Roma 5:12).
KEJATUHAN ADAM & HAWA
Akar kejatuhan Adam adalah mengabaikan perintah dan larangan Tuhan (Kejadian 2:16-17). Tanpa bantahan ataupun penolakan, ia menerima dari Hawa istrinya buah yang dilarang oleh Tuhan untuk dimakan dan mereka memakannya. Tindak lanjut dari kejatuhan Adm dan Hawa ialah tidak mau mengakui secara jujur akan pelanggaran yang telah ia lakukan. Adam dengan sadar telah mengetahui dirinya telah bersalah, namun tindakan yang dilakukannya bertentangan dengan kesadarannya. Ia berusaha menutupi dan menyembunyikan kesalahannya di balik sematan dedaunan pohon ara. Ia lari bersembunyi untuk menghindarkan diri dari perjumpaan dengan Tuhan Allah. Di hadapan Tuhan Allah, ia membela dirinya dengan menuding Hawa Istrinya sebagai biang keladinya semuanya ini. Sehinga ia memakan buah yang dilarang itu. Akibatnya Allah menghukum adam dan Hawa.
Jumat, 05 Maret 2010
YANG BARU DARI TUHAN
Yesaya 43:18a,19a FirmanNYA:"Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu,...
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru......
Trauma masa lalu sangat menggangu kehidupan seseorang. Kejadian demi kejadian pahit yang dialami seseorang lama-kelamaan akan membuat suatu trauma dalam hidupnya. Sungguh hal ini dapat merusak jiwa seseorang. Mengapa ada orang membeci akan suatu keadaan? Itu semua disebabkan karena ia sering mengalami keadaan yang buruk.Misalnya : Sering mendapat tekanan, sering diperlakukan tidak adil, sering dilecehkan,di khianati, dll.
Biasanya orang yang mengalami hal seperti ini tidak terlihat hancur, justru terlihat keras dan tegar. Padahal sesungguhnya dalam batin dan jiwanya sudah hancur lebur. Bahkan jika kita dapat melihat jauh ke dalam hatinya, begitu banyak luka yang tertoreh di sana. Kita tak dapat melihatnya. Tetapi ada satu yang dapat melihatnya ialah TUHAN ALLAH YANG MAHA TAHU.
Allah begitu peduli pada kita, dengarlah IA berjanji bahwa IA akan membuat sesuatu yang baru buat kita. Asalkan kita tidak mengingat lagi hal-hal yang menyakitkan itu.RASAKAN DALAM HADIRATNYA, DAN DENGARKAN SUARANYA, DIA MEMELUK KITA DENGAN LEMBUT DAN BERKATA, "JANGAN KAU INGAT-INGAT LAGI, AKU AKAN MEMBUAT SESUATU YANG BARU.."
IA MEMELUK KITA SEPERTI SEORANG AYAH, SEPERTI SEORANG IBU YANG MENGHIBURKAN ANAKNYA.
Yehezkiel 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Hati dan roh yang baru, yang DIA berikan untuk kita. Hati dan roh yang lembut yang belum tercemar. Lembut karena berisi KASIH ALLAH. KELEMBUTAN YANG DAPAT MENGHANCURKAN KEKERASAN YANG DAHULU TERBENTUK. INILAH JANJI TUHAN PADA KITA. JANGAN LAGI KITA MENGINGAT-INGAT MASA LALU YANG SURAM, JIKA KITA INGIN MENERIMA HATI DAN ROH YANG BARU DARI ALLAH.
BBIARLAH HATI DAN ROH YANG PENUH DENGAN LUKA DAN TEKANAN, DIAMBIL ALIH OLEH ALLAH, SEBAB IA BERKUASA DAN MAMPU MEMULIHKANNYA KEMBALI(ml).
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru......
Trauma masa lalu sangat menggangu kehidupan seseorang. Kejadian demi kejadian pahit yang dialami seseorang lama-kelamaan akan membuat suatu trauma dalam hidupnya. Sungguh hal ini dapat merusak jiwa seseorang. Mengapa ada orang membeci akan suatu keadaan? Itu semua disebabkan karena ia sering mengalami keadaan yang buruk.Misalnya : Sering mendapat tekanan, sering diperlakukan tidak adil, sering dilecehkan,di khianati, dll.
Biasanya orang yang mengalami hal seperti ini tidak terlihat hancur, justru terlihat keras dan tegar. Padahal sesungguhnya dalam batin dan jiwanya sudah hancur lebur. Bahkan jika kita dapat melihat jauh ke dalam hatinya, begitu banyak luka yang tertoreh di sana. Kita tak dapat melihatnya. Tetapi ada satu yang dapat melihatnya ialah TUHAN ALLAH YANG MAHA TAHU.
Allah begitu peduli pada kita, dengarlah IA berjanji bahwa IA akan membuat sesuatu yang baru buat kita. Asalkan kita tidak mengingat lagi hal-hal yang menyakitkan itu.RASAKAN DALAM HADIRATNYA, DAN DENGARKAN SUARANYA, DIA MEMELUK KITA DENGAN LEMBUT DAN BERKATA, "JANGAN KAU INGAT-INGAT LAGI, AKU AKAN MEMBUAT SESUATU YANG BARU.."
IA MEMELUK KITA SEPERTI SEORANG AYAH, SEPERTI SEORANG IBU YANG MENGHIBURKAN ANAKNYA.
Yehezkiel 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Hati dan roh yang baru, yang DIA berikan untuk kita. Hati dan roh yang lembut yang belum tercemar. Lembut karena berisi KASIH ALLAH. KELEMBUTAN YANG DAPAT MENGHANCURKAN KEKERASAN YANG DAHULU TERBENTUK. INILAH JANJI TUHAN PADA KITA. JANGAN LAGI KITA MENGINGAT-INGAT MASA LALU YANG SURAM, JIKA KITA INGIN MENERIMA HATI DAN ROH YANG BARU DARI ALLAH.
BBIARLAH HATI DAN ROH YANG PENUH DENGAN LUKA DAN TEKANAN, DIAMBIL ALIH OLEH ALLAH, SEBAB IA BERKUASA DAN MAMPU MEMULIHKANNYA KEMBALI(ml).
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Kamis, 04 Maret 2010
JANGAN RAGU
Hakim-Hakim 6:12-16
Ayat12 Malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian :"Tuhan menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani."
Ayat 13 Jawab Gideon kepada-Nya :"Ah,tuanku, jika Tuhan menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata : Bukankah Tuhan telah menuntun kita keluar dari Mesir ? tetapi sekarang Tuhan membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkraman orang Midian,"
Keragu-raguan yang dialami Gideon, juga tidak luput kita alami. Kita kadang kala tidak menyadari bahwa sesungguhnya apa yang terjadi pada kita adalah akibat kesalahan kita sendiri, dan Tuhan ijinkan sesuatu terjadi adalah untuk menyadarkan kita. Kita hanya ingin melihat kuasa Tuhan yang selalu bisa meluputkan kita dari berbagai masalah. Seperti yang dialami oleh bangsa Israel. Mengapa Tuhan mengijinkan mereka jatuh ke tangan orang Midian? Sebab bangsa ini melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (Hakim-Hakim 6:1).
Gideon ragu dan tidak percaya akan penyertaan Tuhan. Ia juga tidak melihat bukti akan kuasa Tuhan, sebab ia merasa Tuhan bertindak tidak adil pada bangsanya. Dengan menyerahkan bangsa ini ke tangan orang Midian. Kalau boleh diungkapkan dalam bahasa sehari-hari, ia mungkin berkata demikian : "Mana buktinya kalau Tuhan yang dari dulu aku dengar memiliki kuasa yang luar biasa mengeluarkan kami dari Mesir? Sebab sekarang Tuhan tidak membela kami."
Kita pun juga berkata demikian : "Mana buktinya kalau Tuhan mengasihi aku? Mengapa hidupku seperti ini?"
Saudaraku yang terkasih, sesungguhnya KUASA ALLAH TIDAK PERNAH BERUBAH. HANYA SAJA KITA YANG SELALU MEMBATASI KUASANYA UNTUK BEKERJA DALAM HIDUP KITA. DENGAN MELAKUKAN APA YANG TIDAK LAYAK KITA LAKUKAN SEBAGAI ANAK TUHAN.
MARILAH KITA MULAI SEKARANG MEMPERCAYAI PENUH AKAN PENYERTAAN TUHAN DALAM HIDUP KITA. JANGAN PERNAH MERAGUKANNYA. KITA INI MEMANG LEMAH, TETAPI DENGAN PENYERTAAN-NYA YANG SEMPURNA, MAKA KITA DAPAT MELAKUKAN SEGALA PERKARA YANG BESAR.
Ayat14 Lalu berpalinglah Tuhan kepadanya dan berfirman:"Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!"
Kita ragu sebab keluarga kita tidak mengalami pemulihan, kita ragu sebab kondisi kita yang tidak memungkinkan untuk membuat keluarga kita dipulihkan, anak-anak yang terikat akan kenakalan, istri atau suami yang terikat akan sesuatu,kita ragu karena lingkungan di mana kita berada sangat tidak nyaman, dan lain sebagainya. Kita bertanya: mana mungkin saya bisa melepaskan mereka dari Midian-Midian keterikatan mereka ?'(ayat 15)
Perhatikan ayat 14, Tuhan berkata :"Bukankah Aku mengutus engkau!" Saudaraku yang terkasih, Tuhan mengutus kita menjadi terang di tengah keluarga, Ia meminta kita menggunakan apa yang ada pada kita untuk menjadi terang dalam keluarga dan lingkungan kita. Tidak perlu menggunakan kekuatan yang spektakuler, tetapi cukup gunakan keunikan, kelembutan, keramahan kita untuk membawa suatu perubahan, sebab Tuhan mengutus kita dan DIA yang akan melengkapi kita dengan kemampuan yang luar biasa, asalkan kita bersedia.
Ayat 16 Berfirmanlah Tuhan kepadanya :"tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis."
Ini janji Tuhan pada Gideon, yang tentunya berlaku juga bagi kita, asalkan kita mau diutus olehNYA dan kita mau mengandalkan sepenuhNYA akan kekuatan dari ALLAH.Kita dan Gideon sama-sama merasa lemah. Tetapi kita dan Gideon sama-sama disertai Tuhan, asalkan kita mau diutus dan kita mau percaya penuh pada TUHAN. (ml).
TUHAN MENYERTAI KITA SELALU
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Ayat12 Malaikat Tuhan menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian :"Tuhan menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani."
Ayat 13 Jawab Gideon kepada-Nya :"Ah,tuanku, jika Tuhan menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata : Bukankah Tuhan telah menuntun kita keluar dari Mesir ? tetapi sekarang Tuhan membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkraman orang Midian,"
Keragu-raguan yang dialami Gideon, juga tidak luput kita alami. Kita kadang kala tidak menyadari bahwa sesungguhnya apa yang terjadi pada kita adalah akibat kesalahan kita sendiri, dan Tuhan ijinkan sesuatu terjadi adalah untuk menyadarkan kita. Kita hanya ingin melihat kuasa Tuhan yang selalu bisa meluputkan kita dari berbagai masalah. Seperti yang dialami oleh bangsa Israel. Mengapa Tuhan mengijinkan mereka jatuh ke tangan orang Midian? Sebab bangsa ini melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (Hakim-Hakim 6:1).
Gideon ragu dan tidak percaya akan penyertaan Tuhan. Ia juga tidak melihat bukti akan kuasa Tuhan, sebab ia merasa Tuhan bertindak tidak adil pada bangsanya. Dengan menyerahkan bangsa ini ke tangan orang Midian. Kalau boleh diungkapkan dalam bahasa sehari-hari, ia mungkin berkata demikian : "Mana buktinya kalau Tuhan yang dari dulu aku dengar memiliki kuasa yang luar biasa mengeluarkan kami dari Mesir? Sebab sekarang Tuhan tidak membela kami."
Kita pun juga berkata demikian : "Mana buktinya kalau Tuhan mengasihi aku? Mengapa hidupku seperti ini?"
Saudaraku yang terkasih, sesungguhnya KUASA ALLAH TIDAK PERNAH BERUBAH. HANYA SAJA KITA YANG SELALU MEMBATASI KUASANYA UNTUK BEKERJA DALAM HIDUP KITA. DENGAN MELAKUKAN APA YANG TIDAK LAYAK KITA LAKUKAN SEBAGAI ANAK TUHAN.
MARILAH KITA MULAI SEKARANG MEMPERCAYAI PENUH AKAN PENYERTAAN TUHAN DALAM HIDUP KITA. JANGAN PERNAH MERAGUKANNYA. KITA INI MEMANG LEMAH, TETAPI DENGAN PENYERTAAN-NYA YANG SEMPURNA, MAKA KITA DAPAT MELAKUKAN SEGALA PERKARA YANG BESAR.
Ayat14 Lalu berpalinglah Tuhan kepadanya dan berfirman:"Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!"
Kita ragu sebab keluarga kita tidak mengalami pemulihan, kita ragu sebab kondisi kita yang tidak memungkinkan untuk membuat keluarga kita dipulihkan, anak-anak yang terikat akan kenakalan, istri atau suami yang terikat akan sesuatu,kita ragu karena lingkungan di mana kita berada sangat tidak nyaman, dan lain sebagainya. Kita bertanya: mana mungkin saya bisa melepaskan mereka dari Midian-Midian keterikatan mereka ?'(ayat 15)
Perhatikan ayat 14, Tuhan berkata :"Bukankah Aku mengutus engkau!" Saudaraku yang terkasih, Tuhan mengutus kita menjadi terang di tengah keluarga, Ia meminta kita menggunakan apa yang ada pada kita untuk menjadi terang dalam keluarga dan lingkungan kita. Tidak perlu menggunakan kekuatan yang spektakuler, tetapi cukup gunakan keunikan, kelembutan, keramahan kita untuk membawa suatu perubahan, sebab Tuhan mengutus kita dan DIA yang akan melengkapi kita dengan kemampuan yang luar biasa, asalkan kita bersedia.
Ayat 16 Berfirmanlah Tuhan kepadanya :"tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis."
Ini janji Tuhan pada Gideon, yang tentunya berlaku juga bagi kita, asalkan kita mau diutus olehNYA dan kita mau mengandalkan sepenuhNYA akan kekuatan dari ALLAH.Kita dan Gideon sama-sama merasa lemah. Tetapi kita dan Gideon sama-sama disertai Tuhan, asalkan kita mau diutus dan kita mau percaya penuh pada TUHAN. (ml).
TUHAN MENYERTAI KITA SELALU
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Rabu, 03 Maret 2010
TABUNGAN YANG DARI TUHAN
Maukah tabungan kita di isi oleh Tuhan ? Jika mau, mari kita buka bank hati kita. Saudara dan saya akan memiliki tabungan KASIH yang akan diisi oleh TUHAN. Jika bank hati kita, kita buka untuk DIA, maka DIA akan mengisinya dengan begitu banyak KASIH yang kita tidak dapat ukur.
Tetapi ada satu syarat jika kita membuka bank hati kita, KASIH YANG SUDAH KITA TERIMA DARI TUHAN, DAN MASUK DALAM BUKU TABUNGAN HATI KITA, MAKA HARUS KITA BAGIKAN KEMBALI PADA ORANG LAIN.
1Yohanes 4: 9-10 Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan ditengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telahmengutus anakNYA yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup olehNYA. Inilah kasih itu : Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus anakNYA sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Saudara dan saya tidak akan dapat memberikan kasih yang tulus kepada sesama jika kita tidak menerima dari ALLAH. Dapatkah kita bersikap baik terhadap orang yang melanggar janji? terhadap orang yang tidak baik pada kita? bagaimana kita dapat bersabar terhadap orang yang menghianati kita ? Pasangan hidup yang tidak setia ? dapatkah kita mengasihi orang yang munafik ?
SEMUA DAPAT DILAKUKAN JIKA TABUNGAN KASIH DARI ALLAH PENUH DALAM HATI KITA. BERAKARLAH DALAM KRISTUS, MAKA IA YANG AKAN MENGERJAKAN SEGALA PERBUATAN KASIH. SEBAB MANUSIA TIDAK AKAN MAMPU MELAKUKANNYA.
Efesus 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
BERAKAR DIDALAM KRISTUS, TERTANAM KUAT, DAN MENGAMBIL NUTRISI DARI KRISTUS, MAKA KASIH DAPAT DI RASAKAN OLEH ORANG-ORANG DI SEKITAR KITA.
HANYA KRISTUS YANG SANGGUP MENGERJAKANNYA DALAM KITA. BUKA BANK HATI KITA, AGAR KRISTUS MEMENUHINYA DENGAN TABUNGAN KASIH-NYA, MAKA SAUDARA DAN SAYA AKAN SANGGUP MEMBERIKANNYA JUGA PADA ORANG LAIN. (ml)
Biarlah renungan ini menyadarkan kita agar kita terus melekat dan berakar dalam Kristus, supaya tabungan kasih kita tidak pernah habis. Kita akan memuliakan Tuhan dengan tabungan kasih kita yang dari Tuhan.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Tetapi ada satu syarat jika kita membuka bank hati kita, KASIH YANG SUDAH KITA TERIMA DARI TUHAN, DAN MASUK DALAM BUKU TABUNGAN HATI KITA, MAKA HARUS KITA BAGIKAN KEMBALI PADA ORANG LAIN.
1Yohanes 4: 9-10 Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan ditengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telahmengutus anakNYA yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup olehNYA. Inilah kasih itu : Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus anakNYA sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Saudara dan saya tidak akan dapat memberikan kasih yang tulus kepada sesama jika kita tidak menerima dari ALLAH. Dapatkah kita bersikap baik terhadap orang yang melanggar janji? terhadap orang yang tidak baik pada kita? bagaimana kita dapat bersabar terhadap orang yang menghianati kita ? Pasangan hidup yang tidak setia ? dapatkah kita mengasihi orang yang munafik ?
SEMUA DAPAT DILAKUKAN JIKA TABUNGAN KASIH DARI ALLAH PENUH DALAM HATI KITA. BERAKARLAH DALAM KRISTUS, MAKA IA YANG AKAN MENGERJAKAN SEGALA PERBUATAN KASIH. SEBAB MANUSIA TIDAK AKAN MAMPU MELAKUKANNYA.
Efesus 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
BERAKAR DIDALAM KRISTUS, TERTANAM KUAT, DAN MENGAMBIL NUTRISI DARI KRISTUS, MAKA KASIH DAPAT DI RASAKAN OLEH ORANG-ORANG DI SEKITAR KITA.
HANYA KRISTUS YANG SANGGUP MENGERJAKANNYA DALAM KITA. BUKA BANK HATI KITA, AGAR KRISTUS MEMENUHINYA DENGAN TABUNGAN KASIH-NYA, MAKA SAUDARA DAN SAYA AKAN SANGGUP MEMBERIKANNYA JUGA PADA ORANG LAIN. (ml)
Biarlah renungan ini menyadarkan kita agar kita terus melekat dan berakar dalam Kristus, supaya tabungan kasih kita tidak pernah habis. Kita akan memuliakan Tuhan dengan tabungan kasih kita yang dari Tuhan.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Senin, 01 Maret 2010
KEKUATAN DI DALAM TUHAN
KEKUATAN DI DALAM TUHAN
Mazmur 84 :6-8
Ayat 6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam ENGKAU, yang berhasrat mengadakan ziarah.
Dalam kehidupan ini kita mengalami 3 tahapan. Tahapan puncak, tahapan datar dan tahapan lembah.
Tahapan puncak adalah dimana kita sedang menjadi orang yang berhasil, sedangkan tahapan datar adalah dimana kita mengalami stagnasi,atau fakum. Sedangkan tahapan lembah ialah tahapan dimana kita mengalami berbagai masalah yang sangat membuat kita down atau kehilangan kekuatan.
Kekuatan manusia ada batasnya, tetapi kekuatan Tuhan tidak pernah terbatas. Jangan mengandalkan diri sendiri, andalkan kekuatan Tuhan. Kita memang tidak bisa menghindari saat kita harus melewati lembah dalam kehidupan kita. Tetapi TUHAN YESUS tidak pernah meninggalkan kita. Apa yang akan terjadi jika kita melewati lembah kehidupan ini bersama kekuatan Tuhan ?
Ayat 7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
Saat kita melewati bagian lembah dalam hidup kita, bagaimana kita mereponinya? Dengan kekuatan Allah kita akan dapat meresponi dengan baik dan akan bisa melaluinya dengan sukacita. Dan lembah yang kita lalui dalam hidup ini akan berubah menjadi berkat. Kita tidak akan kehilangan kekuatan kita. Sebab kita menggunakan kekuatan ALLAH.
Ayat 8 Mereka berjalan makin lama makin kuat hendak menghadap Allah di Sion.
Lembah memang harus kita lalui. Tetapi kita harus semakin kuat. Saudara dan saya harus seperti bola pimpong, semakin di tekan ,saudara dan saya harus semakin melambung. Jangan rapuh seperti kayu. SEMAKIN KITA MELEWATI LEMBAH PERSOALAN DALAM HIDUP KITA, KITA HARUS SEMAKIN BANGKIT DAN KUAT. SEBAB ADA KEKUATAN ALLAH.JIKA KITA SEMAKIN KUAT, MAKA LEMBAH AKAN MENJADI BERKAT. (ml)
TUHAN YESUS SELALU MEMBERIKAN KITA KEKUATAN.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Mazmur 84 :6-8
Ayat 6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam ENGKAU, yang berhasrat mengadakan ziarah.
Dalam kehidupan ini kita mengalami 3 tahapan. Tahapan puncak, tahapan datar dan tahapan lembah.
Tahapan puncak adalah dimana kita sedang menjadi orang yang berhasil, sedangkan tahapan datar adalah dimana kita mengalami stagnasi,atau fakum. Sedangkan tahapan lembah ialah tahapan dimana kita mengalami berbagai masalah yang sangat membuat kita down atau kehilangan kekuatan.
Kekuatan manusia ada batasnya, tetapi kekuatan Tuhan tidak pernah terbatas. Jangan mengandalkan diri sendiri, andalkan kekuatan Tuhan. Kita memang tidak bisa menghindari saat kita harus melewati lembah dalam kehidupan kita. Tetapi TUHAN YESUS tidak pernah meninggalkan kita. Apa yang akan terjadi jika kita melewati lembah kehidupan ini bersama kekuatan Tuhan ?
Ayat 7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
Saat kita melewati bagian lembah dalam hidup kita, bagaimana kita mereponinya? Dengan kekuatan Allah kita akan dapat meresponi dengan baik dan akan bisa melaluinya dengan sukacita. Dan lembah yang kita lalui dalam hidup ini akan berubah menjadi berkat. Kita tidak akan kehilangan kekuatan kita. Sebab kita menggunakan kekuatan ALLAH.
Ayat 8 Mereka berjalan makin lama makin kuat hendak menghadap Allah di Sion.
Lembah memang harus kita lalui. Tetapi kita harus semakin kuat. Saudara dan saya harus seperti bola pimpong, semakin di tekan ,saudara dan saya harus semakin melambung. Jangan rapuh seperti kayu. SEMAKIN KITA MELEWATI LEMBAH PERSOALAN DALAM HIDUP KITA, KITA HARUS SEMAKIN BANGKIT DAN KUAT. SEBAB ADA KEKUATAN ALLAH.JIKA KITA SEMAKIN KUAT, MAKA LEMBAH AKAN MENJADI BERKAT. (ml)
TUHAN YESUS SELALU MEMBERIKAN KITA KEKUATAN.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Kamis, 25 Februari 2010
AKIBAT KECONGKAKAN
2Tawarikh 26 :1-23
Kisah raja Uzia yang mulanya hidup rendah hati, ia hidup dalam Tuhan, sehingga ia diberkati kemenangan dalam berperang dan kejayaan(ayat 1-8). Allah sangat senang pada orang-orang rendah hati dan hidup dalam Tuhan. Allah juga sayang dengan kita, Allah sangat senang bila kita terus mencari DIA, menghormati DIA, mencintai DIA dengan tulus.
Terakadang kita suka lupa diri saat kita merasa Allah begitu sayang dan dekat dengan kita. Seperti seorang anak, yang merasa menjadi anak emas ayahnya, ia sudah tidak perduli lagi dengan aturan tatakrama. Seperti yang dilakukan oleh Uzia.
2Tawarikh 26:16. setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada Tuhan, Allahnya dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
Uzia melanggar peraturan dan tatkrama. Yang boleh membakar ukupan hanyalah para imam.(ayat 18).
Ketika ditegur oleh imam, Uzia marah, sebab ia merasa bahwa ia dalah seorang raja. Jadi tidak ada yang berhak untuk melarang dia. (ayat 19). Terkadang karena merasa sudah terlampau dekat dengan Tuhan, kita tidak menyadari perilaku kita yang mulai menyimpang. Dan ketika ditegur oleh orang yang lebih muda atau di nilai tidak sejajar dengan kerohanian kita, maka kita tidak menerima. Kita merasa sudah menjadi seorang pemimpin, sudah menjadi seorang yang sangat tahu betul tentang aturan agama,hafal ayat firman Tuhan.
Kita menjadi congkak.
2 Tawarikh 26:20 Imam kepala Azarya dan semua imam lainnya memandang kepadanya,dan sesungguhnya, ia sakit kusta pada dahinya. Cepat-cepat mereka mengusirnya dari sana, dan ia sendiri tergesa-gesa keluar, karena Tuhan telah menimpakan tulah kepadanya.
Tetapi apa yang terjadi ? Raja Uzia mengalami kusta pada dahinya. Tuhan menurunkan Tulah padanya, ia dipermalukan (ayat 20). Janganlah kita sampai dipermalukan, oleh karena kecongkakan kita. Tuhan tidak berkenan atas kesombongan.
Sampai matinya Uzia tetap menderita sakit kusta (ayat 21-23).
Biarlah renungan ini menjadi peringatan buat kita, agar kita tidak merasa tinggi hati apabila kita dikaruniakan begitu banyak kelebihan oleh Tuhan. Jagalah hubungan baik denganNYA. SEBAB DIA ADALAH ALLAH YANG MAHA KUASA, MAHA MULIA, MAHA KASIH, PENUH DENGAN CINTA, DIA MAHA SEGALANYA. Kita tetap memiliki batasan dan aturan dalam berhubungan dengan ALLAH. MILIKI HATI YANG MENGASIHI DAN SEBAGAI HAMBA, BUKAN HATI SEBAGAI PENGUASA DIHADAPAN ALLAH. KARENA HANYA DIA YANG BERKUASA.(ml).
GOD BLESS US
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Kisah raja Uzia yang mulanya hidup rendah hati, ia hidup dalam Tuhan, sehingga ia diberkati kemenangan dalam berperang dan kejayaan(ayat 1-8). Allah sangat senang pada orang-orang rendah hati dan hidup dalam Tuhan. Allah juga sayang dengan kita, Allah sangat senang bila kita terus mencari DIA, menghormati DIA, mencintai DIA dengan tulus.
Terakadang kita suka lupa diri saat kita merasa Allah begitu sayang dan dekat dengan kita. Seperti seorang anak, yang merasa menjadi anak emas ayahnya, ia sudah tidak perduli lagi dengan aturan tatakrama. Seperti yang dilakukan oleh Uzia.
2Tawarikh 26:16. setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada Tuhan, Allahnya dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
Uzia melanggar peraturan dan tatkrama. Yang boleh membakar ukupan hanyalah para imam.(ayat 18).
Ketika ditegur oleh imam, Uzia marah, sebab ia merasa bahwa ia dalah seorang raja. Jadi tidak ada yang berhak untuk melarang dia. (ayat 19). Terkadang karena merasa sudah terlampau dekat dengan Tuhan, kita tidak menyadari perilaku kita yang mulai menyimpang. Dan ketika ditegur oleh orang yang lebih muda atau di nilai tidak sejajar dengan kerohanian kita, maka kita tidak menerima. Kita merasa sudah menjadi seorang pemimpin, sudah menjadi seorang yang sangat tahu betul tentang aturan agama,hafal ayat firman Tuhan.
Kita menjadi congkak.
2 Tawarikh 26:20 Imam kepala Azarya dan semua imam lainnya memandang kepadanya,dan sesungguhnya, ia sakit kusta pada dahinya. Cepat-cepat mereka mengusirnya dari sana, dan ia sendiri tergesa-gesa keluar, karena Tuhan telah menimpakan tulah kepadanya.
Tetapi apa yang terjadi ? Raja Uzia mengalami kusta pada dahinya. Tuhan menurunkan Tulah padanya, ia dipermalukan (ayat 20). Janganlah kita sampai dipermalukan, oleh karena kecongkakan kita. Tuhan tidak berkenan atas kesombongan.
Sampai matinya Uzia tetap menderita sakit kusta (ayat 21-23).
Biarlah renungan ini menjadi peringatan buat kita, agar kita tidak merasa tinggi hati apabila kita dikaruniakan begitu banyak kelebihan oleh Tuhan. Jagalah hubungan baik denganNYA. SEBAB DIA ADALAH ALLAH YANG MAHA KUASA, MAHA MULIA, MAHA KASIH, PENUH DENGAN CINTA, DIA MAHA SEGALANYA. Kita tetap memiliki batasan dan aturan dalam berhubungan dengan ALLAH. MILIKI HATI YANG MENGASIHI DAN SEBAGAI HAMBA, BUKAN HATI SEBAGAI PENGUASA DIHADAPAN ALLAH. KARENA HANYA DIA YANG BERKUASA.(ml).
GOD BLESS US
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Rabu, 24 Februari 2010
MENDENGAR DAN MENYIMAK
Ketika saya mengajar pada sebuah SMU, saya masuk di satu kelas dengan jumlah murid kurang lebih 30 orang. Saat saya sedang menjelaskan pelajaran di muka kelas, dari jumlah murid tersebut, tidak semuanya mendengar dan menyimak. Ada yang hanya mendengar, ada yang tidak perduli (bengong). Ada yang hanya menulis-nulis saja, atidak tahu apa sih yang sedang ditulisnya. Ada yang bermain dg temannya. dan lain lain.
Mereka berfikir saya tidak memperhatikan mereka. Sesungguhnya saya mengetahui dan memperhatikan.
Pembacaan : Lukas 10:38-42
Kisah yang sudah sangat kita kenal, kisah Maria dan Marta. Marta yang selalu sibuk dengan segala pekerjaan dan Maria yang tetap tenang duduk diam dekat kaki Tuhan untuk mendengarkan Tuhan berbicara. Lebih tepatnya saya katakan Maria mendengarkan dan menyimak. Sebab jika hanya mendengar saja, maka sebentar kemudian segala yang di dengar akan terlupakan.
Bagaimana dengan kita? Dalam ibadah di rumah Tuhan, kita bertindak sebagai murid Tuhan yang sedang diajar oleh Tuhan melalui hamba-NYA.
Lalu sikap apa yang kita perlihatkan? Apakah kita :
1. Mendengar saja
2. Mendengar dan menyimak
3. Bengong
4. Mengantuk karena bosan
5. menunjukkan sikap tidak perduli / gelisah karena pikiran tidak disana
Jika kita menjadi orang yang hanya mendengar saja, maka ketika keluar dari rumah Tuhan, kabar baik itu hanya bertahan beberapa jam saja, untuk kemudian terlupakan.
Jika kita menjadi pendengar dan menyimak. Firman yang di dengar akan bertahan. Sebab akan menjadi rema dalam hidup kita. Begitu kita mendapat badai, maka kita akan ingat dengan apa yang sudah kita dengar itu.
Jika kita hanya bengong , mengantuk, gelisah. Maka kita sudah tahu apa jawabannya, SEMUANYA AKAN SIA-SIA.
Lukas 10:42..Tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.
Perhatikan, bahwa jika kita mendengar dan menyimak, maka firman yang sudah kita dengar akan menjadi rema dalam hidup kita, dan kita akan terus dapat bertumbuh dewasa. menjadi anak Tuhan yang siap menjadi mempelaiNYA. JIKA KITA TIDAK MENJADI ORANG YANG MENDENGAR DAN MENYIMAK, MAKA KITA TIDAK AKAN PERNAH DEWASA ROHANI. KITA HANYA MENJADI BAYI ROHANI. BAGAIMANA TUHAN AKAN MENJEMPUT MEMPELAI-NYA YANG MASIH BAYI? MEMPELAI YANG DIINGINKANNYA ADALAH YANG SUDAH SIAP. (ml)
DAMAI SEJAHTERA-NYA SELALU BESERTA KITA.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Mereka berfikir saya tidak memperhatikan mereka. Sesungguhnya saya mengetahui dan memperhatikan.
Pembacaan : Lukas 10:38-42
Kisah yang sudah sangat kita kenal, kisah Maria dan Marta. Marta yang selalu sibuk dengan segala pekerjaan dan Maria yang tetap tenang duduk diam dekat kaki Tuhan untuk mendengarkan Tuhan berbicara. Lebih tepatnya saya katakan Maria mendengarkan dan menyimak. Sebab jika hanya mendengar saja, maka sebentar kemudian segala yang di dengar akan terlupakan.
Bagaimana dengan kita? Dalam ibadah di rumah Tuhan, kita bertindak sebagai murid Tuhan yang sedang diajar oleh Tuhan melalui hamba-NYA.
Lalu sikap apa yang kita perlihatkan? Apakah kita :
1. Mendengar saja
2. Mendengar dan menyimak
3. Bengong
4. Mengantuk karena bosan
5. menunjukkan sikap tidak perduli / gelisah karena pikiran tidak disana
Jika kita menjadi orang yang hanya mendengar saja, maka ketika keluar dari rumah Tuhan, kabar baik itu hanya bertahan beberapa jam saja, untuk kemudian terlupakan.
Jika kita menjadi pendengar dan menyimak. Firman yang di dengar akan bertahan. Sebab akan menjadi rema dalam hidup kita. Begitu kita mendapat badai, maka kita akan ingat dengan apa yang sudah kita dengar itu.
Jika kita hanya bengong , mengantuk, gelisah. Maka kita sudah tahu apa jawabannya, SEMUANYA AKAN SIA-SIA.
Lukas 10:42..Tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.
Perhatikan, bahwa jika kita mendengar dan menyimak, maka firman yang sudah kita dengar akan menjadi rema dalam hidup kita, dan kita akan terus dapat bertumbuh dewasa. menjadi anak Tuhan yang siap menjadi mempelaiNYA. JIKA KITA TIDAK MENJADI ORANG YANG MENDENGAR DAN MENYIMAK, MAKA KITA TIDAK AKAN PERNAH DEWASA ROHANI. KITA HANYA MENJADI BAYI ROHANI. BAGAIMANA TUHAN AKAN MENJEMPUT MEMPELAI-NYA YANG MASIH BAYI? MEMPELAI YANG DIINGINKANNYA ADALAH YANG SUDAH SIAP. (ml)
DAMAI SEJAHTERA-NYA SELALU BESERTA KITA.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
BERTOBAT DAN DIPULIHKAN
BERTOBAT DAN DIPULIHKAN
2 Tawarikh 33:10,11 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak menghiraukannya. Oleh sebab itu Tuhan mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Manasye dengan kaitan,membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel.
Saat raja Manasye dan rakyatnya tidak mau mendengarkan peringatan Tuhan. Tuhan marah dan menyerahkan mereka ketangan tentara raja Asyur. Saat saudara dan saya tidak mendengarkan peringatan Tuhan, maka Tuhan membiarkan kita mengalami berbagai hal yang akan membuat kita benar-benar merasakan hajaran Tuhan. Sebab IA sangat sayang pada kita.
Amsal 13 : 24 Siapa tidak menggunakan tongkat,benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya,menghajar dia pada waktunya.
Tetapi apa yang di lakukan Manasye? Suatu langkah yang tepat. Ia lari kepada Tuhan untuk bertobat. Saudara dan saya, jangan pernah lari kepada apapun selain kepada TUHAN. Mari segera bertobat dari apa yang telah kita lakukan yang mendukakan ALLAH.
2 Tawarikh 33: 12 Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN,Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya.
Rendahkan hati kita di hadapan ALLAH. Kita ini bukan siapa-siapa tanpa campur tangan ALLAH dalam hidup kita. Jangan menyombongkan diri karena segala hal, kita tidak mampu mengatasi segala masalah tanpa campur tangan Tuhan. Bertobat segera kembali pada-NYA.
2Tawarikh 33: 13 dan berdoa kepadaNYA. Maka Tuhan mengabulkan doanya, dan mendengarkan permohonannya. IA membawanya kembali ke YERUSALEM dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Dan Manasye mengakui bahwa TUHAN itu ALLAH.
Saat kita mengaku dosa-dosa kita dan membiarkan ALLAH bertindak untuk menyelesaikan semuanya, maka IA akan memulihkan keadaan kita. Sebab IA ALLAH yang penuh kasih dan adil.
1Yohanes 1:9 Jika kita mengakui dosa kita, maka IA adalah setia dan adil, sehingga IA akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Biarlah renungan hari ini dapat menginsyafkan kita untuk segera bertobat dan kembali kepada TUHAN. JANGAN PERNAH RAGUKAN DIA.(ml)
TUHAN YESUS MEMBERKATI.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
2 Tawarikh 33:10,11 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak menghiraukannya. Oleh sebab itu Tuhan mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Manasye dengan kaitan,membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel.
Saat raja Manasye dan rakyatnya tidak mau mendengarkan peringatan Tuhan. Tuhan marah dan menyerahkan mereka ketangan tentara raja Asyur. Saat saudara dan saya tidak mendengarkan peringatan Tuhan, maka Tuhan membiarkan kita mengalami berbagai hal yang akan membuat kita benar-benar merasakan hajaran Tuhan. Sebab IA sangat sayang pada kita.
Amsal 13 : 24 Siapa tidak menggunakan tongkat,benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya,menghajar dia pada waktunya.
Tetapi apa yang di lakukan Manasye? Suatu langkah yang tepat. Ia lari kepada Tuhan untuk bertobat. Saudara dan saya, jangan pernah lari kepada apapun selain kepada TUHAN. Mari segera bertobat dari apa yang telah kita lakukan yang mendukakan ALLAH.
2 Tawarikh 33: 12 Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN,Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya.
Rendahkan hati kita di hadapan ALLAH. Kita ini bukan siapa-siapa tanpa campur tangan ALLAH dalam hidup kita. Jangan menyombongkan diri karena segala hal, kita tidak mampu mengatasi segala masalah tanpa campur tangan Tuhan. Bertobat segera kembali pada-NYA.
2Tawarikh 33: 13 dan berdoa kepadaNYA. Maka Tuhan mengabulkan doanya, dan mendengarkan permohonannya. IA membawanya kembali ke YERUSALEM dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Dan Manasye mengakui bahwa TUHAN itu ALLAH.
Saat kita mengaku dosa-dosa kita dan membiarkan ALLAH bertindak untuk menyelesaikan semuanya, maka IA akan memulihkan keadaan kita. Sebab IA ALLAH yang penuh kasih dan adil.
1Yohanes 1:9 Jika kita mengakui dosa kita, maka IA adalah setia dan adil, sehingga IA akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Biarlah renungan hari ini dapat menginsyafkan kita untuk segera bertobat dan kembali kepada TUHAN. JANGAN PERNAH RAGUKAN DIA.(ml)
TUHAN YESUS MEMBERKATI.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Selasa, 23 Februari 2010
DARAH YESUS MENYUCIKAN KITA DARI SEGALA DOSA
1 YOHANES 1:7 TETAPI JIKA KITA HIDUP DI DALAM TERANG SAMA SEPERTI DIA ADA DI DALAM TERANG, MAKA KITA BEROLEH PERSEKUTUAN SEORANG DENGAN YANG LAIN, DAN DARAH YESUS, ANAK-NYA ITU, MENYUCIKAN KITA DARI PADA SEGALA DOSA.
Saudaraku, sebagai orang Kristen dosa-dosa kita yang lalu, sekarang dan yang akan datang telah diampuni lewat kematian TUHAN YESUS di kayu salib sebagai pengganti dosa-dosa kita. Tetapi masih ada di antara kita yang mengaku percaya kepada TUHAN YESUS, dalam hidupnya masih bertindak seenaknya seolah-olah tidak ada TUHAN YESUS atau TUHAN YESUS tidak mau menolong… belum hidup sepenuhnya dalam terang sehingga mereka tidak bisa menikmati betapa besar kasih TUHAN YESUS dan kuasa yang disediakan untuk menikmati hidup yang berkelimpahan.
Saudaraku, agar kita tidak hidup dalam kemiskinan rohani, tidak hidup dalam kekalahan seperti perahu yang terombang-ambing oleh ombak, jangan lagi berjalan dan hidup di dalam kegelapan, mari kita mengaku dosa-dosa kita dan hidup di dalam terang dari kasih dan pengampunan ALLAH seperti firman di atas … TETAPI JIKA KITA HIDUP DI DALAM TERANG SAMA SEPERTI DIA ADA DI DALAM TERANG, MAKA KITA BEROLEH PERSEKUTUAN SEORANG DENGAN YANG LAIN, DAN DARAH YESUS, ANAK-NYA ITU, MENYUCIKAN KITA DARI PADA SEGALA DOSA.
Jangan lagi kita saling mendustai, karena kita telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar TUHAN kita. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian iman kita -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kita memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari YESUS KRISTUS menyatakan diriNYA... Amin.
TUHAN YESUS memberkati.
.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Saudaraku, sebagai orang Kristen dosa-dosa kita yang lalu, sekarang dan yang akan datang telah diampuni lewat kematian TUHAN YESUS di kayu salib sebagai pengganti dosa-dosa kita
Saudaraku, agar kita tidak hidup dalam kemiskinan rohani, tidak hidup dalam kekalahan seperti perahu yang terombang-ambing oleh ombak, jangan lagi berjalan dan hidup di dalam kegelapan, mari kita mengaku dosa-dosa kita dan hidup di dalam terang dari kasih dan pengampunan ALLAH seperti firman di atas … TETAPI JIKA KITA HIDUP DI DALAM TERANG SAMA SEPERTI DIA ADA DI DALAM TERANG, MAKA KITA BEROLEH PERSEKUTUAN SEORANG DENGAN YANG LAIN, DAN DARAH YESUS, ANAK-NYA ITU, MENYUCIKAN KITA DARI PADA SEGALA DOSA.
Jangan lagi kita saling mendustai, karena kita telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar TUHAN kita. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian iman kita -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kita memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari YESUS KRISTUS menyatakan diriNYA... Amin.
TUHAN YESUS memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Langganan:
Postingan (Atom)