1 TAWARIKH 4 : 9 - 10
4:9 Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan."
4:10 Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
Seperti kita lihat di ayat 9 nama Yabes diberikan oleh Ibunya karena pada waktu ibunya melahirkan, penuh dengan kesakitan sehingga dengan nama Yabes itu seolah-olah mengingatkan akan proses kelahirannya, sehingga di dalam kehidupan Yabes kutuk kesakitan dan kegagalan selalu mengikutinya. Tetapi apakah Yabes larut dalam kutuk
yang melingkupinya
Sekarang kita lihat di ayat 10 apa yang dilakukan Yabes. :
1. Yabes berseru kepada Allah Israel.
Disini Yabes memposisikian dirinya secara benar dan berseru kepada Allah dan mulai membatalkan nama yang diberikan oleh ibunya dan membatalkan kutuk-kutuk yang menyertainya .
Bagaimana kita memposisikan diri kita secara benar dihadapan Allah?
Yohanes 1 : 12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; Kalau posisi kita sebagai anak Allah maka Allah akan mendengar dan mengabulkan doa kita.
Mazmur 84 : 12
" Sebab Allah adalah matahari dan perisai; TUHAN kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. "
2. Berkati aku berlimpah-limpah
Disini Yabes memiliki kesadaran yang besar terhadap Allah, bahwa Allah kita adalah Allah yang tak terbatas yang sanggup memenuhi semua kebutuhan kita hingga berkelimpahan.
Disini Yabes sudah melepaskan bingkai yang membatasi imannya sehingga Kuasa Allah yang tidak terbatas turun atas Yabes.
Filipi 4 : 19
" Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. " seperti halnya Yabes, bahwa kita harus berpikir bahwa kita punya Allah yang sanggup memenuhi segala keperluan kita.
Mazmur 112 : 3
" Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya."
3. Memperluas daerahku
Setelah kita dipenuhi oleh kelimpahan-Nya maka kita harus memperluas daerah kita tidak hanya memikirkan untuk diri kita sendiri tetapi kita harus menjadi penabur yang benar. Ketika kita memberikan kelimpahan kita kepada orang lain dan orang lain memberikan kelimpahan kepada orang lain lagi. maka Tuhan akan memberikan kelimpahan yang lebih lagi kepada kita dan saat itulah daerah kita makin diperluas oleh Tuhan.
4. Kiranya Tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku.
Tangan Tuhan menyertai aku dan melindungi aku. Disini Yabes benar-benar percaya ketika dia berlindung di dalam Allah segala kutuk yang menyertai dia dilepaskan.
Saat ini secara de jure kutuk sudah ditebus oleh Tuhan Yesus di kayu salib, tetapi benarkah dalam kenyataannya kita sudah terbebas dari kutuk itu? Karena itu Tuhan kirimkan Roh Kudus untuk memimpin, menolong dan mengingatkan segala sesuatu agar kita tetap hidup dalam kebenaran-Nya.
5. Dan Allah mengabulkannya
Seperti halnya Allah mengabulkan permintaan Yabes, maka andapun harus mempunyai iman bahwa Allahpun sanggup melakukan hal yang sama pada anda.
Lepaskan bingkai iman yang membatasi anda. Bepikirlah bahwa anda benar-benar memiliki Allah yang mampu melakukan hal yang mustahil sekalipun. Dan ketika anda berhasil melepaskan bingkai atau batasan yang membelenggu anda maka saat itu kuasa Allah akan bekerja tak terbatas di dalam anda.
Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Sekretariat : Jalan Bibis IV/2 Surabaya 60161. Telp. (031)3521551 Fax. (031)3534808
JEMAAT BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN
RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Tampilkan postingan dengan label "Revival Total Ministry ". Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label "Revival Total Ministry ". Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Maret 2010
Rabu, 24 Februari 2010
DOA DAN IMAN
Doa merupakan nafas hidup orang Kristen dan pada umumnya mereka berdoa untuk memohonkan sesuatu kepada Tuhan, meskipun Firman Tuhan mengatakan : "Mintalah ,maka engkau akan mendapatkannnya" tetapi ternyata tidak semua orang menerima jawaban atas doanya.. Mengapa? Karena salah berdoa, mereka berdoa tanpa disertai oleh iman yang benar. Kita dapat belajar dari doa Yabes yang besar tetapi dukabulkan oleh Allah.
DOA YABES
Yabes adalah keturunan Yehuda dari jalur pernikahannya dengan Tamar, bekas menantunya sendiri sebagai hasil rekayasa Tamar. Tamar adalah menantu Yehuda yang menikah dengan Er, dan kemudian dengan Onan, adik Er setelah kakaknya mati. Kemudian Onan mati juga dan Yehuda berjanji akan mengawinkannya dengan Syela. Karena tidak sabar,Tamar kemudian menyamar menjadi pelacur dan menjebak Yehuda karena ia menunggu tanpa hasil hak-nya untuk dinikahkan dengan adik iparnya yang terkecil. Akibatnya Yehuda harus menikahi sendiri Tamar bekas menantunya itu.
Ketika dilahirkan, ibunya memberi nama Yabes karena dia telah dilahirkan dengan kesakitan
1Taw 4:9 Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara–saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan." 10 Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah–limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan–Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
Pertanyaannya, mengapa doa orang dengan latar belakang buruk seperti dia justru dikabulkan? Bukan karena latar belakang seseorang tetapi karena cara berdoa-nya yang penting. Doa Yabes dikabulkan oleh Tuhan karena doa semacam itu berkenan kepada Dia. Tetapi apa yang menyebabkan doanya berkenan? Kerena Yabes berpikir dan memakai bahasa yang sama dengan Allah yang besar. Ia tidak membatasi Allah dengan keterbatasan dirinya, tetapi memakai batas kebesaran Allah yang tak terbatas itu. Yabes merasa layak untuk menerimanya dan Ia menempatkan diri di dalam anugerah Allah yang besar, bukan bertahan di daerah tak layak asal ia dilahirkan.
DIBUTUHKAN 3 TAHAPAN IMAN
1. Mengetahui benar bahwa Allah itu maha besar, maha kaya, dan maha sanggup memenuhui permintaannya.
* Tidak membatasi kuasa Allah dengan permintaan yang kecil-kecil saja karena takut tak dijawab.
2. Mengetahui benar tentang posisinya sebagai orang benar dihadapan Allah ,sebagai Anak Allah dan ahli waris dari Allah
* Cara berdoanya tidak merengek-rengek, meminta-minta seperti pengemis berkat dan dirinya merasa layak untuk menerima permintaannya itu.
. Yak 5:16 Doa orang yang benar, sangat besar kuasanya dan ada hasilnya
3. Mengetahui benar bahwa apa yg dimintanya pasti diberikan.
* Minta sekali saja setelah itu anda dapat berkata: "Terima kasih Tuhan aku sudah menerimanya…."
1Yoh 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada–Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada–Nya menurut kehendak–Nya. 15 Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada–Nya.
Bagaimana hubungan unsur-unsur ini di dalam doa yang berkuasa? Orang yang mengerti benar akan posisinya sebagai orang benar, dan berdoa dengan sungguh-sungguh, serta menerima kepenuhan Roh Kudus, lalu disertai urapan Allah, maka doanya akan terjadi segera. Doa-doa semacam ini termasuk ke dalam golongan doa yang berkenan kepada Dia
Nah.!kalau Anda ingin doanya segera dikabulkan ikuti 3 tahapan iman dalam berdoa ini. Selamat mempraktekan…
Tuhan Yesus memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
DOA YABES
Yabes adalah keturunan Yehuda dari jalur pernikahannya dengan Tamar, bekas menantunya sendiri sebagai hasil rekayasa Tamar. Tamar adalah menantu Yehuda yang menikah dengan Er, dan kemudian dengan Onan, adik Er setelah kakaknya mati. Kemudian Onan mati juga dan Yehuda berjanji akan mengawinkannya dengan Syela. Karena tidak sabar,Tamar kemudian menyamar menjadi pelacur dan menjebak Yehuda karena ia menunggu tanpa hasil hak-nya untuk dinikahkan dengan adik iparnya yang terkecil. Akibatnya Yehuda harus menikahi sendiri Tamar bekas menantunya itu.
Ketika dilahirkan, ibunya memberi nama Yabes karena dia telah dilahirkan dengan kesakitan
1Taw 4:9 Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara–saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan." 10 Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah–limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan–Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
Pertanyaannya, mengapa doa orang dengan latar belakang buruk seperti dia justru dikabulkan? Bukan karena latar belakang seseorang tetapi karena cara berdoa-nya yang penting. Doa Yabes dikabulkan oleh Tuhan karena doa semacam itu berkenan kepada Dia. Tetapi apa yang menyebabkan doanya berkenan? Kerena Yabes berpikir dan memakai bahasa yang sama dengan Allah yang besar. Ia tidak membatasi Allah dengan keterbatasan dirinya, tetapi memakai batas kebesaran Allah yang tak terbatas itu. Yabes merasa layak untuk menerimanya dan Ia menempatkan diri di dalam anugerah Allah yang besar, bukan bertahan di daerah tak layak asal ia dilahirkan.
DIBUTUHKAN 3 TAHAPAN IMAN
1. Mengetahui benar bahwa Allah itu maha besar, maha kaya, dan maha sanggup memenuhui permintaannya.
* Tidak membatasi kuasa Allah dengan permintaan yang kecil-kecil saja karena takut tak dijawab.
2. Mengetahui benar tentang posisinya sebagai orang benar dihadapan Allah ,sebagai Anak Allah dan ahli waris dari Allah
* Cara berdoanya tidak merengek-rengek, meminta-minta seperti pengemis berkat dan dirinya merasa layak untuk menerima permintaannya itu.
. Yak 5:16 Doa orang yang benar, sangat besar kuasanya dan ada hasilnya
3. Mengetahui benar bahwa apa yg dimintanya pasti diberikan.
* Minta sekali saja setelah itu anda dapat berkata: "Terima kasih Tuhan aku sudah menerimanya…."
1Yoh 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada–Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada–Nya menurut kehendak–Nya. 15 Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada–Nya.
Bagaimana hubungan unsur-unsur ini di dalam doa yang berkuasa? Orang yang mengerti benar akan posisinya sebagai orang benar, dan berdoa dengan sungguh-sungguh, serta menerima kepenuhan Roh Kudus, lalu disertai urapan Allah, maka doanya akan terjadi segera. Doa-doa semacam ini termasuk ke dalam golongan doa yang berkenan kepada Dia
Nah.!kalau Anda ingin doanya segera dikabulkan ikuti 3 tahapan iman dalam berdoa ini. Selamat mempraktekan…
Tuhan Yesus memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Selasa, 16 Februari 2010
Rendah Hati Dan Mau Di Ajar
Yohanes 8 : 28
Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Yohanes 5 : 30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Ketika kita meninggikan Kristus dan merendahkan diri kita dihadapan-Nya maka Dia yg akan meninggikan kita. Merendahkan diri dihadapan Kristus akan memunculkan sifat rendah hati karena Kristus bekerja didalam hati kita dan mengubah hati kita menjadi hati Kristus.
Orang yang rendah hati tidak memandang orang lain lebih rendah dari dirinya sendiri. Dia menempatkan drinya sebagai orang yang melayani . Dan Yesuspun berkata " Barang siapa meninggikan dirinya dia akan direndahkan dan siapa yang merendahkan dirinya akan ditinggikan ".
Yesus taat kepada Bapa-Nya dan mau diajar oleh Bapa-Nya, berbicara, bertindak dan melakukan apa yang Dia lihat dari Bapa-Nya, maka kitapun yang sudah diselamatkan-Nya dari racun dunia harus taat dan melakukan apa yang sudah Yesus ajarkan.
Rendah hati dan mau diajar merupakan sikap hati yang terbuka untuk suara Tuhan atau Firman Tuhan. Seperti halnya Yesus melakukan apa yang Bapa-Nya ajarkan kepada-Nya dan tidak melakukan yang berasal dari dirinya sendiri maka kitapun menanggalkan " kehendak kita, ego kita " untuk diganti dan mau diajar menurut kehendak-Nya, kita harus mengenal dan berbicara kepada Dia sebagai murid-Nya. Dia adalah guru besar kita dan penasehat yang sempurna. Dan ketika kita membuka hati untuk diajar oleh-Nya maka Dia akan mentransfer semua yang Dia punya, hikmat, kuasa, kepinteran, hadirat, berkat baik jasmani rohani maupun materi, karena kita di dalam Dia, dan Dia didalam kita.
Kolose 2 : 3
sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Orang yang mau diajar adalah orang yang mau belajar dan mempunyai semangat dan respon untuk bertumbuh dan berbuah, karena dengan mau diajar berarti kita menginginkan ada sesuatu yang harus dicapai atau sebuah hasil yang kita raih yaitu kepinteran.
Dan dalam pertumbuhan itu kerendahan hati harus tetap digunakan sebagai jaring pengaman agar kita tidak jatuh oleh roh " keminter " merasa sudah pintar karena hikmat Tuhan tidak terukur.
Pernah suatu ketika " roh keminter " menghinggapi isteri saya. Ketika isteri saya merasa dekat sekali dengan Tuhan bahkan untuk menjangkau " mau-Nya " rasanya isteri saya bisa. Isteri saya merasa ternyata Tuhan hanya segitu saja, banyak hal yang Tuhan juga tidak bisa lakukan ……………. Isteri saya sudah melakukan apa yang Tuhan mau dan isteri saya dengar janji-jani-Nya tetapi janji-janji itu sepertinya tidak bisa Tuhan tepati, mungkin karena isteri saya tidak sabar dan taat menunggu janji-janji-Nya.
Tetapi Tuhan sangat mengasihi isteri saya, Tuhan tarik isteri saya untuk tidak semakin jauh dari-Nya. Dalam ssbuah penyembahan, tiba-tiba Tuhan tunjukkan penglihatan kepada isteri saya.
Isteri saya merasa berada disebuah taman duduk disuatu bangku yang panjang dan merasakan bahwa Tuhan Yesus duduk disamping isteri saya walau sosok-Nya tidak bisa terlihat, tetapi isteri saya merasakan kehadiran Yesus dengan jelas.
Didepan isteri saya ada sebuah meja dan diatas meja ada sebuah kitab yang terbuka, kitab itu berwarna keemasan dengan kertasnya yang putih dengan tulisan-tulisan tinta emas. Kitab itu ada dihadapan isteri saya tetapi ujung sebelah luar kitab itu memanjang menembus langit dan tidak kelihatan ujungnya.
Tuhan Yesus menyadarkan isteri saya bahwa hikmat –Nya tidak pernah habis, jalan-jalan-Nya tidak terselami. Isteri saya tersadar dan minta ampun bahwa hikmat Tuhan tidak bisa isteri saya jangkau. Karena itu saya ingatkan kepada anda kekasih-kekasih Tuhan, betapapun dekat nya anda pada Tuhan, Tuhan tetap " yang tak Terselidiki ". Kerendahan hati dan mau terus diajar oleh-Nya merupakan jaring pengaman yang menolong kita agar tidak jatuh dan dihinggapi " roh keminter itu "
Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Yohanes 5 : 30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Ketika kita meninggikan Kristus dan merendahkan diri kita dihadapan-Nya maka Dia yg akan meninggikan kita. Merendahkan diri dihadapan Kristus akan memunculkan sifat rendah hati karena Kristus bekerja didalam hati kita dan mengubah hati kita menjadi hati Kristus.
Orang yang rendah hati tidak memandang orang lain lebih rendah dari dirinya sendiri. Dia menempatkan drinya sebagai orang yang melayani . Dan Yesuspun berkata " Barang siapa meninggikan dirinya dia akan direndahkan dan siapa yang merendahkan dirinya akan ditinggikan ".
Yesus taat kepada Bapa-Nya dan mau diajar oleh Bapa-Nya, berbicara, bertindak dan melakukan apa yang Dia lihat dari Bapa-Nya, maka kitapun yang sudah diselamatkan-Nya dari racun dunia harus taat dan melakukan apa yang sudah Yesus ajarkan.
Rendah hati dan mau diajar merupakan sikap hati yang terbuka untuk suara Tuhan atau Firman Tuhan. Seperti halnya Yesus melakukan apa yang Bapa-Nya ajarkan kepada-Nya dan tidak melakukan yang berasal dari dirinya sendiri maka kitapun menanggalkan " kehendak kita, ego kita " untuk diganti dan mau diajar menurut kehendak-Nya, kita harus mengenal dan berbicara kepada Dia sebagai murid-Nya. Dia adalah guru besar kita dan penasehat yang sempurna. Dan ketika kita membuka hati untuk diajar oleh-Nya maka Dia akan mentransfer semua yang Dia punya, hikmat, kuasa, kepinteran, hadirat, berkat baik jasmani rohani maupun materi, karena kita di dalam Dia, dan Dia didalam kita.
Kolose 2 : 3
sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Orang yang mau diajar adalah orang yang mau belajar dan mempunyai semangat dan respon untuk bertumbuh dan berbuah, karena dengan mau diajar berarti kita menginginkan ada sesuatu yang harus dicapai atau sebuah hasil yang kita raih yaitu kepinteran.
Dan dalam pertumbuhan itu kerendahan hati harus tetap digunakan sebagai jaring pengaman agar kita tidak jatuh oleh roh " keminter " merasa sudah pintar karena hikmat Tuhan tidak terukur.
Pernah suatu ketika " roh keminter " menghinggapi isteri saya. Ketika isteri saya merasa dekat sekali dengan Tuhan bahkan untuk menjangkau " mau-Nya " rasanya isteri saya bisa. Isteri saya merasa ternyata Tuhan hanya segitu saja, banyak hal yang Tuhan juga tidak bisa lakukan ……………. Isteri saya sudah melakukan apa yang Tuhan mau dan isteri saya dengar janji-jani-Nya tetapi janji-janji itu sepertinya tidak bisa Tuhan tepati, mungkin karena isteri saya tidak sabar dan taat menunggu janji-janji-Nya.
Tetapi Tuhan sangat mengasihi isteri saya, Tuhan tarik isteri saya untuk tidak semakin jauh dari-Nya. Dalam ssbuah penyembahan, tiba-tiba Tuhan tunjukkan penglihatan kepada isteri saya.
Isteri saya merasa berada disebuah taman duduk disuatu bangku yang panjang dan merasakan bahwa Tuhan Yesus duduk disamping isteri saya walau sosok-Nya tidak bisa terlihat, tetapi isteri saya merasakan kehadiran Yesus dengan jelas.
Didepan isteri saya ada sebuah meja dan diatas meja ada sebuah kitab yang terbuka, kitab itu berwarna keemasan dengan kertasnya yang putih dengan tulisan-tulisan tinta emas. Kitab itu ada dihadapan isteri saya tetapi ujung sebelah luar kitab itu memanjang menembus langit dan tidak kelihatan ujungnya.
Tuhan Yesus menyadarkan isteri saya bahwa hikmat –Nya tidak pernah habis, jalan-jalan-Nya tidak terselami. Isteri saya tersadar dan minta ampun bahwa hikmat Tuhan tidak bisa isteri saya jangkau. Karena itu saya ingatkan kepada anda kekasih-kekasih Tuhan, betapapun dekat nya anda pada Tuhan, Tuhan tetap " yang tak Terselidiki ". Kerendahan hati dan mau terus diajar oleh-Nya merupakan jaring pengaman yang menolong kita agar tidak jatuh dan dihinggapi " roh keminter itu "
Tuhan Yesus memberkati.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Minggu, 07 Februari 2010
Janganlah Lemah Hatimu
Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan? Yer 12:5
Apakah anda telah merasa dilelahkan oleh suatu keadaan? Inilah jawaban Tuhan kepada Yeremia ketika ia mengeluh tentang keadaannya dan orang-orang di jamannya pada waktu itu. Dan inilah juga jawaban Tuhan kepada saya bertahun-tahun yang lalu ketika saya mengeluh kepada Tuhan tentang pekerjaan . Dengan kata lain Tuhan berkata, "Jika engkau sudah merasa lelah dalam masalah kecil ini saja, bagaimana engkau akan menghadapi masalah yang lebih besar?"
Untuk masuk ke tanah perjanjian, bangsa Israel harus melalui peperangan demi peperangan. Namun sesungguhnya Tuhanlah yang berperang bagi mereka, dengan maksud memberikan mereka kemenangan. Yang pertama Dia katakan, "Janganlahlemah hatimu."(Ul 20:1-4). Tidak akan ada kemenangan tanpa peperangan. Dan kunci kemenangan itu adalah mendengar dan mengikuti apa yang Tuhan katakan kepada anda dalam situasi yang anda hadapi. Jangan takut dan terus ikuti terus jalanNya. Dan Dia akan mengangkat anda dengan caranya yang ajaib dan memberi anda kemenangan.
Setelah anda mengalami kemenangan, mungkin anda akan menikmati kemenangan itu sekian waktu lamanya, dan kemudian anda akan menghadapi peperangan kembali yang mungkin lebih besar dari sebelumnya. Teruslah bertanya kepada Tuhan untuk setiap apa yang hendak anda putuskan. Mungkin Tuhan memimpin anda dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Sama seperti ketika Daud telah diurapi menjadi raja atas Israel, semua orang Filistin maju untuk menangkap Daud, dan Daud bertanya kepada Tuhan apakah ia harus maju melawan mereka atau tidak, dan Tuhan menjawab, " majulah,..." Dan Daudpun maju dan menang. Ia berkata," TUHAN telah menerobos musuhku seperti air menerobos." Dan ketika orang Filistin maju untuk keduakalinya, Daud tidak langsung maju berdasarkan pengalaman sebelumnya, namun ia bertanya lagi kepada Tuhan, dan Tuhan menjawabnya, "Janganlah maju, tetapi buatlah gerakan lingkaran…." Dan Daudpun berbuat seperti yang Tuhan perintahkan, dan dia menang. (2 Sam 5 :17-25)
Ketika keduakalinya saya bertanya tentang hal yang sama, Tuhan memberikan jawaban yang berbeda, dan mendorong saya untuk mengajukan keluar dari pekerjaan. Dan saya memberanikan diri meskipun takut. Gantinya dipersilakan keluar, saya mendapat kenaikan hampir dua kali lipat! Dan tak lama kemudian sayapun mendapat promosi. Tuhan kita luar biasa bukan? Dan bersiaplah, karena setelah kemenangan-kemenangan itupun, suatu saat kita akan menghadapi peperangan yang lebih besar lagi. Namun itupun berarti kita akan mendapat kemenangan yang lebih besar lagi, karena Ia selalu membawa kita di jalan kemenangan (2 Kor 2:14).Teruslah bertanya kepada Tuhan dan ikuti Dia.
Teruslah tinggal dalam hadirat Tuhan, dalam Firman, pujian dan penyembahan, karena "Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan memperbaharui kekuatannya; mereka akan naik terbang seperti rajawali, mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." Yes 40:31 KJV. Katakanlah seperti apa yang nabi Mikha katakan, "But truly I am full of power by the Spirit of the Lord, and of justice and might, To declare to Jacob his transgression and to Israel his sin."(Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh Tuhan, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya.") Mikha 3:8
Tuhan Yesus memberkati!
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Apakah anda telah merasa dilelahkan oleh suatu keadaan? Inilah jawaban Tuhan kepada Yeremia ketika ia mengeluh tentang keadaannya dan orang-orang di jamannya pada waktu itu. Dan inilah juga jawaban Tuhan kepada saya bertahun-tahun yang lalu ketika saya mengeluh kepada Tuhan tentang pekerjaan . Dengan kata lain Tuhan berkata, "Jika engkau sudah merasa lelah dalam masalah kecil ini saja, bagaimana engkau akan menghadapi masalah yang lebih besar?"
Untuk masuk ke tanah perjanjian, bangsa Israel harus melalui peperangan demi peperangan. Namun sesungguhnya Tuhanlah yang berperang bagi mereka, dengan maksud memberikan mereka kemenangan. Yang pertama Dia katakan, "Janganlahlemah hatimu."(Ul 20:1-4). Tidak akan ada kemenangan tanpa peperangan. Dan kunci kemenangan itu adalah mendengar dan mengikuti apa yang Tuhan katakan kepada anda dalam situasi yang anda hadapi. Jangan takut dan terus ikuti terus jalanNya. Dan Dia akan mengangkat anda dengan caranya yang ajaib dan memberi anda kemenangan.
Setelah anda mengalami kemenangan, mungkin anda akan menikmati kemenangan itu sekian waktu lamanya, dan kemudian anda akan menghadapi peperangan kembali yang mungkin lebih besar dari sebelumnya. Teruslah bertanya kepada Tuhan untuk setiap apa yang hendak anda putuskan. Mungkin Tuhan memimpin anda dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Sama seperti ketika Daud telah diurapi menjadi raja atas Israel, semua orang Filistin maju untuk menangkap Daud, dan Daud bertanya kepada Tuhan apakah ia harus maju melawan mereka atau tidak, dan Tuhan menjawab, " majulah,..." Dan Daudpun maju dan menang. Ia berkata," TUHAN telah menerobos musuhku seperti air menerobos." Dan ketika orang Filistin maju untuk keduakalinya, Daud tidak langsung maju berdasarkan pengalaman sebelumnya, namun ia bertanya lagi kepada Tuhan, dan Tuhan menjawabnya, "Janganlah maju, tetapi buatlah gerakan lingkaran…." Dan Daudpun berbuat seperti yang Tuhan perintahkan, dan dia menang. (2 Sam 5 :17-25)
Ketika keduakalinya saya bertanya tentang hal yang sama, Tuhan memberikan jawaban yang berbeda, dan mendorong saya untuk mengajukan keluar dari pekerjaan. Dan saya memberanikan diri meskipun takut. Gantinya dipersilakan keluar, saya mendapat kenaikan hampir dua kali lipat! Dan tak lama kemudian sayapun mendapat promosi. Tuhan kita luar biasa bukan? Dan bersiaplah, karena setelah kemenangan-kemenangan itupun, suatu saat kita akan menghadapi peperangan yang lebih besar lagi. Namun itupun berarti kita akan mendapat kemenangan yang lebih besar lagi, karena Ia selalu membawa kita di jalan kemenangan (2 Kor 2:14).Teruslah bertanya kepada Tuhan dan ikuti Dia.
Teruslah tinggal dalam hadirat Tuhan, dalam Firman, pujian dan penyembahan, karena "Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan memperbaharui kekuatannya; mereka akan naik terbang seperti rajawali, mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." Yes 40:31 KJV. Katakanlah seperti apa yang nabi Mikha katakan, "But truly I am full of power by the Spirit of the Lord, and of justice and might, To declare to Jacob his transgression and to Israel his sin."(Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh Tuhan, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya.") Mikha 3:8
Tuhan Yesus memberkati!
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Senin, 25 Januari 2010
Hidup Dalam Norma Yesus
2 Kor 10 : 12
" Memang kami tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!
Orang yang selalu memuji dirinya sendiri itu egosentris, selalu mengukur orang lain dengan standard atau norma dirinya sendiri. Kalau tidak sesuai dengan norma dirinya sendiri akan menganggap itu salah. Dia menjadikan dirinya pusat dunia yang menyatakan dirinya paling benar.
Mengapa sering terjadi pergesekkan atau pertikaian di dalam rumah tangga, suami istri, orang tua dengan anak, did lam persekutuan, di dalam gereja, di dalam masyarakat? Mengapa suku dengan suku, bangsa dengan bangsa selalu berbeda pendapat dan berperang?
Itu semua karena ada norma atau standard atau ukuran yang masing-masing pihak selalu meyakini yang terbaik atau yang paling benar. Tiap-tiap orng punya norma yang dipakai sebagai ukuran baku bagi dirinya, akibatnya timbul perbedaan-perbedaan norma yang mengakibatkan benturan-benturan dan saling menghakimi, yang lebih buruk lagi bila seseorang mulai memaksakan kehendaknya, menuntut orang lain sama dengannya.
Contoh : perbedaan norma suami – istri
2 Kor 5 : 16
" Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian."
Setelah anda lahir baru cara pandang anda harus berubah. Tidak lagi memakai ukuran manusia tetapi memakai ukuran manusia tetapi memakai ukuran atau cara pandang Kristus. Norma anda harus dibuang habis dan diganti dengan norma Yesus, kita tidak dapat membuang norma kita sendiri beri kebebasan Roh Kudus untuk menyusunnya kembali sehingga akan terbentuk norma baru yang sesuai dengan maunya Roh Kudus. Tugas kita hanya percaya dan menurut apa maunya Roh Kudus saja..
Tuhan Yesus berkata dalam Matius 18 : 3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Mengapa Tuhan Yesus mau kita seperti anak kecil? Karena anak kecil masih polos, belum punya norma apa-apa, sehingga nurut dan mudah dibina. Seorang anak kecil itu salah atau benar , baik atau tidak baik sopan atau tidak sopan karena diajari atau dididik oleh orang tuanya , diisi oleh norma-norma orang tuanya . kalau kita seperti anak kecil yang polos maka Roh Kudus akan lebih mudah membina dan mendidik anda.
Norma Yesus akan cepat berkembang di dalam anda, bagaimana caranya?
Roma 6 : 11 katakan
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Pengertian " Pandanglah kamu telah mati bagi dosa " maksudnya ya mati dari segala motivasi dunia, aturan-aturan dunia atau norma-norma dunia dan minta ganti motivasi-motivasi baru, aturan-aturan baru, atau norma-norma baru yang akan diajarkan Yesus tiap hari. Jangan anda berusaha membuang norma-norma anda maupun motivasi-motivasi anda dengan kekuatan anda sendiri, akn melelahkan dan sia-sia karena akhirnya ukuran yang anda pakai ya ukuran anda sendiri, anda akan mempertahankan norma yang anda anggap benar, tetapi benar bagi siapa? Anda atau Roh Kudus? Nurut sajalah kepada Roh Kudus !
Seorangpun tidak dapat menghapus, meniadakan norma-norma di dalam diri seseorng kecuali Yesus sendiri. Yesus memiliki norma-norma yang mutlak Yang mampu me " reset " norma-norma yang dimiliki manusia yang beraneka ragam. Norma Tuhan Yesus tentunya jauh lebih tinggi dibandingkan oleh norma-norma yang berlaku di dunia dan bagaimana pergantian norma ini dapat terjadi dalam diri seseorang? Anda harus rela dan mau dikosongkan, dibrodoli oleh Roh Kudus sampai " nol " kemudian Tuhan Yesus sendiri yang akan mengisi dengan pikiran-pikiran-Nya.
Yesus mau hidup di dalam anda !, Yesus mau mengerjakan nya sendiri di dalam anda dengan pertolongan Roh Kudus.
Tuhan Yesus Memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
" Memang kami tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!
Orang yang selalu memuji dirinya sendiri itu egosentris, selalu mengukur orang lain dengan standard atau norma dirinya sendiri. Kalau tidak sesuai dengan norma dirinya sendiri akan menganggap itu salah. Dia menjadikan dirinya pusat dunia yang menyatakan dirinya paling benar.
Mengapa sering terjadi pergesekkan atau pertikaian di dalam rumah tangga, suami istri, orang tua dengan anak, did lam persekutuan, di dalam gereja, di dalam masyarakat? Mengapa suku dengan suku, bangsa dengan bangsa selalu berbeda pendapat dan berperang?
Itu semua karena ada norma atau standard atau ukuran yang masing-masing pihak selalu meyakini yang terbaik atau yang paling benar. Tiap-tiap orng punya norma yang dipakai sebagai ukuran baku bagi dirinya, akibatnya timbul perbedaan-perbedaan norma yang mengakibatkan benturan-benturan dan saling menghakimi, yang lebih buruk lagi bila seseorang mulai memaksakan kehendaknya, menuntut orang lain sama dengannya.
Contoh : perbedaan norma suami – istri
2 Kor 5 : 16
" Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian."
Setelah anda lahir baru cara pandang anda harus berubah. Tidak lagi memakai ukuran manusia tetapi memakai ukuran manusia tetapi memakai ukuran atau cara pandang Kristus. Norma anda harus dibuang habis dan diganti dengan norma Yesus, kita tidak dapat membuang norma kita sendiri beri kebebasan Roh Kudus untuk menyusunnya kembali sehingga akan terbentuk norma baru yang sesuai dengan maunya Roh Kudus. Tugas kita hanya percaya dan menurut apa maunya Roh Kudus saja..
Tuhan Yesus berkata dalam Matius 18 : 3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Mengapa Tuhan Yesus mau kita seperti anak kecil? Karena anak kecil masih polos, belum punya norma apa-apa, sehingga nurut dan mudah dibina. Seorang anak kecil itu salah atau benar , baik atau tidak baik sopan atau tidak sopan karena diajari atau dididik oleh orang tuanya , diisi oleh norma-norma orang tuanya . kalau kita seperti anak kecil yang polos maka Roh Kudus akan lebih mudah membina dan mendidik anda.
Norma Yesus akan cepat berkembang di dalam anda, bagaimana caranya?
Roma 6 : 11 katakan
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Pengertian " Pandanglah kamu telah mati bagi dosa " maksudnya ya mati dari segala motivasi dunia, aturan-aturan dunia atau norma-norma dunia dan minta ganti motivasi-motivasi baru, aturan-aturan baru, atau norma-norma baru yang akan diajarkan Yesus tiap hari. Jangan anda berusaha membuang norma-norma anda maupun motivasi-motivasi anda dengan kekuatan anda sendiri, akn melelahkan dan sia-sia karena akhirnya ukuran yang anda pakai ya ukuran anda sendiri, anda akan mempertahankan norma yang anda anggap benar, tetapi benar bagi siapa? Anda atau Roh Kudus? Nurut sajalah kepada Roh Kudus !
Seorangpun tidak dapat menghapus, meniadakan norma-norma di dalam diri seseorng kecuali Yesus sendiri. Yesus memiliki norma-norma yang mutlak Yang mampu me " reset " norma-norma yang dimiliki manusia yang beraneka ragam. Norma Tuhan Yesus tentunya jauh lebih tinggi dibandingkan oleh norma-norma yang berlaku di dunia dan bagaimana pergantian norma ini dapat terjadi dalam diri seseorang? Anda harus rela dan mau dikosongkan, dibrodoli oleh Roh Kudus sampai " nol " kemudian Tuhan Yesus sendiri yang akan mengisi dengan pikiran-pikiran-Nya.
Yesus mau hidup di dalam anda !, Yesus mau mengerjakan nya sendiri di dalam anda dengan pertolongan Roh Kudus.
Tuhan Yesus Memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Minggu, 17 Januari 2010
Dikhususkan Untuk Ditumpas
…..Aku tidak akan menyertai kamu lagi jika barang-barang yang dikhususkan itu tidak kamu punahkan dari tengah-tengahmu. Yos 7:12
Sesudah bangsa Israel menaklukkan kota Yerikho, Yosua mengirimkan orang-orang untuk mengintai kota Ai. Dan para pengintai itu kembali dan member itahu bahwa penduduk Ai itu sedikit saja, cukup dua tiga ribu orang Israel saja untuk pergi menggempur kota Ai, tidak perlu seluruhnya.
Namun ternyata setelah mereka pergi ke sana, mereka melarikan diri dari orang-orang Ai. Mereka kalah.Bangsa Israel menjadi sangat tawar hati. Dan Yosuapun sujud di hadapan Tuhan dengan berkabung dan bertanya mengapa Tuhan menyuruh mereka menyeberangi sungai Yordan hanya untuk diserahkan dan dibinasakan. Tuhan berkata," Bangun! Orang Israel telah berbuat dosa, melanggar perjanjianKu yang Kuperintahkan dengan mengambil sesuatu dari barang yang dikhususkan untuk ditumpas….Kamu tidak akan bertahan menghadapi musuhmu sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu."
Dalam kehidupan kitapun seringkali kita bertanya, mengapa kita telah menang atas masalah-masalah yang besar dalam hidup kita, namun kita kalah menghadapi masalah-masalah kecil atau sepele. Kita menjadi tawar hati, lesu, tidak bersemangat, padam dan kita mengeluh. Tetapi inilah yang Tuhan katakan, ada dosa di dalam hatimu. Dosa apakah? Mengambil sesuatu yang sudah Tuhan khususkan untuk ditumpas dari hati kita. Apakah itu? KEINGINAN. Mungkin anda sudah menikah namun anda jauh di kedalaman hati anda anda menyesal , "Ah, seandainya saya menikah dengan si anu, saya tidak akan begini….dst" Anda masih mengingini orang itu jauh di lubuk hati anda. Anda tidak melakukan apapun secara fisik, namun itu tetap adalah dosa!
Atau mungkin anda belum menikah, anda bertemu dan jatuh cinta dengan seseorang , namun anda tahu, Tuhan sudah tetapkan, bahwa orang itu bukan pasangan hidup anda. Anda telah menjauh, meninggalkan orang itu, namun keinginan itu masih ada di dalam anda. Jauh di kedalaman hati anda, anda masih menginginkan orang itu, dan anda berkata, "Ah, kalau bukan karena Tuhan, saya telah menikah dengan orang itu…begini, begitu, dst." Dan itu adalah dosa!
Sama seperti Akhan yang telah berbuat dosa dengan melihat di antara barang-barang jarahan yang indah-indah itu dan mengingininya, mengambilnya, dan menyembunyikannya di dalam kemahnya dalam tanah, dibawah sekali (ay 20), andapun mengingininya dan menyembunyikannya jauh di dalam hati anda, dan tidak ada seorangpun yang tahu. Dan inilah yang menyebabkan anda kalah, anda lemah dan tidak berkuasa menghadapi hal-hal yang sepele dalam hidup anda selama keinginan itu masih ada dalam hati anda. Saya ingat perkataan Kathryn Kuhlman dalam sebuah buku, "Jika anda ingin urapan Allah lebih lagi di dalam dirimu, maka Ishak-Ishak apapun di dalam hati anda harus mati!" Ishak di sini berbicara tentang apapun, siapapun yang anda kasihi, yang melekat dalam hati anda yang menjadi keinginan anda. Sama seperti Ishak yang merupakan sesuatu yang sangat dikasihi oleh Abraham, yang menjadi keinginan dan dambaan Abraham, sesuatu yang lama ditunggu-tunggu, Allah mau itu mati dari diri Abraham, Allah tidak mau hati Abraham melekat kepada apapun, siapapun selain Dia.
Apabila anda adalah orangnya, maka bertobatlah, akuilah di hadapan Tuhan, "Tuhan, ampuni saya, jauh di lubuk hati saya, saya masih menginginkan orang itu….(atau apapun juga) yang sebenarnya Tuhan sudah tetapkan untuk ditumpas dari hati saya. Sekarang saya melepaskan keinginan itu dari hati saya, pulihkanlah saya, Tuhan." Sembahlah Dia, biarkan hadiratNya memenuhi anda dan memulihkan anda. Biarkan Firman itu mencuci hati anda. Jangan biarkan musuh kita si iblis bersorak-sorak dan berkata bahwa dia telah mengalahkan anda. Biarlah hatimu bersukacita kembali.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah bezinah dengan dia di dalam hatinya. Mat 5:28
…..Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!" Rom 7:7
Tuhan Yesus memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Sesudah bangsa Israel menaklukkan kota Yerikho, Yosua mengirimkan orang-orang untuk mengintai kota Ai. Dan para pengintai itu kembali dan member itahu bahwa penduduk Ai itu sedikit saja, cukup dua tiga ribu orang Israel saja untuk pergi menggempur kota Ai, tidak perlu seluruhnya.
Namun ternyata setelah mereka pergi ke sana, mereka melarikan diri dari orang-orang Ai. Mereka kalah.Bangsa Israel menjadi sangat tawar hati. Dan Yosuapun sujud di hadapan Tuhan dengan berkabung dan bertanya mengapa Tuhan menyuruh mereka menyeberangi sungai Yordan hanya untuk diserahkan dan dibinasakan. Tuhan berkata," Bangun! Orang Israel telah berbuat dosa, melanggar perjanjianKu yang Kuperintahkan dengan mengambil sesuatu dari barang yang dikhususkan untuk ditumpas….Kamu tidak akan bertahan menghadapi musuhmu sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu."
Dalam kehidupan kitapun seringkali kita bertanya, mengapa kita telah menang atas masalah-masalah yang besar dalam hidup kita, namun kita kalah menghadapi masalah-masalah kecil atau sepele. Kita menjadi tawar hati, lesu, tidak bersemangat, padam dan kita mengeluh. Tetapi inilah yang Tuhan katakan, ada dosa di dalam hatimu. Dosa apakah? Mengambil sesuatu yang sudah Tuhan khususkan untuk ditumpas dari hati kita. Apakah itu? KEINGINAN. Mungkin anda sudah menikah namun anda jauh di kedalaman hati anda anda menyesal , "Ah, seandainya saya menikah dengan si anu, saya tidak akan begini….dst" Anda masih mengingini orang itu jauh di lubuk hati anda. Anda tidak melakukan apapun secara fisik, namun itu tetap adalah dosa!
Atau mungkin anda belum menikah, anda bertemu dan jatuh cinta dengan seseorang , namun anda tahu, Tuhan sudah tetapkan, bahwa orang itu bukan pasangan hidup anda. Anda telah menjauh, meninggalkan orang itu, namun keinginan itu masih ada di dalam anda. Jauh di kedalaman hati anda, anda masih menginginkan orang itu, dan anda berkata, "Ah, kalau bukan karena Tuhan, saya telah menikah dengan orang itu…begini, begitu, dst." Dan itu adalah dosa!
Sama seperti Akhan yang telah berbuat dosa dengan melihat di antara barang-barang jarahan yang indah-indah itu dan mengingininya, mengambilnya, dan menyembunyikannya di dalam kemahnya dalam tanah, dibawah sekali (ay 20), andapun mengingininya dan menyembunyikannya jauh di dalam hati anda, dan tidak ada seorangpun yang tahu. Dan inilah yang menyebabkan anda kalah, anda lemah dan tidak berkuasa menghadapi hal-hal yang sepele dalam hidup anda selama keinginan itu masih ada dalam hati anda. Saya ingat perkataan Kathryn Kuhlman dalam sebuah buku, "Jika anda ingin urapan Allah lebih lagi di dalam dirimu, maka Ishak-Ishak apapun di dalam hati anda harus mati!" Ishak di sini berbicara tentang apapun, siapapun yang anda kasihi, yang melekat dalam hati anda yang menjadi keinginan anda. Sama seperti Ishak yang merupakan sesuatu yang sangat dikasihi oleh Abraham, yang menjadi keinginan dan dambaan Abraham, sesuatu yang lama ditunggu-tunggu, Allah mau itu mati dari diri Abraham, Allah tidak mau hati Abraham melekat kepada apapun, siapapun selain Dia.
Apabila anda adalah orangnya, maka bertobatlah, akuilah di hadapan Tuhan, "Tuhan, ampuni saya, jauh di lubuk hati saya, saya masih menginginkan orang itu….(atau apapun juga) yang sebenarnya Tuhan sudah tetapkan untuk ditumpas dari hati saya. Sekarang saya melepaskan keinginan itu dari hati saya, pulihkanlah saya, Tuhan." Sembahlah Dia, biarkan hadiratNya memenuhi anda dan memulihkan anda. Biarkan Firman itu mencuci hati anda. Jangan biarkan musuh kita si iblis bersorak-sorak dan berkata bahwa dia telah mengalahkan anda. Biarlah hatimu bersukacita kembali.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah bezinah dengan dia di dalam hatinya. Mat 5:28
…..Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!" Rom 7:7
Tuhan Yesus memberkati
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Langganan:
Postingan (Atom)