JEMAAT BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Gembala Sidang : Pdt. Jusak Santoso JADWAL IBADAH RAYA : New Grand Park Hotel Jl. Samudra 3 - 5 Surabaya. Minggu Ibadah Raya I ~ Pk. 06.00 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak I (Sekolah Minggu I) ; Minggu Ibadah Raya II ~ Pk. 08.30 WIB (Disertai Penyerahan anak) Ibadah Raya Anak II (Sekolah Minggu II) ; Minggu Ibadah Raya III ~ Pk. 17.00 WIB Di Ruko Pengampon Square F-28 Jl. Semut Baru Surabaya. Minggu ketiga, Ibadah Raya I,II & III Setiap bulannya disertai dengan Sakramen Perjamuan Kudus. JADWAL KEBAKTIAN : Di Ruko Pengampon Square Blok F-28 Jalan Semut Baru Surabaya. Senin Pk. 18.30 WIB Pendalaman Alkitab. Selasa Pk. 10.00 WIB Kebaktian Kaum Wanita. Pk. 18.00 WIB Kebaktian Cabang (Jln. Tegalsari No. 62 Surabaya). Rabu Pk. 10.00 WIB Doa & Puasa. Pk. 18.30 WIB Doa Malam. Jum'at Pk. 18.00 WIB Youth Community. Pk. 22.00-04.00 WIB Doa Semalam Suntuk. Senin s/d Sabtu Pk. 04.30-05.30 WIB Doa Pagi . "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6)

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN

RAHASIA HIDUP DALAM BERKAT TUHAN : 1. Berilah Hati untuk Tuhan 2. Berilah Pikiran untuk Tuhan 3. Berilah Waktu untuk Tuhan Maka akan terjadi Percaya DAPAT Pasti DAPAT (Markus 11:24) BANYAK BERDOA banyak BERKAT, SEDIKIT BERDOA berarti sedikit BERKAT, TIDAK BERDOA dipastikan tidak ada BERKAT
Tampilkan postingan dengan label Suara Gembala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Gembala. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Mei 2010

IMANUEL, "ANAK DOMBA ALLAH, DOMBA PASKAH" (Edisi Khusus ~ " Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus") (II)

Ya... Hanya YESUS yang telah turun dari sorga yang dapat menunjukkan JALAN kepada kita & Dialah JALAN itu sendiri. Kalau kita turut "JALAN" itu maka kita akan sampai di ujung JALAN itu yang berakhir di rumah Bapa kita, yaitu Sorga yang mulia. Kalau kita keluar / tidak berada pada "JALAN" itu, kita tidak akan pernah datang kepada Bapa = tidak akan pernah sampai ke sorga (Rumah Bapa). Lukas 6:39 "Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang? Dia adalah satu-satu-Nya "JALAN" yang "BENAR" untuk kita bisa sampai ke Sorga & tidak tersesat, kita tahu bukan sedang di tuntun oleh orang buta ("Yang tidak tahu jalan!") Kita dituntun oleh pemilik rumah, dan Dia adalah satu-satu-Nya "JALAN" yang "BENAR" menuju rumah-Nya itu. Berarti Yesus datang mati & bangkit untuk mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal yang "BENAR" dan berada di dalam "YANG BENAR". I Yohanes 5:20 "Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. Sedangkan jika kita ada di dalam kebenaran = di dalam Allah, selalu berpengharapan. Yohanes 15:7 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya". 3. Pengharapan Untuk Mendapat Hidup Yang Kekal. II Timotius 1:10 "dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan memdatangkan hidup yang tidak dapat binasa. Yohanes 5:24 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. I Yohanes 5:12 "Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Yohanes 3:15 "supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Roma 6:23b ".... tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Oleh Kematian & Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus membawa hidup yang kekal bagi barangsiapa yang percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

IMANUEL, "ANAK DOMBA ALLAH, DOMBA PASKAH" (Edisi Khusus ~ " Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus") (I)

Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Yohanes 1:19 "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia". 2. Domba Paskah Itu Tidak Mati Selamanya! Dia Bangkit Pada Hari Yang Ketiga. Kematian & Kebangkitan Tuhan Yesus adalah satu mata rantai yang tidak terpisahkan. Kematian & Kebangkitan Tuhan Yesus merupakan pernyataan Diri Allah secara nyata pada kita. Peristiwa Kematian & Kebangkitan Tuhan Yesus ini merupakan pembuktian yang tidak dapat disangkali/dibantah kebenarannya, bahwa: ~ KEMATIAN TUHAN YESUS merupakan peristiwa & membuktikan bahwa: Allah adalah kasih, sungguh-sungguh mengasihi kita. Roma 5:8 "Akan tetapi Allah menunjukan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." Wahyu 1:5b ".... Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya". Allah menyatakan Diri-Nya kepada kita menyatakan kasih-Nya pada kita, melalui kematian Putra Tunggal-Nya, Yesus. Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA mendapat tugas untuk mewujudkan kasih Allah pada manusia dengan menjadi Domba Paskah yang disembelih (mati dengan mencurahkan darah-Nya) guna menebus dosa manusia. Jadi saat Allah menyatakan kasih-Nya, sesungguhnya saat itulah Allah sedang menyatakan diri-Nya kepada kita. KEBANGKITAN TUHAN YESUS MERUPAKAN PERISTIWA YANG MENYATAKAN & MEMBUKTIKAN BAHWA : DIA ADALAH ALLAH. YESUS memiliki KUASA KEBANGKITAN. ----> Tak ada satupun kuasa yang sanggup menahan & membelenggu Dia, termasuk kuasa dosa & kuasa maut, tak kuasa menerima tubuh yang Mahamulia. Roma 6:9 "Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Roma 8:34 "Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? ----> Dia memiliki Kuasa di Sorga & di bumi, termasuk kuasa untuk membangkitkan kita pada akhir zaman. Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Yohanes 10:17-18 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku." I Korintus 15:54-55 "Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?" ----> Memiliki Kuasa Untuk Membangkitkan. Yohanes 6:40 "Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." Kematian Tuhan Yesus merupakan dasar dari iman kita, bahwa Yesus adalah Tuhan & Juruselamat kita. Kebangkitan Tuhan Yesus merupakan dari pengharapan kita. KEBANGKITAN YESUS MEMBUAT PENGHARAPAN KITA JADI HIDUP. 1. Pengharapan sebagai orang merdeka & bebas & tidak lagi dibawah kuk perhambaan si Iblis. Berarti kita tidak lagi hidup di dalam ketakutan, kekuatiran, kegelisahan. Kita bebas dari jajahan Iblis. Kuasa Kasih inilah yang memerdekakan kita dari kuasa dosa & kuasa maut itu, sehingga tidak lagi berada dibawah hukuman dosa & hukuman maut, tapi kita berada dibawah Kasih Karunia Allah. Galatia 5:1 "Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Yohanes 8:36 "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." Roma 8:2 "Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Kisah Para Rasul 13:39 "Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa. 2. Pengharapan untuk bisa pulang balik ke Rumah Bapa, sebab Yesus sudah membuka jalan baru untuk datang kepada Bapa. Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku (Lihat TL= kerumah Bapa). Ibrani 10:19-20 "Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri". Yohanes 3:13 "Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari Sorga, yaitu Anak Manusia.

Sabtu, 01 Mei 2010

IMANUEL, "ANAK DOMBA ALLAH, DOMBA PASKAH" (Edisi Khusus ~ " Jum'at Agung ") (II)

Di dalam tugas-Nya untuk menebus Tuhan Yesus menjadi Manusia sesaat, Dia diberikan tubuh manusia supaya bisa mati sebagai korban penebusan. Yesus harus menjadi Domba Paskah yang disembelih, dikorbankan sampai mati untuk menebus dosa kita. Mengapa Yesus harus mencurahkan darah-Nya menjadi Domba Paskah yang disembelih?? Mengapa penebusan itu harus mati dengan menumpahkan darah?? Memang ini hukum / peraturan dari Allah. Imamat 6:25 "Katakanlah kepada Harun dan anak-anaknya: Inilah hukum tentang korban penghapus dosa. Di tempat korban bakaran disembelih, disitulah harus disembelih korban penghapus dosa di hadapan TUHAN. Itulah persembahan maha kudus". Dengan disembelih maka darah korban tertumpah keluar, dicurahkan sampai mati. Ibrani 9:22 "Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan". Jadi, harus ada penumpahan darah, Penumpahan darah bukan diminta oleh manusia, tapi ini memang cara & peraturan Allah. Darah Yesuslah satu-satu-Nya yang bisa menebus manusia dari dosa & kebinasaan. Matius 26:28 "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Ibrani 10:4 "Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Darah binatang hanya "uang muka" / tanda iman dari orang-orang zaman Perjanjian Lama, yang percaya bahwa Allah mengirimkan Anak Domba Allah, yaitu Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia. Darah binatang tidak mengampuni dosa, bukan pembayaran lunas atas dosa. Tuhan Yesus dikorbankan sampai mati, Darah-Nya harus ditumpahkan. Ini adalah kehendak Allah, rencana & peraturan dari Allah, supaya manusia mendapat pengampunan dosa. Dosanya dihapuskan, dibayar lunas!! Pihak lain tidak bisa menuntut lagi atas kita telah ditebus = dibeli dengan harga yang lunas dibayar!! Jadi, Darah Yesus: Membayar lunas semua (hutang) dosa kita & kita beroleh pengampunan dosa. I Petrus 1:18-19 "Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat." I Korintus 6:20 "Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" I Yohanes 1:7b "...dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita daripada segala dosa. Yesaya 1:18 "Marilah, baiklah kita beperkara! ---- firmau TUHAN ---- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Darah Anak Allah menghapus dosa semua orang yang percaya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

IMANUEL, "ANAK DOMBA ALLAH, DOMBA PASKAH" (Edisi Khusus ~ " Jum'at Agung ") (I)

Matius 1:23b “ ….dan mereka akan menamakan Dia “Imanuel” ---- yang
berarti Allah menyertai kita”. Yohanes 1:29 "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia". Mengapa Tuhan Yesus, Anak Allah harus menjadi Domba Paskah?? Mengapa Allah tidak mengampuni dosa manusia begitu saja?? Mengapa Yesus yang adalah Allah harus datang ke dunia dengan menjadi Manusia?? Mengapa Yesus harus mencurahkan darah-Nya, mati sebagai korban tebusan, menjadi Domba Paskah yang disembelih?? Sejak manusia jatuh dalam dosa, maka: 1. Manusia Hidup di bawah Kuasa Dosa & Kuasa Maut. Roma 3:9 "Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa. Roma 5:15 "..... Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus". 2. Menjadi Hamba Dosa. Yohanes 8:34 "Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. 3. Menghadapi Binasa Kekal Selamanya. Roma 6:23a "Sebab UPAH DOSA ialah maut;" 4. Tidak Ada Jalan Pulang Kerumah Bapa. Sebab jalan pulang ke rumah Bapa sudah tertutup. Kejadian 3:24 "Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan. Karena itulah Yesus Anak Allah mendapat tugas menjadi Domba Paskah, untuk : I. Mengalahhan kuasa dosa & kuasa maut Mengapa Allah tidak mengampuni dosa manusia begitu saja? Mengapa Yesus harus mati?? Sebab hanya melalui kematian-Nya saja, Ia memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut. Ibrani 2:14 "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis yang berkuasa atas maut;" II Timotius 1:10 "dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa". Kematian Yesus merupakan dasar dari iman & keselamatan kita. Putra Manusia, Yesus mati diatas bukit Kalvari = Bukit Tengkorak. Alkitab bukan cerita fantasi, tapi betul-betul sudah terjadi. Peristiwa kematian Putra Manusia Yesus sudah terjadi. Mengapa Yesus yang adalah Allah harus datang ke dunia dengan menjadi Manusia?? Sebab sebagai Allah Tuhan Yesus tidak mungkin sakit, menderita & mati. Supaya bisa mati Yesus harus menjadi manusia, jadi yang mati bukan Yesus sebagai Tuhan & Allah, tapi Yesus yang sebagai Putra Manusia. (Ingat!!, Roh tidak mengalami kematian. Jadi supaya bisa mati sebagai korban tebusan, Yesus harus menjadi Manusia). Orang yang tidak mengakui hal ini = sesat & penyesat. II Yohanes 1:7 "Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. I Yohanes 4:2,3 "Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu dalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia". Yesus adalah Allah yang menjadi Manusia sesaat dalam tugas-Nya untuk menebus dosa kita. Manusia biasa lahir dengan bercacat cela, lahir dalam dosa, tetapi Yesus sebagai Manusia, bukanlah hasil dari perkawinan biasa Dia tidak punya Bapa,benihnya adalah dari Roh Kudus, Dia dilahirkan dari perawan Maria dengan tidak bercacat cela. Dia hanya mengambil tubuh-Nya, sebagai Seorang Manusia dari tubuh Maria & Roh-Nya adalah Roh Allah. Jadi Ia adalah Putra Manusia yang tanpa cacat cela. I Timotius 3:16 "Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia (Allah), yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa Manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan." (Wahyu 3:21)

Selasa, 30 Maret 2010

IMANUEL, "SANGAT MENGASIHI BAPA, SANGAT DIKASIHI BAPA" (II)

Imanuel, Matius 1:23b " ….dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang
berarti Allah menyertai kita". Dan Dia Imanuel, mengatakan: "Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu" (Yohanes 13:15). Mari kita pelajari Keluaran 3:5 "Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus." Ketika kita datang kepada Tuhan dalam tempat Kudus-Nya (Dalam gereja / tempat-tempat kebaktian / saat perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan dalam doa) "Tuhan menghendaki kita menanggalkan kasut" = "semua hal yang kotor dihadapan Tuhan" / yang tidak layak dibawa ke tempat kudus". Semua hal yang tidak layak, termasuk sikap yang tidak seharusnya dilakukan saat beribadah kepada Tuhan, Contohnya: bisik-bisik, makan camilan, maik HP. Saat beribadah kepada Tuhan, Tuhan menghendaki hati, pikiran & perasaan, kita harus fokus kepada Tuhan & menanggalkan semua urusan pribadi. Ingat! Matius 21:12-13 "Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." Ya, mereka datang ke gereja bukan untuk beribadah sungguh-sungguh, bukan untuk bertemu Bapa. Itu sebabnya Yesus menjadi sangat marah sebab orang-orang datang kepada Bapa tidak menaruh hormat kepada Bapa.... 2. Selalu Rindu Bertemu Bapa. Matius 26:39 "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku,......" Untuk kesekian kalinya Alkitab mencatat Yesus datang kepada Bapa-Nya. Berkali-kali Yesus datamg menghampiri Bapa-Nya, baik pagi-pagi, siang hari ataupun malam hari. Ini ciri seorang yang mengasihi, yaitu selalu rindu & ingin bertemu. Yesus berkata: "Ya, Bapa-Ku...." perkataan ini menunjukkan adanya keintiman hubungan antara Sang Anak dengan Bapa-Nya. Seorang yang punya hubungan intim adalah seorang yang selalu merindukan kehadiran orang yang dikasihi-Nya. Inipun cermin bagi kita, mari kita lihat diri kita masing-masing: bagaimana hati, pikiran & perasaan kita saat datang kepada Bapa dalam doa / ibadah. Apakah kita menganggap datang beribadah kepada Bapa hanyalah suatu rutinitas yang memang harus dilakukan?? Sebagai orang Kristen tanpa ada kerinduan sama sekali untuk datang menyembah Bapa. Dalam keharuan karena kasih-Nya, memuji-muji Bapa karena kebaikan & kemurahan, serta menantikan hadirat-Nya turun atas kita?? Jika demikian alangkah sedihnya hati Bapa, merindukan anak yang tidak merindukan diri-Nya. 3. Melakukan Apa Yang Diperintahkan Bapa. Matius 26:39 ".....tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Kau kehendaki". Apakah ketika Bapa meminta kepada kita untuk menyerahkan sesuatu yang berharga, sesuatu yang sangat kita kasihi, kita mau menyangkali diri dengan memberikan apa saja yang Bapa minta tanpa tawar-menawar, tanpa membangkang?? Jika kita menolak permintaan Bapa sebab berat bagi kita untuk melakukannya, lalu apakah kita bisa berkata bahwa kita mengasihi Bapa (Tuhan)?? Tetapi jika kita melakukan kehendak Bapa, maka itulah bukti/wujud nyata dari kasih kita kepada-Nya. Yohanes 14:31 "Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini." Sekali lagi kita harus bercermin adakah diri kita sudah mengikuti teladan Kristus?? 4. Mempertaruhkan Segala-galanya Demi Melakukan Kehendak Bapa. Yohanes 10:17 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali". Karena hati Yesus hanya fokus pada Bapa-Nya, maka apapun Ia mau lakukan bagi Bapa. Segala-galanya Ia pertaruhkan demi terlaksananya kehendak Bapa. I Yohanes 2:15 "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikakau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu". Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang sungguh-sungguh berusaha mewujudkan kasihnya kepada Bapa. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Senin, 22 Maret 2010

IMANUEL, "SANGAT MENGASIHI BAPA, SANGAT DIKASIHI BAPA"

Imanuel, Matius 1:23b " ….dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang
berarti Allah menyertai kita". Dan Dia Imanuel, mengatakan: "Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu" (Yohanes 13:15). Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di Sorga dan di bumi". Apakah rahasia dibalik pemberian segala kuasa dari Bapa kepada Putra Tunggal-Nya itu?? Seperti kita ketahui dari Alkitab perkataan ini diucapkan Tuhan Yesus setelah Ia mengalami: ~ "Jalan Penderitaan & sengsara salib yang mengerikan". ~ "Kesendirian-Nya, ketika Sorga dan bumi meninggalkan-Nya tergantung, terpaku disalib". ~ Kepedihan-Nya yang tak terselami, saat berseru dengan suara nyaring "Eli Eli Lamasabaktani??" ~ Nyawa-Nya terangkat & harus berada dalam perut bumi selama tiga hari. Berbagai hal yang dialami-Nya itulah yang menjadi latar belakang terungkapnya rahasia besar tentang pemberian kuasa di bumi & di sorga ini. Berbagai hal ini pula yang menyebabkan ... BAPA Sangat mengasihi YESUS Putra Tunggal-Nya. Yohanes 3:35 "Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya". Mengapa Bapa bisa sedemikian mengasihi Anak-Nya?? Sebab .... Yesus juga sangat mengasihi Bapa. Yohanes 14:31a Tetapi supaya dunia tahu, bahwa "Aku mengasihi Bapa" Bagaimana cara Yesus mewujudkan kasih-Nya kepada Bapa-Nya ??? 1. Yohanes 14:31 "....dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku" 2. Yohanes 10:17 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku...." Dalam pimpinan Roh Kudus mari kita belajar satu ayat kunci. Yang mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya sikap kita sebagai anak yang sungguh mengasihi Bapanya, & ayat ini adalah bukti / wujud nyata dari perkataan Yesus, bahwa Ia mengasihi Bapa-Nya dengan melakukan segala sesuatu yang Bapa perintahkan sekalipun itu berarti Ia juga harus menyerahkan nyawa-Nya. Matius 26:39 "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti Engkau (Bapa) kehendaki." Melalui ayat ini Tuhan Yesus memberi teladan yang sempurna kepada kita bagaimana seharusnya sikap sebagai seorang Anak yang mengasihi Bapa-Nya. Tuhan Yesus menunjukan sikap: 1. Menghormati Bapa Matius 26:39 "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, Tuhan Yesus sebagai Putra Tunggal Bapa, sekalipun punya kuasa penuh sebagai salah satu Pribadi Trinitas Ilahi, Dia tetap tahu kedudukan-Nya adalah sebagai Seorang Putra (Anak) dari Bapa-Nya. Tuhan Yesus tahu bagaimana cara menghormati Bapa-Nya, jadi, ketika Ia datang menghadap Bapa-Nya, Ia datang dengan penuh hormat dengan sujud kepada Bapa. Dalam Maleakhi 1:6 "Seorang anak menghormati Bapanya ..... Jika Aku ini Bapa dimanakag hormat yang kepada-Ku itu?? Teladan yang Yesus berikan ini menjadi cermin bagi diri kita. Apakah saat datang menghadap Bapa (dalam doa / ibadah kita datang dengan perasaan hormat kepada Bapa??) Ataukah kita datang dengan tata cara, perasaan hati & sikap yang kurang hormat atau bahkan "seenaknya saja","asal datang kegereja"?? Ada suatu cerita nyata dari seorang teman: Suatu ketika ada suatu group band terkenal yang diundang oleh ibu negara untuk datang ke istana negara, ketika saatnya dengan rasa bangga group band ini menyodorkan undangan yang dibawanya..... ternyata mereka ditolak oleh pengawal yang menjaga pintu. Apa sebabnya?? Pengawal berkata:"maaf, memang anda diundang adalah undangan dari ibu negara, tapi anda tidak layak bertemu dengan beliau". Mereka kaget!! Pengawal berkata: "anda memakai jas & dasi & bersepatu tapi anda memakai celana jans. Ini terlalu santai & tidak sopan untuk menghadap kepada seorang ibu negara di istana negara! Apakah Tuhan kita "lebih kecil" dari seorang ibu negara, sehingga kita kurang sopan saat menghadap kepada-Nya?? Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang sungguh-sungguh berusaha mewujudkan kasihnya kepada Bapa. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 17 Maret 2010

“IMANUEL, “TAK BERKESUDAHAN KERAJAAN DAMAI-NYA DI BUMI & DI SORGA” (II)

Ayat 15a : "Padang Gurun" (= dunia = daging) menjadi kebun buah-buahan, berarti hidup kita menghasilkan buah-buah Roh Kudus. Sembilan buah Roh Kudus akan menghiasi hidup kita yang masih di dalam daging ini. Sekalipun kita lembut, manis, sukacita, tetapi penuh kuasa & kemenangan dalam menghadapi problem apapun. Sebab Allah & orang yang disertai Allah, tidak pernah kalah! Selain itu karunia-karunia Roh juga akan limpah atas orang yang cara hidupnya Imanuel. Ayat 17b : "...dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan". Kebun buah-buahan yang tidak dipagari / tidak dijaga & dirawat akhirnya menjadi seperti hutan. Hidup yang diberkati Tuhan, jika tidak dijaga dengan terus membangun hubungan dengan Tuhan & hidup menurut pada pimpinan Roh Kudus, bisa menjadi tempat bercokolnya kuasa gelap. Jadi, jika sudah diberkati Tuhan, baik secara jasmani maupun rohani, jangan memberi kesempatan bagi keinginan daging, keinginan mata & keangkuhan hidup (yaitu segala hal yang melazatkan daging & menguatkan hawa nafsu), jangan diberikan kesempatan di kuasai kita lagi. "HUTAN" = tempat binatang buas & liar, contohnya: Herodes, diumpamakan, seperti serigala, Iblis seperti singa yang mengaum hendak melulur mangsanya, ular, kalajengking, juga simbol Iblis. Jadi, orang yang tidak mau terus menjaga hidupnya suci, baik pikiran, perkatbn & perbuatan harus tetap suci dihadapan Tuhan, kalau tidak akhirnya jadi hutan, yaitu tempat bercokolnya Iblis, kita harus mau hidup suci, taat dalam pimpinan Roh Kudus. Maka..... kita mendapat damai sejahtera seperti sungai yang tidak pernah kering & kebahagiaan yang akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti (Yesaya 48:18). Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mau hidup suci. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

“IMANUEL, “TAK BERKESUDAHAN KERAJAAN DAMAI-NYA DI BUMI & DI SORGA” (I)

Imanuel, Matius 1:23b " ….dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang
berarti Allah menyertai kita".
YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA" = RAJA DAMAI
Yesaya 9:5-6a "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera
telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal,
Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan
berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya. Sepanjang sejarah dunia hanya Yesus saja satu-satunya yang layak & berhak
disebut: RAJA DAMAI.
Sebab hanya Dia saja satu-satunya yang: 2. Menjami damai sejahtera yang diberikan-Nya, tadi tak berkesudahan diatas takhta-Nya & di dalam Kerajaan-Nya. Dimanakah takhta-Nya, dimanakah Kerajaan-Nya?? Keluaran 25:8 "Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam ditengah-tengah mereka = Kerajaan-Nya, Kekuasaan-Nya, kejayaan-Nya, Kemuliaan-Nya, Hadirat-Nya, Damai Sejahtera-Nya juga turun dari atas muka bumi menyertai Sang Raja. Alangkah dahsyatnya keadaan seperti ini! Dan ini sungguh terjadi jika Sang Raja, Imanuel, diam diantara kita. Lalu ........ 1. Bagaimanakah caranya supaya Allah Yang Kudus mau diam?? Allah Yang Mahakudus mau diam diantara kita jika kita membangun Bait Suci bagi-Nya = membangun hidup ini menjadi suci & kudus seperti diri-Nya. 2. Ketika Tuhan sudah diam diantara kita, bukan berarti kerjasama sudah berhenti. Belum!, kerjasama belum berakhir. Yesaya 26:12a "... ya Tuhan, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami,...." Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Rancangan Damai Sejahtera yang disediakan-Nya bagi kita akan terwujud jika kita mau bekerjasama dengan Tuhan untuk mewujudkannya. Jika kita tidak mau bekerjasama maka rancangan damai sejahtera yang disediakan-Nya bagi kita hanya tinggal rencana saja, seperti barang usang yang tak terpakai & dilupakan pemiliknya & dibiarkan tergeletak begitu saja di gudang. Jadi, Allah yang berdiam diantara kita akan membuat rancangan-rancangan-Nya, kita yang mengerjakannya Dia akan membimbing kita untuk bisa mengerti apa maksud-Nya, apa mau-Nya, apa yang menjadi isi hati-Nya & kita harus menyambut rancangan Tuhan itu, memperhatikan, mempelajari, bagian yang sulit, yang kita tidak mampu kita lakukan, kita laporkan & kembalikan pada-Nya itulah bahagian Sang Raja untuk menyelesaikan bagi kita. Kita adalah rekan kerja yang dirindukan kerjasama oleh-Nya untuk mewujudkan damai sejahtera yang telah disediakan-Nya untuk kita nikmati. Kita harus mau bekerjasama dengan Allah, mau menyerah & taat dipimpin oleh-Nya, baru Allah bisa bekerja di dalam-Nya makin menyerah & makin heran Allah akan bekerja dalam hidup ini. Jika kita mau bekerjasama dengan Tuhan, hasilnya sungguh heran & ajaib! Bersama Yesus lakukan perkara besar (Mazmur 60:14) Bahkan melakukan perkara-perkara lebih besar dari yang Yesus lakukan (Yohanes 14:12). Jadi, jika Tuhan diam diantara kita; Maka, Kerajaan Allah akan nampak dalam : 1. Hidup jasmani. Yesaya 26:12 "Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami". Berarti Allah yang menyertai kita = Imanuel-lah yang melakukan segala sesuatu bagi kita. Jadi, jika Imanuel ada di dalam kita, kita akan jadi berhikmat, sukses & berhasil di semua segi hidup. Kita bukan hanya sanggup melewati masalah, tapi ..... sanggup mengatasi semua masalah! Sebab "segala sesuatu yang kami kerjakan Engkaulah yang melakukannya bagi kami" (Yesaya 26:12b). ~ Jika kita bisa, pandai & berhikmat, itu sebab mulut-Nya yang berkata-kata melalui mulut kita. ~ Jika kita bisa sukses & berhasil, itu sebab tangan-Nya yang bekerja melalui tangan kita. ~ Jika kita bisa kuat menjalani hidup ini, itu sebab kaki-Nya yang berjalan & kita digendong-Nya. Yesaya 46:4 "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu". 2. Hidup Rohani Roma 8:6 "Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera". Yesaya 32:15-17 "Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran. Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Selasa, 09 Maret 2010

“IMANUEL, “TAK BERKESUDAHAN KERAJAAN DAMAI-NYA DI BUMI & DI SORGA”

Imanuel, Matius 1:23b “ ….dan mereka akan menamakan Dia “Imanuel” ---- yang berarti Allah menyertai kita”.

YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA” = RAJA DAMAI

Yesaya 9:5-6a “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahandi atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya.
Sepanjang sejarah dunia hanya Yesus saja satu-satunya yang layak & berhak disebut: RAJA DAMAI.
Sebab hanya Dia saja satu-satunya yang:
1.Mempunyai & besar kekuasaan-Nya untuk memberikan apa yang dipunyai-Nya itu, yaitu: Damai sejahtera yang dunia tidak bisa berikan.
Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu,dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu”.
Kedamaian & kesejahteraan macam apa yang diberikan Sang Raja Damai sehingga tidak pernah & tidak akan pernah ada raja manapun yang samggup menyamai-Nya?

Imamat 26:6 “Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu”.
  Imamat 26:7 “Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
  Imamat 26:8 “Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang”.

  Imamat 26:6 :

  a). Menikmati damai sejahtera di dalam negeri itu = negeri yang Tuhan janjikan yaitu Kanaan. Jika kita tidak berjalan mengikuti malaikat Tuhan yang berjalan di depan kita, maka kita tidak akan sampai ke Kanaan & tidak akan menikmati damai sejahtera di negeri itu yang berlimpah-limpah susu & madu yang Tuhan janjikan (Keluaran 23:20-23).

  b). Kita akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun = tidak ada kegelisahan /kekuatiran akan ditimpa musibah, sebab Ia Sang Raja Damai sendiri yang berkata: “Janganlah gelisah hatimu (Yohanes 14:1).

c).Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu.
Pekerjaan Iblis & orang-orang jahat yang dipakainya yang ada disekeliling kita. Jadi, tidak ada ketakutan akibat rancangan celaka dari Iblis & orang-orang jahat yang dipakainya.
d).Pedang tidak akan melintas di negeri itu, (Maz. 91:7-8) = tidak ada kengerian terhadap segala macam malapetaka. Mengapa bisa ada kedamaian semacam ini?? Apakah bisa kita mengalahkan “orang-orang kuat” yang mau mencelakakan kita??

Imamat 26:7-8 mengatakan: “Musuh-musuh kita akan tewas oleh pedang.
Pedang siapa yang menewaskan mereka??
“Pedang Tuhan!!!” Sebab Tuhan berkata “TUHAN akan berperang untuk kamu & kamu akan diam saja”. (Keluaran 14:14)

Tuhan Yesus memberkati, Amin.

Senin, 08 Maret 2010

"IMANUEL, "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" (II)

Wahyu 5:11-14 "Maka aku melihat dan mendengar supra banyak malaikat diseliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya dengan nyaring: Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!" Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemulian dan kuasa sampai selama-lamanya!" Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah". Dan Guru Yang Sempurna itu berkata: "sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu" (Yohanes 13:15). Kita pun harus menyeberangi sungai kematian itu, untuk menuju negeri yang sudah disediakan-Nya bagi kita. Ulangan 9:1 "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi sungai Yordan pada hari ini untuk memasuki serta menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, yakni kota-kota besar yang kubu-kubunya sampai ke langit. Sungai Yordan, sungai kematian harus di seberangi dahulu untuk bisa sampai ke Kanaan. Tanpa menyeberangi Yordan, mustahil sampai ke Kanaan. 2 Raja-Raja 2:6-7 "Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu berjalanlah keduanya. Lima puluh orang dari rombongan nabi itu ikut berjalan, tetapi mereka berdiri memandang dari jauh, ketika keduanya berdiri di tepi sungai Yordan". 2 Raja-Raja 2:13-15 "Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa. Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu melihat dia dari jauh, mereka berkata: "Roh Elia telah hinggap pada Elisa." Mereka datang menemui dia, lalu sujudlah mereka sampai ke tanah. Yosua 1:11 "Jalanilah seluruh perkemahan dan perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sediakanlah bekalmu, sebab dalam tiga hari kamu akan menyeberangi sungai Yordan ini untuk pergi menduduki negeri yang akan diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki." 3 hari menyeberangi Yordan = 3 hari kematian Tuhan Yesus (= Kematian daging). Kita harus menyeberang Yordan = kematian daging = terus tetap taat melakukan kehendak Bapa sampai tirai daging robek terbelah. Jika kita tak taat melakukan kehendak Bapa, maka kita hanya jadi penonton, tanpa kesempatan mengalami mujizat & kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam diri kita. Tanpa kematian daging tak ada kuasa atas bumi dan & Sorga. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

"IMANUEL, "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" (I)

Imanuel, Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Imanuel, Dia Allah yang: "BERHASIL MENYEBERANGI SUNGAI KEMATIAN" Yesus Putra Tunggal Bapa, Allah yang Mahatingi, Mahamulia Mahabesar & Mahakuasa, yang disembah & dimuliakan di Sorga.... Wahyu 4:8-11 "Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan hidup sampai selama-lamanya, maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." Yesus karena kasi-Nya meninggalkan takhta & segenap kemuliaan-Nya di Sorga & turun ke dunia untuk : ~ Dilahirkan dikandang binatang & dibaringkan dalam palungan, tak ada tempat bagi Putra Allah..... Lukas 2:7 "dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan". ~ Ditolak ..... Matius 13:57a "Lalu mereka kecewa dan menolak Dia". ~ Diolok-olok... Matius 27:27-31 "Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokan Dia, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!" Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. Sesudah mengolok-olokan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. ~ Dibenci..... Markus 15:13-14 "Maka mereka berteriak lagi, katanya: "Salibkanlah Dia!" Lalu Pilatus berkata kepada mereka: "Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak: "Salibkanlah Dia!" ~ Dihina..... Matius 27:40 "mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!" ~ Tapi tetap taat melakukan kehendak Bapa, tidak peduli siksaan yang dialami-Nya. Matius 26:39 "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikakau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." ~ Sampai nyawa-Nya sekalipun, diserahkan-Nya.... Matius 27:50-51 "Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah". Pada waktu Yesus taat sampai mati, maka tirai terbelah. Jadi jelaslah bahwa tirai itu menceritakan tentang penyerahan sepenuh, 100% akhir dari keinginan tubuh sendiri. Berapa banyakkah kita menyerah & taat pada kehendak Tuhan? Sampai berapa %??? ~ Yesus dalam sungai kematian...... Matius 12:40 "Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam". ~ Yesus berhasil menyeberangi sungai kematian..... Lukas 24:6-8 "Ia tidak ada disini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari ketiga." Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. Roma 6:10 "Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah". Ibrani 2:14 "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Maka .... Bapa mengaruniakan. Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi"

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Selasa, 02 Maret 2010

"IMMANUEL--> PENYERTAAN-NYA SETIA SELAMANYA" (II)

Imanuel, Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Imanuel, Dia Allah yang: "SETIA MENYERTAI SAMPAI SELAMANYA". 2. SETIA = TIDAK PERNAH MENGINGKARI Allah yang berjanji pada Abraham: Menggenapi dengan tangan-Nya sendiri, apa yang telah di Firmankan dengan mulut-Nya (I Raja. 8:23-24). Bilangan 23:19 "Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" Hanya "Imanuel", yang janji-Nya selalu ditepati, tak terhalang oleh: situasi dan kondisi apapun. ~ Sarah isteri Abraham yang berusia 90 tahun, tetap bisa melahirkan seorang anak (Kejadian 21:5-7). Sebab, Imanuel telah berjanji pada Abraham untuk memberikan anak kandung sebagai ahli warisnya (Kejadian 15:4). ~ Bangsa Israel, bangsa budak, berhasil menjungkir-balikan & menduduki negeri Kanaan yang dihuni orang-orang berperawakan tinggi besar & orang-orang raksasa. (Kejadian 15:12-21). Ulangan 9:5 "Bukan karena jasa-jasamu atau karena kebenaran hatimu engkau masuk menduduki negeri mereka, tetapi karena kefasikan bangsa-bangsa itulah, TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu, dan supaya TUHAN menepati janji yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub". 3. SETIA = TIDAK PERNAH DIAKHIRI Kejadian 28:15 "Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu". Tuhan berjanji tidak akan meninggalkan engkau & tetap melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya. Dan janji setia Tuhan dengam Abraham ini, berlaku untuk: ~ Anak cucu & keturunannya, orang-orang Israel. Ulangan 26:17-19 "Engkau telah menerima janji dari pada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya. Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah- Nya, dan Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya." Untuk membuat janji / perjanjian, paling sedikit harus ada dua pihak. Dimana kedua pihak untuk melakukan suatu kondisi tertentu sebagai akibatnya. Ayat 17 menjelaskan bahwa Tuhan telah berjanji untuk menjadi Allah mereka, yang akan menyertai kita asalkan: Kita pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, & mendengarkan suara-Nya inilah perjanjian dua pihak, yaitu antara Tuhan Imanuel dengan kita. ~ Hingga kita sekarang ini yang adalah keturunan Abraham (Roma 4:16; Galatia 3:29). Yesus, Imanuel, berkata: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran (Yohanes 14:16-17a). Roh Kebenaran = Roh Kudus = Roh Yesus Kristus = Roh Allah, Dialah Kuasa Allah yang akan menyertai kita selama-lamanya. Janji setia Tuhan untuk menyertai umat yang dikasihi-Nya, tak terhalang oleh waktu = berlaku sepanjang jaman. Janji-Nya yang manis itu janji untuk menyertai kita, tidak akan layu oleh panas, tidak akan lekang oleh hujan, tidak musnah dimakan waktu, Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mau berjalan bersama-Nya = jalan disertai Tuhan. Amin

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Jumat, 26 Februari 2010

"IMMANUEL ---> PENYERTAAN-NYA SETIA SELAMANYA"

Immanuel, Matius 1:23b "".... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ----- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Immanuel, Dia Allah yang: "SETIA MENYERTAI SAMPAI SELAMANYA". 1. SETIA = TIDAK PERNAH MENINGGALKAN. Mazmur 37:28 "sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan. ~ Disaat-saat paling gawat: ~ ABRAHAM, saat tangannya mengangkat pisau untuk menyembelih Ishak sebagai korban. Imanuel, Dia ada di sana, di dalam ketenangan Abraham. Imanuel, Dia ada di sana, menyangkutkan tanduk seekor domba jantan dalam belukar, sebagai korban ganti Ishak. DAUD saat melawan Goliat seorang raksasa, pahlawan bangsa Filistin. Imanuel, Dia ada di sana, ada dalam ayunan ali-ali Daud. Imanuel, Dia ada di sana, membuat sebuah batu sungai yang kecil menewaskan Goliat yang raksasa. ~ Dimana tak ada seorang pun yang memperdulikan: ~ ELIA, saat seorang diri di tepi sungai Kerit. Imanuel, Dia ada di sana, untuk memerintahkan burung-burung gagak membawakan, makanan Elia. I Raja. 17:6 "Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. Imanuel, Dia ada disana, menjamin dan memenuhi kebutuhan Elia. ~ Sekalipun di tempat yang tak terjangkau oleh manusia manapun : ~ ELIZA, sampai dunia orang mati pun, Imanuel menyertainya. Imanuel ada di sana, di dunia orang mati. Imanuel, Dia ada di sana, menghidupkan mayat yang terkena tulang-tulang Eliza. II Raja. 13:21 "Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakan merekalah mayat itu ke dalam kubur Eliza, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Eliza, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri. Mazmur 139:8 "Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau". ~ LAZARUS, yang telah mati 4 hari. Imanuel, Dia ada di sana, memanggil Lazarus yang telah mati untuk keluar dari kuburnya. Yohanes 11:43,44 "Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke keluar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." Imanuel, Dia ada di sana, menghancurkan kuasa maut. Yohanes 12:9 "Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati. Jadi, semua orang yang berani melakukan Firman Tuhan dengan benar maka, Imanuel, Dia ada di sana, membuat tanda heran dan mujizat membuktikan, bahwa Imanuel, Dia setia menyertai kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Minggu, 07 Februari 2010

"IMMANUEL -> YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA -> KEMAH SUCI"

Immanuel, Matius 1:23b "".... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ----- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Immanuel, Dia Allah yang: "KUAT TANGAN-NYA, PERKASA LENGAN-NYA". Akibat dari orang yang melawan Tuhan.......... Yehezkiel 20:35 "dan Aku akan membawa kamu ke padang gurun bangsa-bangsa dan di sana Aku akan beperkara dengan kamu berhadapan muka. Yesaya 9:13-14 "Maka TUHAN mengerat dari Israel kepala dan ekor, batang dan ranting pada satu hari juga. Tua-tua dan orang terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor. Tuhan menyeret dari Israel kepala dan ekor. Jadi sekalipun mereka tua-tua & orang-orang terpandang di Israel, mereka juga tak luput dari keadilan Tuhan & bisa dibuang oleh Tuhan jika tidak berbalik dari dosa & kejahatan mereka, ketika Musa berkata kepada Korah. : Cobalah dengar! Hai Lewi ! Belum cukupkah bagimu bahwa kamu dipisahkan oleh Allah Israel dari umat Israel & diperbolehkan, mendekat kepada-Nya, supaya kamu melakukan pekerjaan pada Kemah Suci Tuhan & bertugas bagi umat itu untuk melayani mereka, & bahwa engkau diperbolehkan mendekat bersama-sama dengan semua saudaramu bani Lewi? Dan sekarang mau mau pula kamu menuntut pangkat imam lagi? Sebab itu engkau ini dengan segenap kumpulanmu, kamu bersepakat melawan Tuhan. (Bilangan 16:8-11a) PEMBERONTAKAN MEREKA TERHADAP APA YANG TELAH TUHAN TETAPKAN = TIDAK MENGHORMATI TUHAN SEBAGAI ALLAH YANG PUNYA KEDAULATAN MUTLAK UNTUK MENGATUR & MEMUTUSKAN SEGALA SESUATU. Tuhan yang adalah kebenaran (Yohanes 14:6) & Adil. (Ulangan 32:4). Menjalankan pemerintahan-Nya berdasarkan kebenaran & keadilan yang memang mutlak benar & Adil. Diberlakukan-Nya keadilan-Nya bagi semua pihak. II Tesalonika 1:6 "Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu. Mazmur 7:12 "Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat". Roma 11:22 "Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga. Roma 2:5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Maleakhi 2:1-2 Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini, hai para imam! Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman TUHAN semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk, dan antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak memperhatikan. Yehezkiel 20:37-38 "Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu. Aku akan memisahkan dari tengah-tengahmu orang-orang yang memberontak dan mendurhaka terhadap Aku; Aku akan membawa mereka keluar dari negeri, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi di tanah Israel mereka tidak akan masuk. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. Sungguh ngeri benar kalau jatuh ke dalam tangan Tuhan yang hidup (Ibrani 10:31). Ayub 34:21-22 "Karena mata-Nya mengawasi jalan manusia, dan Ia melihat segala langkahnya; tidak ada kegelapan ataupun kelam kabut, di mana orang-orang yang melakukan kejahatan dapat bersembunyi. Tangan-Nya menyertai orang-orang pilihan-Nya membuat orang menjadi percaya & berbalik kepada Tuhan (Kis. 11:21). Tuhan memberkati setiap orang yang mau menghormati Tuhan sebagai Allah yang berdaulat penuh atas kita. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Senin, 01 Februari 2010

"IMMANUEL, KUAT TANGAN-NYA SELAMANYA" (II)

Immanuel, Matius 1:23b ".... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ----- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Immanuel, Dia Allah yang: "KUAT TANGAN-NYA, PERKASA LENGAN-NYA". Kita belajar dari beberapa contoh; 1. Keluaran 5:5-19; 14:5. Ketika Firaun merancangkan kejahatan hendak mendatangkan celaka atas bangsa Israel (Umat Pilihan Tuhan). Maka Immanuel: ~ Mengangkat tangan-Nya yang kuat untuk menyelamatkan umat-Nya dari penindasan & perbudakan dengan disertai mujizat & tanda-tanda heran. (selain memang Israel adalah bangsa yang dipilih-Nya, di sana ada Musa yang karib dengan-Nya serta Yosua & Kaleb yang mengikuti Tuhan sepenuh hati) ~ Mengacungkan lengan-Nya untuk Firaun. Didatangkan-Nya 9 tulah yang hebat (Keluaran 7:1i4-25; ps. 8-11). Sebagai pembuka kesempan untuk Firaun mengerti siapa Allah Israel yang dihadapinya, kematian anak sulung orang mesir. (Keluaran 12:29,30) Sebagai puncak kesempatan /kesempatan terakhir yang masih diberikan & kematian Firaun beserta segenap kekuatannya: Perwira, tentara & pasukan berkudanya (Keluaran 14:15-30) sebagai penutup, tidak ada lagi kesempatan yang diberikan Tuhan bagi Firaun & orang-orangnya. Yehezkiel 30:21 "Hai anak manusia, Aku telah mematahkan tangan kekuatan Firaun, raja Mesir, dan lihat, tangannya itu tidak dibalut supaya sembuh kembali, tidak ada yang memasang pembalut supaya kuat kembali untuk mengacungkan pedang. Apakah benar tidak ada yang memasang pembalut bagi tangan Firaun? Sebenarnya bukan tidak ada yang memasangkan pembalut. Sebab paling tidak, masih ada istri dan budak-budaknya di istana yang bisa disuruh memasang pembalut, tapi Yeh. 30:21 ini menunjukkan masalahnya: "Tangan Firaun yang hendak dibalut ini yang tidak ada!" Tangannya tidak ada, sebab orangnya juga memang sudah tidak ada, dia dibenamkan Tuhan di dasar laut Kolsom. BERULANG KALI TUHAN MEMBERI KESEMPATAN FIRAUN UNTUK MENGERTI SEDANG BERHADAPAN DENGAN SIAPA! DIA SEBENARNYA, TAPI KESEMPATAN YANG DIBERIKAN DIABAIKAN BEGITU SAJA. Maka turunlah murka Tuhan terhadap orang bebal yang tidak mau mengerti siapa Allah Israel yang dihadapinya ini. 2. Bilangan 16:1-50: "Ketika Korah (orang Lewi = pelayan Tuhan). Datan & Abiram (orang Ruben = Umat Israel = anak Tuhan) beserta 250 orang, pada pemimpin umat Israel yang kenamaan, untuk mengajak orang-orang memberontak melawan Musa. (orang yang dipilih ditetapkan & diurapi Tuhan untuk melaksanakan tugasnya). Maka Immanuel : ~ Melindungi Musa & Harun yang sujud kepada-Nya (Bilangan 16:4; ps. 16:43-45; I Petrus 5:6). Membuat tanah terbelah & bumi mengangakan mulutnya menelan hidup-hidup Korah, Datan & Abiram dengan seisi rumahnya, dengan segenap orangnya & dengan segala harta miliknya (Bilangan 16:31-33). ~ Keluar api yang berasal dari Tuhan memakan habis 250 orang yang kenamaan tadi (orang-orang yang ikut-ikutan, tidak punya pendirian teguh sehingga terpengaruh untuk menolak ketetapan Tuhan). Akibat dari orang yang melawan Tuhan... Ini menjadi satu pelajaran penting untuk kita semua baik pemimpin maupun semua anak Tuhan harap perhatikan. Tuhan Yesus memberkati orang yang memperhatikan & melakukan Firman Tuhan. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Senin, 25 Januari 2010

"IMMANUEL, KUAT TANGAN-NYA SELAMANYA"

Immanuel, Matius 1:23b ".... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ----- yang berarti: Allah menyertai kita". Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita? Immanuel, Dia Allah yang: "KUAT TANGAN-NYA, PERKASA LENGAN-NYA". Alkitab adalah satu-satunya sebuah buku manual (buku pedoman petunjuk) paling canggih sepanjang zaman, bisa dijadikan pedoman & petunjuk, bagaimana menghadapi & mengatasi segala keadaan, bisa dijadikan petunjuk oleh segala usia, bisa jadi pedoman bagi segala tingkatan kedudukan, berlaku untuk segala bangsa dan berlaku sepanjang zaman. Begitu lengkap & sempurna dan . . . . . . isinya sungguh-sungguh telah teruji! II Timotius 3:16-17 "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap berbuat baik. Alkitab memberi contoh-contoh (orang-orang dengan kejadian-kejadian yang dialaminya). Sebagai pedoman petunjuk untuk kita pelajari. Dari tiap kejadian yang menimpa setiap tokok (baik / jahat). Dalam Alkitab, kita mendapat petunjuk / rambu-rambu dari Tuhan, sebaliknya kemana kita harus melangkah selanjutnya. Tak pernah ada sebelumnya & tak akan pernah ada lagi. 1 (satu) yang sungguh-sungguh luar biasa seperti ini! Roh Kudus akan menolong kita untuk belajar tentang Immanuel yang kuat tangan-Nya dan teracung lengan-Nya. Ulangan 4:34 "Atau pernahkah suatu allah mencoba datang untuk mengambil baginya suatu bangsa dari tengah-tengah bangsa yang lain, dengan cobaan-cobaan, tanda-tanda serta mujizat-mujizat dan peperangan, dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan dengan kedahsyatan-kedahsyatan yang besar, seperti yang dilakukan TUHAN, Allahmu, bagimu di Mesir, di depan matamu? IMMANUEL 1. Akan mengedangkan tangan-Nya yang kuat untuk menjaga, melindungi, membela & menyelamatkan orang-orang yang telah dikasihi-Nya (& yang mengasihi-Nya), jika mereka diganggu. IMMANUEL, akan turun tangan sendiri : mengubah rancangan jahat yang hendak mendatangkan celaka, menjadi kebajikan, mujizat & tanda heran bagi orang-orang yang mengasihinya. (Roma 8:28). Orang-orang yang mengasihi-Nya adalah mereka yang punya hubungan intim dengan-Nya & melakukan perintah-perintah-Nya (Yohanes 14:15). 2. Akan mengacungkan lengan perkasa-Nya untuk menghukum dengan panas amarah-Nya, memerangi & mendatangkan kengerian bagi orang-orang yang: menolak ketetapan-Nya & tidak mendengar suara-Nya & tidak melakukan perintah-Nya (Imamat 26:14-39). Tangan-Nya akan melawan orang-orang yang merancang kejahatan & membalikkan kejahatan / rancangan celaka itu menimpa kepala mereka sendiri. Mazmur 7:16-17 "Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya. Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya, dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya". Kita belajar dari beberapa contoh ...pada edisi yang akan datang. Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mengasihi-Nya dan melakukan perintah-perintah-Nya. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Rabu, 20 Januari 2010

"IMMANUEL --> YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA --> KEMAH SUCI" (II)

Hati-hati!, bisa seperti raja Saul, rohnya diakhiri dengan daging, binasa. 3. Tingkat 3 Ruang Mahasuci = disini terjadi pada tirai saat Yesus menyerahkan nyawa-Nya, tirai Bait Suci 'robek' = daging di robekkan = 'kedagingan' mati sepenuhnya. Dalam tingkat ini orang itu mutlak tidak bisa berdosa lagi. (I Yohanes 3:9). Menjadi seperti Allah. Caranya: Harus mempertahankan = 'KATARGEO' dalam semua segi. Tingkat kerjasama kita dengan Allah menentukan hasil kalau kita mau. Menyerah pada pimpinan Roh Kudus & Firman Tuhan dalam segala keadaan & 'problem'. Hasilnya adalah seolah-olah kita sama seperti Allah. 1. Kita bisa berbuat lebih besar dari Yesus, Putra Bapa (Yohanes 14:12). 2. Menjadi orang-orang yang ajaib, untung dan mujur terus (Yosua 1:8; Mazmur 1:3). 3. Damai sejahtera Allah akan selalu mengawali (Fil. 4:7). 4. Penuh buah buah-buah Roh & limpah dengan karunia-karunia Roh. KEMAH SUCI = menyingkap dengan jelas rahasia 'persekutuan Allah dengan manusia = orang sempurna diatas bumi. Kitab Keluaran 25:8 ~ "Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. AKU diam di tengah-tengah mereka = ada persekutuan antara Allah dengan manusia = Tuhan berjalan serta kita = Immanuel. ~ Apakah bermanfaat mempelajari Kemah Suci ini? II Timotius 3:16-17 "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. ~ Mempelajari Kemah Suci = mempelajari "PETA - HARTA KARUN YANG TERSEMBUNYI". ~ Sebab jika tahu memecahkan rahasia persekutuan ini akan: 1. Membongkar & mencabut segala dosa, ketidaktaatan, kemauan sendiri, angan angan yang rusak, persekutuan kita dengan Tuhan. 2. Membuat persekutuan kita dengan Tuhan jadi pengalaman yang lebih hari lebih indah & lebih mulia. 3. Mendapat "Kunci" untu dapat mengerti dengan jelas semua rahasia kebenaran, Firman Tuhan dalam seluruh Alkitab. Sedikit gambaran besar 'harta karun', indah yang tersembunyi itu: ~ Meja Roti Sajian = suka makan Firman Tuhan, supaya hidupnya kuat, berjalan dalam kebenaran. ~ Meja Roti Sajian = Perjamuan Suci, selalu koreksi diri setiap hari agar layak ikut Perjamuan Suci = 'Ceck Up' dosa terus sehingga setan tidak bisa titip dosa lagi = hidupnya selalu dijaga untuk bersekutu dengan Tuhan sehingga Firman Tuhan jadi daging. Orang yang hidupnya benar makan Perjamuan Suci akan menjadi berkat. ~ Pelita Emas = menjadi terang dunia, menunjukan jalan yang benar pada orang lain, dengan cara hidupnya sebagai kesaksian. ~ Mezbah Dupa = Doa dalam Roh dan Kebenaran senantiasa (tidak berhenti berdoa supaya dosa tidak timbul lagi) Tuhan Yesus membuat berbahagia, orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan (Matius 5:6). Tuhan Yesus Kristus memberkati kita sekalian. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

"IMMANUEL --> YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA --> KEMAH SUCI" (I)

Immanuel, Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Siapakah Allah menyertai kita? Yang menyertai kita , Yesus, Putra Tunggal Bapa. Yesaya 9:5-6 "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, Seorang Putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahu-Nya, dan nama-Nya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaan-Nya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam Kerajaan-Nya, karena Ia mendasarkan dan mengokohkan-Nya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Yesus Putra Tunggal Bapa, Raja Damai. Di sebut Raja, sebab besar kekuasaan-Nya, termasuk kuasa untuk memberi & menjamin ada damai sejahtera yang tak berkesudahan diatas takhta-Nya Daud & di dalam Kerajaan-Nya. Efesus 2:14-15 "Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera. Yesus Putra Tunggal Bapa = Jalan Damai, antara Bapa dengan kita. Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku". Yesus yang adalah "Jalan" menjadikan diri-Nya 'Jalan Damai' bagi kita = membuka hubungan perdamaian antara kita dengan Allah, supaya kita bisa hidup dalam damai sejahtera Allah untuk menjadi damai itu, Yesus harus menempuh jalan salib, lebih dahulu. Roma 5:1 "Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Dengan cuma-cuma kita menerima pemberian dari Tuhan Yesus yang berupa "damai sejahtera Allah". Ini dengan harga yang mahal Yesus memberi "damai sejahtera Allah" bagi kita yaitu dengan darah-Nya yang suci & tak bercacat cela. Yesaya 1:6 "Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak, dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh minyak. Yesaya 53:2-5 "Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Apa sih tujuan Yesus sehingga mau repot-repot seperti itu? 1. Menyelamatkan manusia dari kebinasaan kekal & membawanya masuk pada hidup kekal. (Yohanes 3:16). 2. Supaya Allah mau berjalan serta kita & tinggal di tengah-tengah kita. (Immanuel) untuk menghantar kita, supaya kita selama di dunia & selamat sampai ke Kanaan Surgawi. (Keluaran 23:20-23). Ketika kita masih berdosa, Allah yang Mahakudus tidak bisa tinggal diantara kita yang tak kudus, tapi Yesus sebagai Anak Domba Allah yang disembelih, menumpahkan darah-Nya. Yesus membuat dosa kita terhapus. Dengan dosa yang telah terhapus inilah, Allah melihat kita sebagai orang benar, orang suci & dengan demikian Allah yang Mahakudus bisa tinggal serta kita. Immanuel = cara hidup yang selalu disertai Allah = kunci kemenangan yang luar biasa. Immanuel adalah hidup sorgawi diatas bumi. Bagaimana caranya supaya Allah mau selalu menyertai kita? Caranya: Kita harus mau kerjasama dengan Allah, mau menyerah & taat dipimpin oleh-Nya, baru Allah bisa bekerja di dalamnya, makin menyerah & makin taat, makin bebas & makin heran Allah akan bekerja. Tingkat kerjasama Yesus dengan Bapa-Nya 100% = Yesus menyerahkan diri & taat sepenuhnya, tergantung pada Bapa 100%, baik dalam berkata atau bertindak (Filipi 2:8; Yohanes 5:9; 8:26). Tingkat kerjasama dalam Immanuel ada tiga yang digambarkan? 1. Tingkat 1 Halaman = orang yang jatuh bangun dalam dosa, daging hidup & tak ada penyangkalan diri. 2. Tingkat 2 Ruang suci = orang beriman yang penuh & dipimpin Roh, selalu menyangkal diri, tubuh dosa hilang kuasa-Nya = "KATARGEO" = di nol kan, dilenyapkan. Seperti radio masih menyala, tapi volumenya di nol kan. Tidak berbunyi tapi dalam tingkat ini kalau kita lalai (daging dilazatkan lagi) maka perbuatan daging kelihatan lagi & timbul perbuatan-perbuatan dosa.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Sabtu, 16 Januari 2010

"IMMANUEL = ALLAH MENYERTAI KITA" (III)

Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Immanuel = Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita?? Immanuel, Allah yang: "sempurna berkat-Nya". 1. Berkatnya meliputi untuk: ~ "Tubuh" (kebutuhan dan keperluan hidup). ~ "Jiwa" (kebahagiaan, ketenangan, damai sejahtera) & ~ "Roh" (Keselamatan). 2. Berkat-Nya mengalir sampai ke anak-cucu = berkat-Nya selama-Nya. Orang Israel Yosua 21:43-44 "Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana. Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorang pun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka. Allah yang berjanji pada Abraham: Menggenapi dengan tangan-Nya sendiri, apa yang telah di Firmankan dengan mulut-Nya (I Raja. 8:23-24). DAUD : Daud keturunan Israel masih terus mengalami & menikmati janji Tuhan yang diberikan pada nenek moyangnya. I Samuel 18:14 "Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia". YESUS : Yesus Anak Daud, Anak Abraham (Matius 1:17). Galatia 3:16 "Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus". YESUS KRISTUS Ialah "Immanuel" Dia sendiri yang menyertai kita! Mari lihat penyertaan-Nya atas kita. ~ Tengoklah kebelakang hari-hari yang sudah kita lalui: Kalau kita bisa ada seperti adanya kita hari ini, itu karena Immanuel, benar-benar Dia menyertai kita. Jika hanya dengan kekuatan manusia saja bisakah? Berdayakah? Mampukah? engkau melewati hari-hari sukar sulit dan begitu suram dibelakangmu? Apakah kebetulan saja kalau semua bisa berjalan cukup baik? Kalau engkau bisa melalui hari-hari kemarin, kalau engkau menerima berkat-berkat dihari-hari kemarin, apakah itu karena engkau cakap? Itulah penyertaan Tuhan atasmu! ~ Hitunglah dengan cermat berkat Tuhan dalam : Kesehatan, anak-anak, keluarga, sekolah, pelayanan, karier, dan kekuatan dalam menanggapi berbagai-bagai masalah. Hitunglah berkatmu satu persatu & nyatalah kasih Tuhanmu padamu. ~ Pandanglah ke depan pada hari-hari yang akan datang : Dia berkata; Ulangan 28:13 "TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia. Bukankah semua ini lebih dari cukup? Tuhan memberkati setiap orang yang percaya pada Firman-Nya. Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY

Jumat, 08 Januari 2010

"IMMANUEL = ALLAH MENYERTAI KITA" (II)

Matius 1:23b "....dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" ---- yang berarti: Allah menyertai kita". Immanuel = Allah menyertai kita, Allah yang bagaimana yang menyertai kita?? Immanuel, Allah yang: "sempurna berkat-Nya". 1. Berkatnya meliputi untuk: ~ "Tubuh" (kebutuhan dan keperluan hidup). ~ "Jiwa" (kebahagiaan, ketenangan, damai sejahtera) & ~ "Roh" (Keselamatan). 2. Berkat-Nya mengalir sampai ke anak-cucu = berkat-Nya selama-Nya. Kejadian 12:1-2 "Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Abraham : Dibuat beruntung. Kejadian 12:15-20, Abram yang isterinya Sarai hampir diambil oleh Firaun. Tapi karena penyertaan Tuhan, tidah hanya isterinya selamat, malah ia memperoleh banyak ternak & harta benda. Kejadian 13:2 "Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya. Dibuat-Nya berhasil. Kejadian 14:14-16, Abraham berhasil membebaskan Lot & mengalahkan Kedorlaomer + 3 raja sekutunya. Padahal sebelumnya raja Sodom + 4 raja sekutunya tidak berhasil mengalahkan Kedorlaomer. Ishak : ~ Dibuat beruntung. Kejadian 25:11 "Setelah Abraham mati, Allah memberkati Ishak, anaknya itu; dan Ishak diam dekat sumur Lahah-Roi". Kejadian 26:12-13 "Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN." dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. ~ Dibuat berhasil. Kejadian 26:26-29. Abimelek dari Gerar raja orang Filitin yang memusuhi Ishak, akhirnya mendatangi Ishak untuk minta berdamai, sebab Abimelek tahu Ishak disertai Tuhan. Yakub : ~ Dibuat berhasil. Kejadian 31:24-29, Allah sendiri mencegah Laban yang bermaksud jahat, supaya tidak mengatai Yakub dengan sepatahkatapun. Jangankan mencelakai Yakub, mengatai pun tidak boleh. Kejadian 33:4, Esau yang tadinya bermaksud membunuh Yakub, malah berlari mendapatkan, memeluk dan mencium Yakub. ~ Dibuat beruntung. Kejadian 32:10, Yakub yang keluar dari rumah ayahnya, membawa hanya tongkatnya saja. Waktu menyeberangi sungai Yordan, tetapi sekarang Tuhan menyertainya, maka Tuhan juga yang memberkatinya hingga menjadi 2 pasukan. Kejadian 48:15, Yakub mengalami bahwa Allah yang menyertainya telah menjadi gembala selama hidupnya & sebagai malaikat yang telah melepaskannya dari segala bahaya. Yusuf : ~ Dibuat berhasil. Kejadian 39:41, Tuhan selalu menyertai Yusuf sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya. Kejadian 41:43, "Lalu Firaun menyuruh menaikan Yusuf dalam keretanya yang kedua, dan berserulah orang di hadapan Yusuf: "Hormat!" Demikianlah Yusuf dilantik oleh Firaun menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir". ~ Dibuat beruntung. Kejadian 45:8 "Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah; Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istana dan sebagai kuasa atas seluruh tanah mesir. Tuhan Yesus memberkati setiap yang percaya pada Firman-Nya, Amin.

BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY